Aku Bukanlah Aku Yang Dulu

Aku Bukanlah Aku Yang Dulu
Bab 3


__ADS_3

Nara menatap rumah mewah di hadapannya.rumah itu terlihat asri,damai dan di huni oleh beberapa pelayan.DI SINILAH AWAL PENDERITAAN JEON NARA DAESUKI DI MULAI


..........


Nara mulai mengedarkan pandangan ke segala penjuru rumah shim.para pelayan mulai datang memberi penghormatan kepada shim dan Nara.


"Tunjukkan kamar nyonya Nara,dan jangan lupa bawa semua barang barangnya.Dan satu lagi aku tidak ingin mendengar ada satu keluhan apapun keluar dari bibirnya.kalian paham!"para pelayan serentak menggangguk dan segera mengantar Nara menuju ke kamarnya.


"mari nyonya"Nara menatap shim singkat lalu berjalan mengikuti langkah beberapa pelayan.Nara tiba di sebuah kamar yang sangat besar dan bernuansa elegan.para pelayan mulai merapikan barang barang sedangkan Nara dia sedang menatap keluar jendela dan meratapi nasibnya kedepannya.


"nyonya jika ada lagi yang anda butuhkan silahkan panggil saja kami"Nara hanya mengangguk dan para pelayan kembali untuk mengerjakan pekerjaannya masing masing.


"apa kamu suka kamar ini?"Ucap shim yang datang setelah para pelayan pergi.


"hmm,aku suka"shim mendekati Nara dan mulai menatap Nara lekat.


"kamarku ada di sebelah,jadi jangan berbuat kebisingan.jangan sampai membuatku terganggu karena kehadiranmu"Nara hanya mengangguk


"Dan ya,sebentar malam bersiaplah.Aku ingin memperkenalkanmu dengan kekasihku"


deg


hati Nara seakan tercabik mendengar perkataan shim.Bagaimana mungkin dia memiliki kekasih sedangkan dia sudah menikah denganku.sebenarnya dia menganggapku sebagai apa hikks.gumam nara dalam hati.


"apa maksudmu shim"ucap Nara untuk memperjelas maksud dari shim.


"yaa,saat aku menikahimu aku masih memiliki kekasih Namanya jasmin.Dia lebih seksi darimu,cantik dan pastinya tidak sepertimu Nara.aku akui kamu memang sangat kaya darinya,tapi aku mencintainya bukan kamu Kim Nara!!Dan yaa aku dan jasmin masih menjalin hubungan sampai sekarang.Bukan hanya sebagai kekasih tapi aku sudah sering berhubungan intim dengannya."perkataan shim sukses membuat Nara terkulai lemas di lantai.Nara terisak mendengar setiap kata dari shim.


"kenapa kamu melakukan ini padaku hikkkss,kenapa kamu sejahat ini shimm hikk hikkss,kenapa hiiiksss"teriak Nara yang sudah tidak bisa menahan tangisannya.


"karena aku tidak menyukaimu Nara,aku tidak menginginkanmu.karena dirimu ayahku tidak menyetujui hubunganku dengan jasmin.dan karenamu aku harus mengambil alih perusahaan,asal kamu tau Nara aku tidak akan pernah bisa menerimamu sebagai istri.bagiku kamu tidak lebih dari seorang ******"


deg


hati Nara kembali terasa sakit saat dirinya di sebut sebagai wanita yang tidak benar oleh shim.

__ADS_1


"Dan yaa jangan harap aku akan menyentuhmu.jika kamu masih ingin disisiku maka patuhi segala perkataanku,turuti semua keinginanku.jika kamu membantah maka kamu akan tau akibatnya.Dan satu lagi jangan coba melapor ke ayahmu atas apa yang aku lakukan,jika kamu melapor maka ayahmu akan terkena serangan jantung lagi."


"apa maksudmu shim"


"kamu pasti tidak tau kan kalo ayahmu mempunyai riwayat jantung"ucap shim dengan senyuman iblisnya..


