
"bagimana denganmu alek? " tanya lena sambari menatap mata adiknya itu.
"kepalaku sakit sekali kak! " tunjuk alek pada kepala nya sambil merintis.
"Nanti aku obati luka kamu dengan ibu ya! " kata lena pada adik nya itu
lena berlari menuju rumah nya
ia melihat keadaan rumah.
"grrrr... Grrr... " suara pria sedang
tidurr mendengkur. Michael tertidur di sofa, dia tampak teler mabuk berat tidurr dengan posisi telungkup
kedua matanya tertutup dan Bibir nya terbuka sedikit menandakan tidur nya sangat pulas mendengkur seperti tidak pernah terjadi sesuatu tanpa membersihkan diri dan mengganti bajunya dia langsung begitu saja tidur dengan lahatnya
" Michael memang tidak memiliki perasaan dia sudah gila
"sudah aman "kata Lena
Lena Melambaikan tangan pada ibu dan adiknya mengajak untuk segera masuk ke rumah berbanding terbalik dengan keadaan mereka bertiga siksaan bertubi-tubi itu sangat membuat mereka trauma hebat bagi Mario Lena dan Alex
" kejadian yang tidak pernah terpikir kam akan terjadi sebelumnya
langkah kaki pelan dan sedikit mengendap Maria, Lena dan alek memasuki rumah mereka sesekali
mereka berhenti jika Michael bergerak Maria memasuki kamar kemudian mengunci pintu rapat, ia membersihkan diri yang saat itu kotor dan penuh darah karena terluka
"tes... tes... " suara air mengucur.
__ADS_1
maria menhidupkan air hangat, ia memenuhi bakal mandi yang berwarna kuning itu untuk mandi
sambil menunggu air itu penuh. Maria melucuti pakaian nya perlahan. satu demi satu pakaian itu lepas dari tubuh nya.
kulit putih dan mulus maria terlihat penuh dengan bekas pukulan.
semua lebam....
tubuh langsing nya terasa kesakitan, ia menggeliat ..
kedua tangan nya dikepalkan keatas kepala nya, ditarik kearah atas ia juga sesekali
ia juga sesekali menoleh dan menekuk kepala ke kanan dan kiri untuk melemaskan otot leher nya
"ah.... terasa kaku semua badanku
rasa ngilu dan bekas lebam ada di sekujur tubuh maria.
kasihan sekali maria. entah seperti apa rasa nya. maria mengambil kain kasa, kemudian membasahi nya dengan air hangat
ia membersihkan luka luka di wajah nya, dahinya mengerut garis muncul di antara alisnya.
matanya menyipit, rupa nya ia kesakitan saat membersihkan luka di pelipis mata dan di tulang pipik nya:
" ada enam luka terbuka menganga
dan berdarah di wajah nya Maria mengambil sabun cair ,
diteteskan nya sabun aroma terapi itu ke dalam bakal mandi
__ADS_1
"tes... tes... " hanya berapa tetes saja
"tubuh maria seperti bergetar kedinginan. diangkat nya kaki mulus itu melangkah memasuki bakal mandi berwarna kuning itu.
Maria bergegas memasuki bakal mandi menghangat kan diri di dalam air hangat dengan aroma terapi.
Mmmmhhhh....
tubuh maria menggeliat di dalam air hangat itu
dia kemudian berusaha relaks untuk sementara waktu.
menutup matanya kemudian sesekali ia menenggelamkan kepalanya ke dalam air, kemudian muncul lagi ke permukaan air
kembali bernafas.
" ah nyaman sekali rasa nya... "gumamnya
rambut pirang nya basah, lepek dan berkilauan terkena air
wajah nya terlihat tenang tersenyum merasakan kenikmatan yang di berikan oleh air hangat itu pada sekujur tubuh nya.
seperti sedang merasakan pijatan yang sangat nikmat,
tubuh nya kembali menggeliat.
kedua tangan nya mengelus setiap inci tubuh nya itu.
membersihkan semua noda yang tadi nya menutupi kulit mulus nya
__ADS_1