Anak Sultan Naksir Pembantu

Anak Sultan Naksir Pembantu
Episode 37


__ADS_3

Lucas masih penasaran teman nya itu habis dari mana ia masih saja melontarkan pertanyaan yang sama,namun alex tidak menggubris nya sama sekali.Tak lama kemudian bel pun terdengar dan itu artinya mereka harus masuk ke kelas lagi,dan ini jam kedua mata kuliah mereka.


Alex langsung berdiri ia pun akan masuk ke kelas nya,kedua sahabatnya itu terheran -heran melihat tingkah alex akhir -akhir ini tumben sekali ia tidak bolos atau mengajak mereka berdua untuk ke mana gitu.


"Si alex tumben engga ngajak kita bolos biasa nya dia suka engga mau masuk ke kelas?"Tanya Lucas ke Justin.


"Bagus dong berarti dia insyaf,lagi pula gue juga males bolos mulu."Ucap Justin.


"Bagus dari Hongkong,gue paling males berlajar."Ucap Lucas.


"Udah lah kita langsung masuk aja."Ucap Justin.


Justin tidak mau mendengar ocehan dari lucas ia paling malas kalau lucas terus saja ngoceh, Mereka pun sudah berada di kelas alex melihat ke arah tempat duduk di mana diandra suka duduk di sana,namun ia hanya melihat teman nya saja.


"Ke mana dia ko engga masuk kelas."Ucap Alex di dalam hati nya.


Tak lama kemudian sang dosen pun masuk seperti biasa sebelum memulai pelajaran akan di absen terlebih dahulu, Setelah sang dosen mengabsen dosen itu tidak mempermasalahkan kalau diandra tidak masuk.


"Kenapa pilih kasih sekali tuh dosen,saat tuh anak engga masuk kelas nya dia hanya diam saja kalau gue engga masuk pasti ngoceh terus."Ucap Alex ia tidak terima.


Setelah semuanya di absen sang dosen langsung memberikan materi terhadap mahasiswa ,tak terasa waktu pun berlalu jam pun sudah selesai dosen pun sudah waktunya untuk pulang dan mengajar.


"Baiklah untuk hari ini sampai di sini aja materi kita,kita akan lanjut di minggu depan.terimakasih."Ucap Sang Dosen.


Dosen keluar dari kelas tersebut sedang kan mahasiswa dan mahasiswi yang lain siap-siap untuk pulang,alex ingin sekali bertanya kepada teman pembantu nya itu namun ia urungkan karena ngapain juga nanya yang engga penting.


Veronica langsung mendekat ke arah alex yang sedang duduk ia ingin pulang bersama alex, Veronica langsung duduk dan menarik tangan alex.


"Lex anterin gue pulang yah."Ucap Veronica dengan manja.


"Emang engga bawa mobil apa?"Tanya Alex.


"Engga bawa gue,makanya minta anterin pulang sama kamu."Jawab Veronica.


"Tapi gue ada urusan,elu minta anterin ke teman elu aja ."Ucap Alex.


"Mereka berdua lagi sibuk,ayo dong anterin gue."Ucap Veronica.


"Terserah deh."Ucap Alex.


Alex langsung berdiri ia juga tidak mau berlama-lama di sana, sedangkan Veronica ia sangat senang sekali akhirnya bisa pulang bareng dengan alex.Setelah mereka berada di parkiran kampus,tak sengaja ia melihat diandra dengan salah satu teman nya itu.


"Dia masih di kampus tapi kenapa tadi tidak masuk ke kelas."Ucap Alex dalam hati.


"Ah sudahlah ngapain gue mikirin tuh orang."Ucap Alex.


Alex pun masuk ke dalam mobil nya begitu pun dengan veronica,di lain tempat Ajeng menyapa diandra yang kebetulan sedang berjalan mungkin ia juga akan pulang.

__ADS_1


"Diandra."Panggil Ajeng.


Sang punya nama pun menoleh ke arah sumber suara itu, Diandra pun tersenyum kepada sahabatnya itu.


"Eh kamu jeng,kirain siapa."Ucap Diandra.


"Sudah selesai?"Tanya Ajeng.


"Sudah ko,tadi belajar apa aku pinjam buku catatan mu yah."Ucap Diandra.


"Seperti biasa lah,okeh tenang saja aku kasih ko."Ucap Ajeng.


"Makasih yah."Ucap Diandra.


"Kamu mau pulang langsung apa gimana diandra?"Tanya Ajeng.


