
"derap langkah kaki memenuhi rongga telinga alek dan juga lena suara keras itu dari sepatu boots yang berturbrukan dengan lantai rumah yang terbuat dari kayu menandai rumah dengan yang terbuat dari kayu itu ciri khas Perdesaan
lalu.... BRAK.. BRAK...
" pintu rumah pun di buka dengan paksa dan Sengat keras, seperti didorong dengan tenaga yang Sengat kuat oleh seseorang...
"hah, " alek dan lena terkejut mendengar pintu yang dibanting Mereka melihat ke arah datangnya suara itu dibalik kegelapan Mereka melihat sosok pria tinggi besar dan rambutnya terurai panjang seperti tidak pernah disisir
"dia datang," kata Alex yang semakin ketakutan
"cepat sembunyi, "bisik lena
" sosok pria dalam ruangan yang tidak dapat mereka lihat seutuhnya karena berada di sisi sebelah kanan tempat mereka bersembunyi laki-laki itu bersandar di pintu yang terbuka setengah melihat ke arah luar pria itu adalah
"Michael itu adalah ayah dan lena seorang pemabuk yang kerap berlaku kasar serta jahat terhadap ibu dan mereka berdua ia tidak bekerja hanya seorang pengangguran yang tidak berguna hidupnya dihabiskan untuk meminum minuman keras suatu hal yang tidak bermanfaat bagi orang seusianya Michael bukanlah sosok lelaki baik yang dapat dijadikan teladan bagi anak-anaknya
Maria adalah ibu alek dan juga lena mereka terpaksa harus bekerja untuk membiayai hidup mereka serta menyekolahkan kedua anak anak nya..
ia berkerja sebagai pramusaji di restoran cepat saji yang tak jauh dari tempat tinggal nya. sosok ibu yang luar biasa hebat cantik sabar sangat menyayangi keluarganya Maria bertahan selama bertahun-tahun untuk selalu sabar menghadapi Michael Yang kerjanya hanya mabuk dan berlaku kasar terhadap mereka di mata Alex dan lena Maria begitu terlihat sangat mencintai Michael umpatan, pukulan siksaan Maria terima setiap hari dari laki-laki yang seharusnya bertanggung jawab atas dirinya dan anak-anak
" tap... tap.... "
__ADS_1
" dia keluar Michael berjalan sempoyongan badannya sedikit membungkuk berjalan ke arah luar rumah terus saja memanggil karena tahu Alex tidak ada di dalam rumah pertengkaran sore tadi membuat alek berlari keluar rumah melihat ayah dan ibunya yang sedang beradu mulut
di bawah pengaruh minuman keras emosi Michael Semakin menjadi ia mengancam Maria dengan sebilah pisau dapur..
" serasa tidak pernah ada kedamaian di rumah itu mengetahui ibunya dalam bahaya
" plak.. " Alex memukul tangan Michael yang memegang pisau ia memukulnya dari arah belakang membuat Michael kaget pisau itu terjatuh ke lantai sangat jauh dari jangkauan micha tubuh kecil terlihat begitu cepat dan kuat anak berumur 10 tahun itu berusaha menjadi pahlawan untuk ibunya
alek berlari ke arah jatuhnya pisau itu bergegas mengambil dan membawanya pergi sambil berlari meninggalkan rumah dan bersembunyi
"alek... alek.. kau dimana..? " suara bernada agak panjang dan terdengar berat memanggil anak 10 tahun itu dengan suara bergetar Michael sesekali meneguk minuman dalam genggamannya mukanya sadis. bengis seperti kalap tidak sadar lagi apa yang ia laku kan
"alek.. " dia terus saja memanggil.
"keluar lah alek... panggil Michael aku tahu kau di sana di dalam kegelapan mengamatiku hahaha Michael melangkah kaki keluar rumah mencari di mana Alex bersembunyi seakan tahu Alex tidak akan pergi jauh dari rumah itu maria yang putra nya sedang dalam bahaya kemudian bergegas berlari menghampiri Michael dia berusaha mencegah Michael agar tidak menemukan Putranya dia menarik lengan bajunya dengan keras.
" kresek.. "
" lengan lengan baju kemeja hitam yang dikenakan Michael robek tak beraturan Maria menariknya terlalu kuat ia tidak sadar bahwa itu membuat Michael semakin gerang benar saya tak Berapa lama tangan yang kuat kekar dan berotot Michael melayang ke arah wajah cantik meria bekas lebam pukulan di wajah Maria Berapa hari lalu tampak belum sembuh tulang pipinya bengkak berwarna merah jambu dam membirukan di wajahnya...
"plak.. plak.. " tanpa aba aba Michael memukul wajah istrinya dua kali tubuh Maria tak kuat menahan tamparan Michael tangan itu memukulnya dengan kuat meskipun dalam keadaan mabuk kemudian terjatuh tersungkur ke tanah yang agak basah karena cuaca yang begitu dingin malam itu bibir tipis Maria sobek darah berwarna merah segar keluar menetes perlahan darah itu menetes semakin banyak Maria mengusapnya perlahan dengan tangan kanannya dahi Maria mengerut ia melihat ke tangan kanan yang tadi dia pakai mengusap bibir nya sontak ia terkejut melihat banyak darah di tangannya gaun putih bermotif bunga tulip kecil berwarna pink milik nya pun tampak ternodah oleh darah itu
__ADS_1
" tak diberi waktu untuk bernafas Michael menghampirinya menindih duduk di atas tubuh Maria kemudian mulai memukul dengan genggaman tangan yang mengepal
"Tuhan tolong aku... " teriak Maria
" entah setan apa yang merasuk michael saat itu..
tidak ada ampun.. seperti bukan manusia.. dia melayang kan pukulan yang bertubi-tubi kepada Maria istri nya..
"Michael.. "
"hentikan... hentikan... "teriak Maria
keheningan malam itu pecah karna teriak kan demi teriakkan Maria yang Sengat kencang.
Maria berharap Michael segera tersadar dari mabuknya kedua tangan Maria mengepal melindungi tubuh dan wajah nya menutupi dari pukulan Michael
teruss melawan alek juga lena menyaksikan kejadian itu . mereka
tertegun melihat ibu nya di perlakuan layak nya binatang
" ta.. tap.... ta..... "alek berlari
__ADS_1