Aku Bukan Yang Pertama

Aku Bukan Yang Pertama
Bab. 27


__ADS_3

Kehidupan in bukan untuk menemukan cinta, tapi untuk membangun cinta. Cinta yang indah tidak mungkin hanya ditemukan. Cinta yang indah menuntut pengorbanan yang tidak sederhana.


Hanya dibutuhkan beberapa detik untuk jatuh cinta, tapi seumur hidup untuk membuktikannya.


"Menunggumu dalam kesabaran lebih indah bagiku dari pada mengungkapkannya. Menantimu dalam doa lebih bermakna dari pada menjelaskannya."


Yudha sampai-sampai melupakan keberadaan dari istri sirinya itu, bahkan adik kecilnya Yudha sudah bereaksi. Hingga Yudha menginginkan istrinya saat itu juga, tapi Asti segera menghentikan apa yang dilakukan oleh Yudha yang sudah lepas kontrol.


"Sayang! Apa Mas lupa kalau ada orang lain di dalam sini?" Tanyanya Asti yang menekankan perkataannya di kata orang lain lalu menatap tajam ke arah Andien saat itu juga.


Yudha mengerang frustasi karena kembali harus dilema apakah harus mengusir Andien ataukah mempertahankan Asti dan melanjutkan sesuatu yang sempat tertunda. Yudha mengusap wajahnya dengan gusar,ia sesekali menghembuskan nafasnya dengan cukup kasar.


"Apa yang harus aku lakukan..


Ya Allah… tolonglah aku!" Yudha membatin.


"Mas harus secepatnya ke sana jangan sampai mereka memarahi Mas lagi," ujarnya Andien sembari berjalan ke arah luar kantornya Yudha dengan tatapan liciknya.

__ADS_1


Yudha berjalan cepat meninggalkan ruangannya bersama dengan Andien yang masih betah di dalam sana. Andien memiliki rencana yang licik setelah mengetahui jika Asti Istri sah suaminya akan datang ke kantor tersebut.


"Aku harus melakukan satu cara agar Asti sadar diri dan mengetahui jika aku juga Istrinya Mas Yudha, sepertinya dan mungkin hari ini adalah yang paling tepat untuk mengumumkan pada dunia kalau aku adalah istri keduanya Yudha dan aku mau lihat setelah ini apa Asti akan masih bertahan mendampingi Yudha atau tidak," gumamnya Andien yang tertawa terbahak-bahak.


Setelah meninggalkan dapur, Asti bergegas menuju kamarnya. Ia tidak melupakan apa yang diperintahkan oleh Mama mertuanya untuk tampil cantik dan berbeda dari hari biasanya.


"Apa yang dikatakan oleh Mama benar adanya, karena menurut aku banyak diluar sana suami yang tergoda dengan wanita pelakor karena istrinya yang tidak tahu cari cara agar suami tidak merasa bosan dan jenuh," batinnya Asti.


Berselang beberapa menit kemudian, ia sudah siap dengan pakaian yang cukup bagus dan cantik berbeda dari hari biasanya. Bu Inggrid yang kebetulan tanpa sengaja melihat anak menantunya berjalan menuruni undakan tangga.


"Ternyata ia juga bisa mengerti dengan apa yang aku katakan tadi, kamu harus seperti ini terus Nak, dunia sekarang kejam tidak seperti indahnya sinetron yang setelah dihina dan suaminya selingkuh hidupnya akan berubah menjadi seorang wanita sukses," cicit Bu Inggrid yang tersenyum bahagia.


Senyuman penuh kelicikan terbit dari ujung bibirnya Andien. ia merencanakan sesuatu untuk menghancurkan rumah tangganya Yudha dengan Asti.


Makasih banyak atas dukungannya terhadap Bukan Yang Pertama. Tetap dukung BYP yah dengan cara: like setiap babnya, vote setiap hari senin, gift koin atau pun poin seikhlasnya dan juga masukannya yah.. Jangan lupa untuk mampir ke novelku yang lainnya juga yah.. Dukungan kalian sangat berarti dalam bentuk apa pun.


Like Setiap babnya, Rate bintang lima, Favoritkan agar tetap mendapatkan notifikasi, Bagi gift poin atau koinnya dan klik iklannya juga yah kakak readers...

__ADS_1


Mampir juga dinovel aku yang lain:



Merebut Hati Mantan Istri.


Duren, i love you


Bukan Yang Pertama


Cinta Pertama



Makasih banyak all readers… I love you all..


by Fania Mikaila Azzahrah

__ADS_1


Takalar, Jumat, tgl 2 Desember 2022


I love you all readers...


__ADS_2