"Kaya nya mau pulang langsung aja deh, soalnya ini juga udah hampir kesorean."Ucap Diandra.


"Aku anterin yah."Ucap Ajeng.


"Engga usah jeng,aku ngerepotin kamu terus."Ucap Diandra.


"Engga ko engg ngerepotin,lagi pula kalau kamu naik angkutan umum yang ada makin lama sampai nya."Ucap Ajeng.


"Yaudah deh , sekali lagi makasih yah."Ucap Diandra.


Diandra hanya tersenyum saja ia sangat bersyukur mempunyai sahabat seperti ajeng di saat susah mau senang ia terus bersama nya, Diandra naik mobil milik ajeng mereka berdua pun meninggal area kampus.


Di lain tempat alex sedang memajukan mobil nya namun Veronica tidak bisa diam ia terus saja berbicara,ia terus saja menayakan kegiatan alex apa saja.


"Lex kamu suka kegiatan apa hari ini?"Tanya Veronica.


"Banyak."Jawab Alex singkat.


"Kamu suka olahraga engga?"Tanya Veronica.


"Kamu tau kan kalau saya suka ikut basket jadi ya sama suka olahraga lah."Ucap Alex.


"Iya tau maksudnya yang lain,lagi pula kan aku engga tau semua tentang mu."Ucap Veronica.


"Bisa diam engga kalau masih berisik aku turunin kamu."Ucap Alex.


Seketika Veronica pun terdiam ia tidak mau di turunin di tengah jalan, Alex terus saja membawa mobil nya dengan kecepatan sedang.Tak lama kemudian alex sudah sampai di rumah Veronica,ya rumah Veronica dan alex sama-sama besar sekali Veronica pun terbilang orang kaya juga seperti alex.


Alex tidak turun sama sekali sedang kan Veronica menunggu alex turun dan membukakan pintu mobil nya untuk nya,namun mereka berdua hanya diam saja alex bingung kenapa ini anak engga turun -turun juga.


"Sudah sampai kenapa engga turun?"Tanya Alex.

__ADS_1


"Oh iyah,mau mampir dulu tidak."Ucap Veronica yang akhirnya ia malah menyuruh alex untuk mampir ke rumah nya.


"Engga deh saya masih ada urusan."Tolak Alex.


"Ya padahal aku ingin banget kamu mampir dulu, sebagai tanda terimakasih sudah mengantar saya sampai rumah."Ucap Veronica.


"Lain kali aja deh,saya masih ada urusan."Ucap Alex.


"Yaudah deh kalau gitu , Terimakasih sudah mau mengantar kan."Ucap Veronica.


"Iya sama-sama."Ucap Alex dengan datar.


Veronica pun keluar dari mobil alex dengan perasaan kecewa,alex langsung menyalakan mesin mobil nya lalu meninggalkan kediaman Veronica.Namun Veronica tetap saja bahagia karena sudah di anterin oleh alex sang pujaan hati, Veronica berjalan sambil tersenyum dan bersenandung ria.


Veronica masuk ke dalam rumah nya seperti biasa sang astiten rumah tangga nya selalu siap siaga,sang astiten rumah tangga nya itu membuka kan pintu utama dan Veronica pun masuk dengan wajah berseri dan itu membuat mamah nya heran.


"Eh anak mamah sudah pulang."Ucap Mamah Aulia.


"Eh ada mamah ternyata."Ucap Veronica.


Veronica pun menghampiri mamah nya itu yang sedang membaca majalah.


"Mamah tumben ada di rumah?"Tanya Veronica.


"Iya mamah pengen istirahat aja,oh ya kaya nya anak mamah lagi gembira banget sih."Ucap Mamah Aulia.


"Iya dong mah."Ucap Veronica.


"Cerita dong sama mamah ada apa sih kamu bisa seceria ini."Ucap Mamah Aulia.


"Nanti aku ceritain,aku mau mandi dulu mah soalnya badan aku keringetan engga enak."Ucap Veronica.


"Iyah mandi dulu sana,habis mandi kita makan."Ucap Mamah Aulia.


"Okeh mah."Ucap Veronica.


Veronica menunginggal kan mamah nya di lantai bawah ia menaiki anak tangga untuk ke kamar nya, Veronica sudah di kamar nya ia menaruh tas dan sepatu nya di sembarang arah karena ia terbiasa seperti itu.


.


.


.


Happy Reading☺️


Jangan lupa vote like and komen 🙏

__ADS_1


__ADS_2