
Diandra pun mengerjakan semua tugas tuan muda nya itu sampai larut malam, sebenarnya diandra sudah ngantuk sekali namun tugas nya masih ada dan itu membuat diandra harus mengerjakan.
Namun berbeda dengan alex ia malah sibuk main game online dan itu membuat diandra kesal sudah mah berisik jadi diandra engga Kosen untuk mengerjakan tugas nya, Diandra pun berdiri sambil membawa buku dia akan mengerjakan nya di kamar nya saja.
"Heh kamu mau ke mana?"Tanya Alex ke diandra.
"Saya mau ke kamar saja tuan."Jawab Diandra.
"Emang tugas saya sudah beres,kamu sudah mau ke kamar aja."Ucap Alex.
"Belum tuan."Ucap Diandra.
"Kalau belum ngapain udah mau ke kamar aja ,kerjain dulu tugas gue."Ucap Alex.
"Maaf tuan saya kerjakan di kamar saya saja yah tugas nya."Ucap Diandra.
"Tidak boleh,kamu harus ngerjain nya di sini,kalau di kamar kamu yang ada kamu malah tidur bukan ngerjain tugas saya."Ucap Alex.
"Saya akan kerjakan ko tuan tenang saja."Ucap Diandra.
"Kamu berani ngebantah yah."Ucap Alex.
"Engga tuan cuman kalau saya ngerjain tugas di sini konsentrasi saya terganggu karena tuan sedang main game."Ucap Diandra.
"Ngeles aja kamu,kerjain lagi tugas gue."Ucap Alex.
Mau enggak-engga mau Diandra pun duduk kembali dan mengerjakan tugas tersebut sampai larut malam,Alex sudah tidur pulas di kasur nya begitu diandra juga ia sudah selesai dengan tugas nya itu.
"Akhirnya selesai juga."Ucap Diandra sambil meregangkan otot-otot nya.
Diandra melirik ke arah tuan muda nya ia melihat tuan muda nya sudah tertidur dengan pulas sekali,namun diandra malah mengahampiri alex yang sedang tidur ia menyelimuti taun muda nya itu.
Setelah menyelimuti diandra pun keluar dari kamar tuan muda nya itu, Diandra berjalan sangat hati-hati sekali karena takuu ada yang tau.
...
Sang mentari sudah menyinari bumi namun alex masih betah di tempat tidur nya karena jadwal kuliah nya itu siang,berbeda dengan diandra ia harus bangun pagi-pagi sekali padahal ia tidur hanya beberapa jam saja.
Di meja makan seperti biasa kedua orang tua Alex sedang sarapan namun alex belum juga turun,alex selalu saja seperti itu namun kedua orang tua nya tidak mempermasalahkan nya.
"Alex mana mih?"Tanya Pak Smith ke istri nya .
__ADS_1
"Paling masih tidur daddy."Jawab Bu Yunita.
"Anak itu selalu saja begitu tiap hari."Ucap Pak Smith.
"Ya mau gimana lagi daddy,apa lagi kuliah nya siang mana mau dia bagun pagi."Ucap Bu Yunita.
"Iya sih emang tuh anak malas."Ucap Pak Smith.
"Udah lah daddy gimana dia aja,nih roti nya."Ucap Bu Yunita ia sudah membuat kan roti untuk sang suami.
"Makasih mih."Ucap Pak Smith.
Bu Yunita hanya senyum saja mereka berdua pun sarapan dengan tenang,tak lama kemudian pak smith sudah selesai makan nya ia pun akan pergi ke kantor.
"Sayang aku pergi ke kantor dulu yah."Ucap Pak Smith ke sang istri.
"Iya sayang hati-hati yah."Ucap Bu Yunita.
Bu Yunita pun mengantarkan suami nya kedepan pintu seperti biasa sepasang suami istri itu selalu saja romantis,Pak Smith pun sudah masuk ke dalam mobil lalu meninggalkan kediaman nya.
Di sisi lain diandra tengah menahan ngantuk nya ia harus berkerja kalau tidak nanti tidak akan beres -bers pekerjaan nya, Diandra terus saja menguap surti yang melihat nya pun bertanya kenapa diandra menguap terus dari tadi.
"Dian kamu kenapa kamu masih ngantuk kah?"Tanya Surti.
"Ah masa dari tadi aku perhatikan kamu kaya nya kurang istirahat."Ucap Surti.
"Engga ko mba, Mending kita kerjain kerjaan yang lain aja."Ucap Diandra.
"Bener kamu engga apa-apa dian?"Tanya Surti sekali lagi.
"Bener engga mba."Ucap Diandra.
Akhirnya surti pun tidak nanya lagi mereka kembali berkerja,hari pun sudah mulai petang diandra harus bersiap untuk pergi ke kampus.Seperti biasa diandra selalu berpamitan entah itu ke surti mau pun ke bi tuti, setelah ia sudah rapih diandra pun meniggalkan rumah tersebut.
Diandra pun berjalan ke arah depan ia hari ini naik ojek online saja,karena kalau naik angkutan umum takut dia ketiduran dan bablas.
"Dengan Bu Diandra."Ucap Tukang Ojek itu.
"Iya mas."Ucap Diandra.
"Sesuai aplikasi kan mba alamat nya."Ucap Tukang ojek tersebut.
__ADS_1
"Iya mas."Ucap Diandra.
Diandra pun naik ke motor tukang ojek tersebut tak lupa memakai helm nya, Diandra terus saja menguap ia ingin sekali tidur namun ia harus belajar juga.Tak lama kemudian Diandra sudah sampai di kampus nya, ternyata dia ketiduran sebentar.
"Mba sudah sampai."Ucap Tukang Ojek.
Namun tidak ada jawaban juga, akhirnya tukang ojek itu akan turun hampir saja diandra akan jatuh.
"Ada apa mas?"Tanya Diandra.
"Eh si mba malah tidur lagi,udah sampai di mba."Ucap Tukang Ojek itu.
"Oh iya mas makasih yah mas,maaf tadi ketiduran saya."Ucap Diandra.
"Engga apa-apa mba,tapi lain kali jangan kaya gitu yah ."Ucap Tukang Ojek.
"Engga ko mas,jadi berapa mas?"Tanya Diandra.
Tukang ojek itu hanya memberikan ponsel nya saja karena pembayaran sudah tertera di ponsel nya, Diandra pun membayar lewat aplikasi saja.Setelah membayar diandra pun berjalan masuk ke dalam, kebetulan sekali baru saja diandra masuk ke dalam ajenh memanggil nya.
"Diandra."Panggil Ajeng.
Sang punya nama pun menoleh.
"Eh ajeng, tumben elu udah datang."Ucap Diandra.
"Tumben apaan emang gue suka berangkat jam segini."Ucap Ajeng.
"Hehe iya sih."Ucap Diandra.
"Masuk ke dalam dari pada jalan panas."Ucap Ajeng.
"Okeh."Ucap Diandra.
Diandra pun langsung masuk ke dalam mobil ajeng ia tidak mau berlama-lama lagi,ajeng melihat heran kepada sang sahabat nya, Diandra pun duduk dengan mansi sedang kan ajeng ia menyetir dengan khusuk.
.
.
.
__ADS_1
Happy Reading☺️
Jangan lupa vote like and komen 🙏