Anak Sultan Naksir Pembantu

Anak Sultan Naksir Pembantu
Episode 40


__ADS_3

Mau engga mau diandra membayar semua makanan yang alex beli tadi,untung saja ia membawa uang saku lebih jadi ia bisa membayar nya, setelah membayar makanan alex ia kembali ke kelas nya.


Diandra berjalan ke arah kelas di dalam kelas ajeng sudah menunggu nya ia juga menunggu diandra untuk bercerita kenapa bisa berurusan dengan orang itu, Diandra masuk ke dalam dan duduk di bangku nya.


"Diandra."Panggil Ajeng.


"Apa jeng."Jawab Diandra karena ia di panggil oleh sahabatnya.


"Kamu hutang penjelasan sama aku."Ucap Ajeng.


"Iya aku tau,nanti sehabis kelas ini kelar aku akan menjelaskan nya."Ucap Diandra.


"Baiklah kalau begitu."Ucap Ajeng.


Mereka berdua tidak mengobrol lagi,semua mahasiswa menunggu sang dosen namun tidak ada tanda-tanda akan dosen masuk semuanya kegeringan karena dosen hari ini tidak masuk,Ajeng sangat senang karena ia bisa mengobrol puas dengan diandra.


"Mohon perhatian nya,saya dapat amanah dari pak Harto selaku dosen kita hari ini beliau tidak masuk."Ucap Salah satu mahasiswa lelaki.


Semua yang berada di sana bersorak ria mereka langsung berhamburan keluar karena mereka akan melakukan kegiatan mereka masing-masing,namun alex masih tidak puas dengan diandra ia akan membawa diandra hari ini.Diandra merasa ia di awasi terus ia melihat ke arah alex dan ia pun langsung mewanti-wanti diri nya, Diandra memasukan beberapa buku nya ke dalam tas.


"Ayo Diandra kita keluar dari kelas ini."Ajak Ajeng.


"Jeng kamu bisa bantu aku engga?"Tanya Diandra.


"Boleh."Ucap Ajeng.


"Kita keluar nya jangan lewat depan yah kita lewat belakang aja,kalau engga kita berpisah saat kita di kamar mandi."Bisik Diandra.


"Kenapa emang nya?"Tanya Ajeng.


"Udah engga usah banyak tanya, pokoknya ikutin aja."Ucap Diandra.


"Baiklah kalau begitu."Ucap Ajeng.


Mereka berdua berjalan dan keluar dari kelas tersebut setelah keluar dari kelas alex pun sama ia juga keluar dari kelas nya,Lucas dan Justin hanya mengikuti alex saja dari belakang.Ajeng dan diandra berjalan sambil mengobrol dan sambil tertawa juga,namun mereka berbelok ke arah toliet dan alex pub menghentikan jalannya.


"Sialan pake acara ketoilet lagi."Ucap Alex.


Alex pun tidak meneruskan jalan nya ia akan menunggu di parkiran saja pasti dua orang itu akan keluar,Lucas dan Justin pun yang sedang berjalan terus berhenti sebenar nya di benak mereka berdua ingin bertanya banyak kenapa bisa kenal dengan Diandra.


"Lex elu lagi ngikutin siapa sih?"Tanya Lucas.


"Nanti gue ceritain,kita cabut aja."Ucap Alex.


Lucas melihat ke arah justin siapa tau dia tau apa yang alex bicara kan namun justin hanya mengangkat bahu nya saja,Mereka berjalan ke arah parkiran ia akan menunggu di sana kedua orang itu masuk ke dalam mobil alex.


"Sebenarnya kita tuh lagi nunggu siapa sih."Ucap Lucas emang hanya dia yang terus saja berbicara.


"Gue nunggu pelayan gue lah."Ucap Alex.


"Terus elu mau ngapain sama dia?"Tanya Justin akhirnya buka suara.

__ADS_1


"Gue mau ngajak dia ke tempat bar,kalau engga ke mana ke gue lagi ingin minum nih."Ucap Alex.


"Apa hubungannya nya dengan orang itu?"Tanya Justin.


"Biar gue engga ngerepotin elu pada lah,gue bisa pulang sama dia."Ucap Alex.


"Makanya sekolah yang benar, emang pelayan elu bisa bawa mobil elu apa."Ucap Justin setau dia yang namanya pembantu tidak bisa menggunakan mobil paling bisa sepeda motor.


"Iya juga yah,tapi setidaknya kita bisa menyuruh dia ."Ucap Alex.


"Engga ada kerjaan elu."Ucap Justin.


"Eh tapi kalian berdua emang engga tau sosok wanita itu siapa."Ucap Lucas.


"Dia orang lah masa hantu."Ucap Alex.


