Anak Sultan Naksir Pembantu

Anak Sultan Naksir Pembantu
Episode 66


__ADS_3

Diandra dan Justin masuk ke dalam kelas berbarengan dan alex pun langsung melihat kedua nya berjalan bersamaan,Alex sampai melotot mata nya karena justin dan diandra jalan beriringan.


Lucas yang melihat alex aga heran kenapa dia seperti itu melihat Justin,Lucsa menyenggol lengan alex.


"Kenapa elu?"Tanya Lucas.


"Engga apa-apa."Jawab Alex.


"Elu sudah jadian sama diandra?"Bisik Lucas.


"Sudah."Jawab Alex.


"Wahhh harus di rayain nih."Ucap Lucas.


"Selepas pulang dari kampus kita akan party."Ucap Alex.


Lucas senang nya bukan main kalau soal seperti itu dia yang paling pertama, Diandra pergi ke meja nya begitu pun justin ia juga ke meja nya tak lupa ia juga tos ala-ala persahabatan nya terlebih dahulu.


"Baru datang bro?"Tanya Lucas ke Justin.


"Iyah."Jawab Justin.


Namun Alex dari tadi diam saja ia tidak berbicara sedikit pun dengan justin, Justin merasa aneh dengan alex apakah dia mempunyai salah terhadap diri nya.


"Kamu kenapa lex diam saja dari tadi?"Tanya Justin.


"Nanti gue mau ngomong sama elu,kalau sudah pulang dari kampus."Ucap Alex.


"Baik lah."Ucap Justin.


Ajeng sudah kembali lagi ke kelas ia sudah duduk dengan tenang,tak lama kemudian kelas pun di mulai,jam pun terus berputar mereka pun belajar begitu serius.


Tak lama kemudian semua jam pelajaran pun sudah selesai, sekarang saat nya untuk pulang Diandra sudah memasukan buku-buku nya ke dalam tas, setelah itu dia dan Ajeng pun keluar dari kelas namun tiba-tiba diandra di tarik oleh alex lengan.


"Eh,eh ini apaan."Ucap Diandra di tarik tangan nya oleh Diandra.


Dan semua orang pun memandang ke arah diandra di mana ia sedang di tarik tangan nya oleh alex, Diandra berusaha untuk melepaskan tangan nya dari cekakan alex namun tidak bisa.


Ajeng melihat sahabatnya di gituin ia tidak terima ia pun mengejar alex dan diandra,Ajeng berlari ke arah alex dan Diandra.


"Woy mau ngapain sahabat gue hah."Ucap Ajeng ia seperti pereman saja.


Alex tidak perduli ajeng berbicara apa ia terus saja membawa diandra ke mobil nya,Di sisi lain Veronica sangat kesal kenapa diandra tarik oleh alex.


Veronica dan kedua temannya pun mengikuti ke mana alex akan pergi, Begitu pun ajeng ia tidak mau sahabat nya kenapa-kenapa, Alex dan diandra sudah berada di parkiran ia membuka kan pintu mobil untuk diandra.


"Kita mau ke mana?"Tanya Diandra.


"Masuk ke dalam."Ucap Alex.

__ADS_1


"Gue engga mau ikut sama elu."Ucap Diandra.


"Masuk !!!"Ucap Alex dengan nada tinggi.


Diandra melotot ke arah alex bisa-bisa nya dia membentak diri nya,Alhasil diandra pun masuk ke dalam setelah memastikan diandra masuk ke dalam ia pun masuk ke dalam mobil nya dan meninggal kan kampus mereka.


Sedangkan Veronica dan keduanya teman nya langsung masuk ke dalam mobil dan mengikuti mobil alex,Ajeng pun sama ia mengikuti mobil alex karena ia takut terjadi apa-apa dengan diandra.


"Mau di bawa ke mana sahabat gue alex sialan."Ucap Ajeng.


Di sepanjang jalan alex membawa mobil nya dengan kecepatan tinggi dan itu membuat diandra aga ketakutan,Ia pun berpegang karena takut kenapa-kenapa.


"Bawa mobil nya bisa pelan -pelan engga sih."Ucap Diandra.


"Engga bisa."Ucap Alex.


"Gue engga mau mati,gue masih muda."Ucap Diandra.


"Siapa juga yang mau mati hah."Ucap Alex.