"tidak mungkin hikkss,tidak mungkin,kamu pasti bohong kann"teriak Nara di depan wajah shim.


plak.


Nara tersungkur ke lantai dan memegangi pipi kirinya yang terasa panas akibat tamparan dari shim.ini baru hari kedua mereka menikah tetapi Nara sudah mendapat perlakuan tidak adil oleh shim.


"berani sekali kamu meneriakiku.ini masih hal kecil Nara,jika kamu berani bertingkah lagi maka aku akan benar benar lepas kendali terhadapmu"


brakkk


shim keluar dan menutup pintu dengan kencang,membuat Nara semakin terisak.


kenapa ini terjadi padaku hikkss,kenapa..lirih Nara dalam setiap isakannya.


pukul 19.52


tok tok tok.


suara ketukan pintu berulang kali terdengar tetapi tidak ada sahutan dari dalam.karena khawatir pelayan tersebut masuk dan melihat Nara sedang duduk di tepi ranjang dan menatap hamparan bintang dari balik jendela yang terbuka.


ceklek..


"permisi nyonya,maaf mengganggu,makan malam sudah siap dan tuan sudah menunggu nyonya di bawah.saya harap nyonya segera turun sebelum tuan marah.."Nara hanya mengangguk dan mulai berjalan mendahului pelayan tersebut.


tak tak tak suara hentakan kaki Nara saat tiba di meja makan.Nara terkejut karena melihat ada seorang wanita yang sedang bermesraan dengan shim.


apa itu kekasihnya?sangat tidak sopan bermesraan di depan para pelayan..gumam Nara dalam hati.


Nara menarik kursi di depan shim dan mulai duduk.

__ADS_1


"siapkan makananku"Nara hanya mengangguk dengan telaten dia mulai mengisi piring shim dengan makanan dan memberikannya.


"sayang setelah makan tidurlah denganku yahh"Nara hanya berdecak kesal karena wanita di depannya ini bagaikan cacing yang sedang gerah..


"hmm baiklah.malam ini menginap saja.Dan ya wanita di depanmu ini adalah kekasihku."


"senang bisa bertemu denganmu jasmin"ucap Nara lembut meskipun hatinya terasa sakit karena di khianati namun dia tidak bisa melakukan apa apa.


makan malam selesai.Nara menuju ke ruang tamu untuk menonton tetapi saat tiba di sana dia malah melihat pemandangan yang tidak senonoh.


"ohh maaf aku tidak tau jika kalian ada disini"ucap Nara yang membuat shim menghentikan aksi cumbunya dengan jasmin..


plakkk


jasmin bangkit dari pangkuan shim dan langsung menampar wajah mulus Nara.


"arhhg"suara erangan berhasil lolos dari bibir nara,Nara tidal tinggal diam dia juga membalas tamparan dari jasmin.satu tamparan berhasil membuat jasmin tersungkur ke lantai.shim yang melihat Nara menampar jasmin langsung bangkit dan menatap nara tajam.


"kenapa kamu menamparnya hah"


"dia yang mulai menamparku.apa aku salah?"Nara mencoba membela dirinya.Namun naas shim malah menamparnya.Tamparan yang sangat keras berhasil membuat bibir Nara mengeluarkan darah segar.


"masuk ke kamarmu!"Nara langsung berlari meninggalkan shim dan jasmin.


isakan demi isakan keluar dari bibir Nara.seorang pelayan datang menghampiri Nara dan mengobati luka pada bibir kecilnya.


"jangan membantah perkataan tuan nyonya.saya tidak ingin jika nyonya di sakiti lagi seperti ini hikks"bi ima adalah pelayan tetap di rumah shim.entah kenapa saat melihat Nara menangis bi ima seakan merasakan rasa sakitnya.


"terima kasih banyak"lirih Nara dan di angguki olehbi ima


...............


smpe sini dulu yahh


makasih karena sudah berkenan membaca ceritanya💜

__ADS_1


__ADS_2