"Bukan gitu, maksud gue ini anak terkenal banget di kampus kita."Ucap Lucas.


"Terkenalan kita di banding dia,dan gue belum pernah tuh tau tentang dia."Ucap Alex.


"Ya iya lah kita engga tau, orang dia perkumpulan nya sama orang pintar semua."Ucap Lucas.


"Maksud elu?"Tanya Justin ia pura -pura engga tau padahal ia mempunyai grup tentang kampus nya .


"Dia tuh selalu mewakilkan kampus kita di bidang apa pun,dia juga mewakilkan di bidang kedokteran juga ."Ucap Lucas.


"Engga percaya gue,kalau dia mampu dengan semua itu ngapain kerja di rumah gue mana sebagian pembantu lagi."Ucap Alex.


Karena mereka bertiga mengobrol saja sampai mereka engga tau kalau mobil ajeng sudah tidak terparkir lagi di sana,Alex langsung membulat kan mata nya karena yang mereka tunggu malah tidak ada.


"Ke mana mobil warna merah itu?"Tanya Alex.


"Mana gue tau."Jawab Lucas karena lucas duduk di belakang.


"Sial , gara-gara kalian berdua tau engga jadi gue engga bisa narik si dian buat kita kerjain."Ucap Alex karena ia akan bermain-main dengan Diandra.


"Udah lah mending kita pulang aja,ayo."Ucap Justin ia malah menyuruh alex untuk menyetir seperti supir saja.


"Eh-eh enak aja elu nyuruh-nyuruh gue,elu yang nyetir gue males."Ucap Alex.


"Yaudah sini."Ucap Justin.


Mau engga mau mereka berdua tukeran tempat Justin dan lucas tidak membawa mobil nya karena nebeng bersama alex,Di lain tempat Diandra sudah bersama ajeng ia naik ke mobil ajeng.


"Gimana aman kan?"Tanya Diandra.


"Sudah aman,kita bakalan ke mana nih?"Tanya Ajeng.


"Kita ke rumah kedua orang tua aku aja jeng,aku udah lama engga ke sana."Ucap Diandra.


"Baiklah let's go."Ucap Ajeng.

__ADS_1


Ajeng menyalakan mesin mobil nya mereka berdua pun jalan,Di dalam mobil Ajeng melirik ke arah diandra.


"Katanya ada yang mau menjelaskan nih."Ucap Ajeng.


"Hehehe iya ini juga mau cerita."Ucap Diandra sambil tersenyum.


"Ayo cerita aja,gua sambil fokus nyetir."Ucap Ajeng.


"Sebenarnya gue berkerja di rumah alex,tadi nya gue biasa aja karena sama sekali gue engga kenal sama yang namanya Alexander Smith,Gue berkerja di sana tau sendiri kan gue jarang banget kuliah offline di bidang manajemen bisnis."Ucap Diandra.


"Ya gue juga tau kalau masalah itu, karena gue juga sama kaya elu gue engga kenal sama Alexander Smith yang kata orang ganteng banget itu gue ngerasa B aja sih."Ucap Ajeng.


"Nah dari situ lah gue benar-benar engga tau jeng,tapi gue heran kenapa dia malah jadi kenal sama gue apa gue sering muncul di hadapan dia di rumah."Ucap Diandra.


"Bisa jadi sih."Ucap Ajeng.


"Mana tadi dia ngabisin uang saku gue lagi,makan malah engga bayar malah main tinggal aja."Ucap Diandra dengan kesal.


"Apa elu bilang dia engga bayar makanan nya."Ucap Ajeng.


"Iya."Jawab Diandra berserta anggukan kepalanya.


"Gila tuh anak bokap nya kaya juga,tapi gue masih heran dengan sikap dia."Ucap Ajeng.


"Heran kenapa?"Tanya Diandra emang aga sedikit polos.


"Gue takut elu di manfaatin apa lagi elu pintar kan,tau sendiri alex otak nya engga terlalu pintar."Ucap Ajeng.


"Hust jangan ngomong gitu,gue engga berpikir ke situ sih."Ucap Diandra.


"Elu tuh terlalu baik dan polos."Ucap Ajeng.


"Sudah sampai kita."Ucap Diandra.


"Ah iya sampe lupa gue ,kalau udah sampai."Ucap Ajeng.


"Ayo kita turun."Ucap Diandra.


Mereka berdua pun turun dari mobil tanpa basa-basi lagi mereka langsung masuk ke rumah, Diandra membuka pintu nya tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu,Ajeng dan diandra masuk ke dalam rumah.


.


.


.


.


Happy Reading ☺️


Jangan lupa like vote and komen 🙏

__ADS_1


__ADS_2