
Sudah hampir dua minggu Asti kabur dari suaminya setelah melihat langsung apa yang dilakukan oleh suaminya itu bersama istri pertamanya. Tapi, sekalipun Yudha sama sekali tidak mencari keberadaannya atau menghubungi nomor hpnya itu.
Asti sangat sedih disaat ingin mengabarkan jika dirinya hamil dihari itu pula Ia mendapatkan kenyataan bahwa suaminya punya istri lain selain dirinya. Asti pun memutuskan untuk pergi jauh dari kehidupan suaminya untuk sementara waktu untuk menenangkan dirinya terlebih dahulu.
Asti sore itu duduk di sekitar taman rumahnya by Wulan yang tidak lain adalah mami dari sahabatnya sendiri. Istri dari mobil yang dimasukinya saat pulang dalam keadaan galau.
"Fatir, Farah, Farhat maafkan Mama yah sudah meninggalkan kalian bersama dengan nenek dulu, Mama mencari ketenangan dan berharap papa kalian tersadar dan bisa memilih diantara kami berdua apakah Mbak Andien yang dipilihnya menjadi istrinya atau kah saya," gumamnya Asti sambil menyeka air matanya itu.
Pak Danuaji dan Bu Wulandari tanpa sengaja melihat Asti yang sedang bermain dengan beberapa bunga yang hidup dan dipelihara di dalam taman bunganya.
__ADS_1
"Mi kalau aku lihat sepertinya Asti itu punya banyak masalah," imbuhnya Bu Danu sambil membuka pintu mobilnya karena keduanya berencana untuk menghadiri pesta resepsi pernikahan salah satu kolega bisnisnya.
Bu Wulan mengedarkan pandangannya ke arah apa yang ditujukkan oleh Pak Danu suaminya itu.
"Saya pun merasa seperti itu Pi,tapi kasihan juga diusianya yang masih muda harus hidup berbagi suami dengan perempuan lain apalagi dia sudah hamil lagi," ketusnya Bu Wulan.
Pak Danu menautkan kedua alisnya itu mendengar perkataan dari suaminya," maksudnya? Kok mami tahu semuanya tentang Asti?" Tanyanya Pak Danu yang cukup terkejut mendengar penuturan dari mulut istrinya itu tentang seluk beluk kehidupan Asti.
"Ehh itu a-nu mami tahu dari Asti sendiri Pi, kemarin sempat sedikit curhat dengan mami makanya tahu sedikit," kilahnya Bu Wulan yang tepaksa berbohong untuk menutupi kenyataan yang ada takutnya ia belum sempat menyelidiki asal usulnya Asti sudah ketahuan dengan suaminya itu.
__ADS_1
"Kalau gitu ijinkan saja sementara waktu Asti tinggal di rumah kita sampai ia memiliki solusi atas permasalahan yang dihadapinya, karena jujur papi suka jika ada anak perempuan di dalam rumah kita yang semuanya anak cowok," ujarnya pak Danu.
"Iya kasihan Pi, semoga saja ia tenang dan nyaman tinggal bersama kita," tuturnya Bu Wulan.
Bu Wulan bisa bernafas lega karena tidak ketahuan ketika keceplosan tadi. Bahkan suaminya itu tidak mempermasalahkan kedatangan Asti di dalam rumahnya.
"Saya akan mencari tahu terus tentang siapa Asti, apakah benar dia adalah putriku bersama mas Bima Satria yang hilang itu ataukah hanya feelingku saja yang terlalu ingin menemukan anak kandungku," batinnya Bu Wulan seraya memasang seatbelynya ke tubuhnya.
Anjas tanpa sengaja melihat Asti yang seperti seseorang yang penuh dengan beban dalam hidupnya.
__ADS_1
"Perempuan itu lagi ngapain di taman duduk seorang diri," Anjas semakin berjalan mendekati Asti sigadis desa yang dinikahi tanpa cinta oleh suaminya atas dasar desakan saja dari mamanya itu.
Asraf dan Arya masih berada di luar hanya saja Anjas yang hari ini libur tidak ada jadwal kuliahnya. Sehingga ia berleha-leha, bersantai di rumahnya seharian ini.