"Lah ini apaan bawa mobil seperti ini bukan nya elu mau mati."Ucap Diandra.


"Lihat kebelakang ada yang ngikutin kita."Ucap Alex.


"Itu kan mobil Veronica dan ajeng."Ucap Diandra.


"Sialan tuh anak."Ucap Alex.


"Bukan maki sahabat elu."Ucap Alex.


"Tadi elu bilang kaya gitu."Ucap Diandra.


Alex tidak perduli Diandra ngomong apaan ia harus bisa mempercepat lajuan nya biar mereka berdua tidak tahu alex dan diandra akan pergi ke mana, setelah kejar -kejaran akhirnya alex lolos juga dari Veronica.


Veronica memukul setir nya karena ia kehilangan jejak alex,ia pun malah marah-marah karena tidak bisa mengejar alex.


"Sialan..."Ucap Veronica.


"Kenapa berhenti?"Tanya Calara.


"Menurut loh kenapa gue berhenti."Ucap Veronica.


"Mana gue tau."Ucap Calara.


"Diamm!"Ucap Veronica dengan nada tinggi.


Calara akan berbicara lagi namun gisel langsung menutup mulutnya dari pada ia kena imbas,Kedua teman Veronica pun menenang emosi teman nya itu.


...****************...

__ADS_1


Sementara Ajeng masih bisa mengikuti alex karena ia bisa mengimbangi kecepatan mobil alex, Sebenarnya alex aga jengkel dengan ajeng ia selalu saja bisa dalam hal apa pun.


"Sialan kenapa dia bisa ngejar gue."Batin alex.


Ajeng merasa puas karena ia bisa mengimbangi alex,tak lama kemudian alex sudah sampai di tempat tujuan,namun ia membawa diandra ke jalan yang lebih rumit karena ia tidak mau ajeng tau semuanya.


Namun bukan ajeng kalau tidak bisa mengikuti diri nya,Alex sudah lega akhirnya ia tidak di ikuti oleh ajeng lagi,namun siapa bilang ternyata ajeng sudah berada di belakang alex.


"Mau ngapain sahabat gue hah."Ucap Ajeng ia menarik tangan alex.


"Aww sakit."Ucap Alex ternyata ajeng memutar tangan alex.


"Elu engga apa-apa kan ?"Tanya Ajeng ke Diandra.


"Engga apa-apa ko."Jawab Diandra.


"Sayang tolongin dong."Ucap Alex.


Ajeng membulat kan mata nya ko alex bilang seperti itu,Ajeng melirik ke arah diandra ia butuh penjelasan apa yang di katakan oleh alex tadi.


"Diandra ini apa maksudnya?"Tanya Ajeng.


"Jadi gini jeng,tapi sebelum aku cerita lepasin dulu tangan alex."Ucap Diandra.


Ajeng melepaskan tangan alex ia pun langsung cerita ke ajeng,Ajeng sampai tidak habis pikir kenapa diandra bisa pacaran dengan alex ia sebenarnya ingin berbicara namun ia melihat ke arah alex tidak mungkin ia menjelekan orang langsung di hadapan nya.


"Kenapa loh ngeliatin gue seperti itu."Ucap Alex karena ia di lihatin oleh ajeng seperti itu.


"Gue heran aja sama sahabat gue ini,kenapa dia bisa suka sama modelan kaya elu."Ucap Ajeng.


"Gue ganteng,gue kaya wajar lah diandra suka sama gue."Ucap Alex.


"Kaya nya engga mungkin banget diandra seperti itu."Ucap Ajeng dengan sinis.


"Udah -udah jangan berantem,Lex kita ke sini mau ngapain sih emang nya?"Tanya Diandra.


"Panggil nya pake kata sayang apa malah manggil nama lagi."Ucap Alex.


"Ribet banget sih,tinggal jawab aja pacar nya nanya."Ucap Ajeng.


"Kita masuk dulu aja."Ucap Alex.


Alex membawa dua orang perempuan itu masuk ke dalam salah satu gedung, mereka bertiga pun masuk dalam dan saat mereka masuk ternyata ada justin dan lucas yang sudah menunggu mereka.


.


.


.

__ADS_1


Happy Reading 😊


Jangan lupa vote like and komen 🙏


__ADS_2