Aku Bukanlah Aku Yang Dulu

Aku Bukanlah Aku Yang Dulu
Bab 18


__ADS_3

Nara dan Shim sudah berada di bandara. Mereka di sambut oleh Jasmine yang akan ikut ke paris. Tak hanya itu, para teman teman dan senior yang membuat perjanjian mengenai kelulusan, juga sudah berkumpul di dekat lobi.


" Wah keberuntungan besar bagiku, karena bisa bertemu denganmu lagi Shim." Ucap seorang pria dengan mengulurkan tangannya.


Shim hanya diam tak bergeming. Seketika rahangnya mengeras saat melihat sosok pria di hadapannya.


" Apa kamu sudah lupa denganku?" Kata pria itu lagi.


" Aku tidak akan pernah lupa denganmu, Ray daemon!" Ucap Shim membalas uluran tangan Ray.


Apa yang terjadi? Apakah mereka saling mengenal? Jika aku lihat sepertinya mereka memang sudah akrab. Tapi kenapa saat mengantarkan aku pulang Ray hanya diam. Apa dia tidak tau kalau aku adalah istri Shim?. Nara beradu pendapat dengan hatinya. Ia bingung dengan sikap kedua pria yang ada di hadapannya.


" Hai. kita ketemu lagi. Kamu terlihat sangat cantik hari ini." puji Ray terhadap Nara.


Nara hanya tersenyum dan melirik ke arah Shim untuk melihat bagaimana ekspresi wajah suaminya saat ini.


Karena tidak di tanggapi oleh Nara, akhirnya Ray memanggil semua anggota yang akan ia bawa ke paris.


" Baiklah, kalian jangan ada yang berpencar mengerti. Aku tidak ingin ada masalah apalagi tahun ini aku yang menghandel perjalanan ini." Ray mulai mengatur dan memberikan arahan kepada setiap anggotanya.


" Oh iya, Nara kamu duduk di dekatku. Tidak ada penolakan karena aku sudah menempatkan semua posisi kalian. jadi jangan membantah ok." Ucap Ray pada Nara kemudian ia melirik Shim dengan maksud meremehkan.


" Tidak bisa!" Tolak Shim.


" Nara akan ikut di jet pribadiku, jadi kamu tidak perlu sibuk mengaturnya.!" Jelas Shim.


" Lalu bagaimana denganku?" Jasmine mulai bergelantungan di tangan kekar Shim.

__ADS_1


jet pribadi Shim hanya dikhususkan untuk 5 orang saja. satu orang akan menerbangkan jet tersebut dan 2 orang sebagai pelayan. Jika Nara ikut di jet tersebut, maka tidak akan ada tempat untuk Jasmine.


" Kamu bisa ikut bersama gerombolan mahasiswa itu." Ucap Shim dengan nada dingin.


" Apa? Kamu tega melihatku kepanasan nantinya? Aku tidak mau. pokoknya aku ingin selalu bersamamu." Jasmine semakin menjadi.


Your attention please, passengers of Kim royal Dutch airlines on flight number QZ0691 to Paris please boarding from door A13. Thank you.


Nara, yang tadinya duduk. Langsung berdiri dan menarik koper nya.


" Kamu mau kemana?" tanya Shim yang menghentikan langkah kaki Nara.


" Apa kamu tidak dengar? Pesawat kami akan segera berangkat. Aku tidak ingin membuang waktu lagi. Jadi sudah aku putuskan, aku akan ikut bersama para anggotaku. Jadi urus saja wanita mu itu." Nara meninggalkan Shim dan mulai melenggang menuju tempat pemberian tiket.


Ray tersenyum puas mendengar perkataan Nara. Sedangkan Shim, kini ia tersulut dengan emosinya. Bagaimana tidak, Nara berani membantah perkataannya di hadapan Ray.


3 jam menampung perjalan akhirnya mereka tiba di paris.


Shim sangat geram, melihat kedekatan Nara dan Ray. Tanpa memperdulikan Jasmine, Shim berjalan ke arah Nara dan langsung memeluk nya.


Srettt


" Uhhh," Suara terkejut Nara saat di peluk oleh Shim.


" Apakah selama perjalanan kamu baik baik saja?" Tanya Shim yang kini menatap wajah Nara.


Ray menatap Shim dengan sinis begitupula dengan Jasmine.

__ADS_1


" Seperti yang kamu lihat." Ucap singkat Nara. Shim tersenyum mendengar kalimat singkat istrinya itu.


" Baguslah" Ucap Shim.


" Baiklah semuanya dengarkan aku. Malam ini kita akan menginap di hotel ....... Ternama di paris. Aku minta kerja sama kalian. ingat jam 20.18 kita sudah mulai melakukan rapat. Dan juga jangan lupa, acara Show yang kita adakan akan di mulai setelah rapat selesai. Jadi bagi Mahasiswa yang telah mendapatkan tugasnya, aku berharap kalian bisa melakukan hal yang terbaik. karena pada acara ini, kita akan kedatangan tamu spesial dari korea selatan dan juga dari kkepala universitas ternama di paris. Sekali lagi aku harap kalian semua bisa berpartisipasi dalam acara kita kali ini. paham semua?" Serempak mereka bersaut paham.


Acara show? Nara bilang hanya rapat perjanjian. Apa dia berbohong padaku?. Shim berargumen dalam hatinya.


Selang beberapa menit, Akhirnya mereka semua tiba di hotel berbintang terpopuler di kota paris. Semua sudah beranjak ke kamar masing masing. Sedangkan Nara masih sibuk berdebat dengan Shim.


" Aku akan tidur sendiri saja."


" Tidak bisa. Aku sudah memesan kamar untuk kita."


" Kita? Aku tidak mau satu kamar dengan kalian."


Shim mulai tersulut dengan emosinya. sedari tadi hanya penolakan yang ia dapat dari Nara. Ia merasa sangat kesal. Tapi ia mencoba menahan amarahnya itu. Jika tidak, bisa bisa Nara akan berulah lagi.


" Baiklah. Kamu akan tidur sendirian di kamar yang telah aku pilih."


" Terserah saja. Sekarang tolong suruh para pelayan itu untuk menunjukkan kamarku. Aku sangat lelah." Ucap Nara dengan wajah lemahnya.


Shim langsung menyuruh para pelayan untuk menunjukkan kamar Nara. Sedangkan ia satu kamar dengan Jasmine. Sebenarnya Shim tidak mau sekamar dengan Jasmine, hanya saja ia malas berdebat jadi hasil akhirnya Jasmine kembali mendapatkan apa yang ia mau.


...............


setelah membaca, jangan lupa like dan tinggalkan jejak. Makasih💜

__ADS_1


__ADS_2