Anak Sultan Naksir Pembantu

Anak Sultan Naksir Pembantu
Episode 14


__ADS_3

Mentari sudah menyinari bumi nya namun alex masih saja betah di kamar nya ia belum bangun juga, namun yang berada di rumah nya pagi -pagi sudah bangun dan sudah berkerja.


Mamih dan Daddy nya Alex sudah berada di meja makan seperti biasa sebelum ke kantor mereka berdua pasti menyempat untuk sarapan bersama,Mereka berdua sudah berada di meja makan namun anak nya pasti belum bangun.


"Bi Tuti."Panggil bu Yunita ke astiten rumah tangganya.


"Iya nyonya."Ucap Bi Tuti.


"Tolong bangunin Alex yah,kaya nya dia belum bangun."Ucap Bu Yunita.


"Baik Nyonya."Ucap Bi Tuti.


Bi Tuti berjalan ke arah tuan muda nya itu iya akan membangun kan nya,namun daddy alex hanya diam sambil meminum secangkir teh dan membaca koran.


Bi Tuti sudah berada di kamar tuan muda nya itu ia membangun kan begitu lembut sekali,kalau dengan cara seperti itu alex malah semakin nyenyak tidur nya.


"Tuan ayo bangun,ini sudah pagi."Ucap Bi Tuti.


"Bentar lagi deh bi,aku masih ngantuk."Ucap Alex ia masih memejamkan mata nya.


"Ayo tuan bangun, Nyonya dan tuan sudah menunggu tuan muda di meja makan."Ucap Bi Tuti.


"Iya bi ini alex sudah bangun."Ucap Alex ia langsung bangun.


"Langsung mandi yah,karena sudah di siapkan air nya untuk mandi."Ucap Bi Tuti.


"Iya bi terimakasih."Ucap Alex.


Bi Tuti meninggal kan kamar tuan mudanya itu lalu pergi ke bawah karena ada beberapa pekerjaan yang lain juga,saat melewati meja makan bu Yunita pun bertanya ke bi tuti.


"Gimana bi sudah bangun alex nya?"Tanya Bu Yunita.


"Sudah bu dan tuan muda juga sudah mau mandi."Ucap Bi Tuti.


"Terimakasih ya bi."Ucap Bu Yunita.


"Iya nyonya,saya permisi kebelakang dulu."Ucap Bi Tuti.


Bi Tuti kembali keperkerjaan sedang kan daddy dan mamih nya alex sedang duduk sambil mengobrol juga,Alex sudah selesai mandi nya namun ia keluar dari kamarnya itu dengan amarah entah kenapa alex seperti itu.


"Kenapa kamu lex muka udah di tekuk kaya gitu?"Tanya Daddy.


"Mih, gimana sih tuh yang kerja engga becus bukan sih masa sampo sudah habis di taro saja di situ, terus tadi pas aku mandi masa air nya dingin banget."Ucap Alex pagi-pagi dia sudah tidak mood.

__ADS_1


"Bukan nya tadi bi Tuti yang menyiapkan nya?"Tanya Mamih.


"Bukan mih,tadi bi tuti cuman bangunin aku doang yang nyiapin kaya nya pelayan yang lain."Ucap Alex.


"Ya udah nanti mamih tegur."Ucap Mamih.


"Ngapain cuman di tegur doang,sekalian aja pecat dia udah memberikan kesalahan besar."Ucap Alex.


"Lex kamu jangan seperti itu."Ucap Daddy.


"Tapi daddy emang seperti itu kan itu namanya sudah fatal."Ucap Alex.


"Terserah mu lah Lex."Ucap Daddy.


"Mih ,daddy berangkat dulu."Ucap Daddy.


"Iya daddy hati-hati di jalan."Ucap Mamih.


"Iya mih,mucahh."Ucap Daddy ia mencium kening bu Yunita.


Daddy pun keluar ia akan berangkat ke perusahaan nya, Sedangkan alex masih misuh-misuh engga jelas di meja makan.


"Kamu kenapa sih Lex?"Tanya Mamih.


"Itu pelayan yang engga becus itu sekarang pecat mih,aku engga mau ada kesalahan lagi."Ucap Alex.


Bu Yunita memanggil bi Tuti ia menyuruh untuk semua karyawan di sana untuk berkumpul di meja makan,karena ia akan menyakan siapa yang sudah membuat ke salahan dengan alex.


"Bi Tuti."Panggil Bu Yunita.


"Iya Bu."Jawab Bi Tuti.


"Tolong kumpulkan semua pelayan di rumah ini."Ucap Bu Yunita.


"Ada apa emang nya, nyonya?"Tanya Bi Tuti.


"Bi tadi pas alex mandi masa sampo nya sudah habis engga di ganti dan satu lagi air nya tadi dingin banget apa tidak di kasih air hangat."Adu Alex.


"Maaf tuan muda mungkin ini kesalahan anak baru nanti bibi bilangin lagi."Ucap Bi Tuti.


"Langsung pecat aja bi."Ucap Alex.


"Tapi tuan."Ucap Bi Tuti.

__ADS_1


"Pokoknya pecat,mamih sudah setuju kan."Ucap Alex.


"Iya mamih sudah setuju,tuti kamu yang urus aja yah semua nya."Ucap Bu Yunita.


"Baik nyonya kalau begitu,saya permisi dulu."Ucap Bi Tuti.


"Iya bi."Ucap Bu Yunita.


Bi tuti pun kembali ke belakang ia akan menyidang semua pelayan di sini dan langsung memecat nya,di meja makan bu Yunita sedang melayani anak tunggal nya itu yang super duper manja.


"Mau sarapan apa sayang?"Tanya bu Yunita dengan lembut.


"Roti aja mih,pake selai coklat."Jawab Alex.


"Mamih buat kan yah."Ucap Bu Yunita.


Bu Yunita mengambil roti tawar dan mengolesi nya dengan selai coklat kesukaan alex,tak lupa bu yunita juga menyediakan susu buat alex.Setelah membuat roti bu Yunita memberikan kepada anak nya itu.


"Ini sayang sarapan nya."Ucap Bu Yunita sambil menyodorkan piring yang berisi roti.


"Terimakasih mamih."Ucap Alex.


"Iya sama-sama, sarapan yang banyak biar di kampus semangat belajar nya."Ucap Bu Yunita.


"Iya mih."Ucap Alex.


Alex memakan roti buatan mamih nya itu,Bu Yunita pun sama ia sarapan dengan roti di meja makan itu tidak ada suara sedikitpun hanya suara garfu dan piasu saja.


Setelah sarapan alex pamit pergi untuk ke kampus nya,ia sudah meminum susu yang sudah di sajikan tadi.


"Mih alex berangkat dulu yah."Ucap Alex.


"Iya sayang hati -hati di jalan."Ucap Bu Yunita.


"Iyah mih,mucahh."Ucap Alex sambil mencium pipi mamih nya itu.


Alex pun pergi meninggalkan rumah nya,dan di sana tinggal ada Bu Yunita dan yang berkerja saja kadang bu yunita pun merasa sepi karena ia hanya mempunyai satu anak saja.


.


.


.

__ADS_1


Happy Reading 😊


Jangan lupa vote like and komen 🙏


__ADS_2