Anak Sultan Naksir Pembantu

Anak Sultan Naksir Pembantu
Episode 70


__ADS_3

Sang mentari sudah menyinari bumi para pelayan di rumah orang tua alex pun sudah sibuk dengan perkerjaan mereka masing-masing,Pak smith dan bu yunita pun keluar dari kamarnya dan menuju ke arah meja makan.


Saat majikan mereka berjalan menuju ke arah meja makan semua pelayan langsung ke meja makan dan menempatkan posisi masing-masing, Seperti biasa bi tuti yang akan menyapa manjikan nya itu.


"Selamat pagi tuan dan nyonya."Sapa Bi Tuti.


"Pagi bi."Sapa Balik bu yunita.


"Mau langsung sarapan nyonya?"Tanya Bi Tuti.


"Nanti bi kita tunggu alex dulu."Ucap Bu Yunita.


"Tapi maaf nyonya tuan muda belum bangun."Ucap Bi Tuti.


"Yaudah bi tolong bangunin aja."Ucap Bu Yunita.


"Tadi saya sudah membangun kan tuan muda nyonya namun tuan muda enggan untuk bangun."Ucap Bi Tuti.


"Yasudah bi minta tolong ke yang lain saja untuk membangun kan alex,bibi tolong bikinin saya kopi."Ucap Pak Smith.


"Baik tuan."Ucap Bi Tuti.


Bi Tuti pun permisi ke dapur, setelah bi tuti ke dapur kebetulan Diandra sedang membawa kain pel karena ia akan mengepel bagian belakang,namun saat ia akan berjalan ia malah di panggil oleh bi Tuti.


"Dian."Panggil Bi Tuti.


"Iya bi ada apa?"Tanya Diandra.


"Tolong bangunin tuan muda yah."Ucap Bi Tuti.


"Tapi bi,kenapa harus saya biasanya kan bibi yang bangunin tuan muda."Ucap Diandra.


"Saya lagi di suruh bikin kopi sama tuan,jadi kamu aja yah yang bangunin tuan muda."Ucap Bi Tuti.


"Tapi bi.."Ucap Diandra .


"Udah sana,nanti tuan marah."Ucap Bi Tuti.


"Baiklah kalau begitu."Ucap Diandra.


Diandra menaruh alat kebersihan tadi ia pun segera ke arah kamar alex,Tak lama kemudian diandra sudah berada di depan kamar alex ia juga sudah mengetuk pintu kamar nya namun tidak di buka juga dan pada akhirnya diandra pun masuk ke dalam untung saja kamar nya tidak di kunci.


Alex masih betah di tempat tidurnya namun sebelum diandra membangun kan alex dia menyiapkan air untuk mandi nya terlebih dahulu, setelah selesai menyiapkan air untuk mandi baru lah Diandra membangun kan alex.


"Lex bangun sudah siang."Ucap Diandra.


Namun alex tidak bangun juga diandra kesal sendiri ini orang kebluk banget tidur Nya,di atas meja ada air minum diandra pun mempunyai ide untuk membangun kan alex, diandra menyiram kan air ke wajah alex.


"Hujan -hujan ."Teriak alex ia pun bangun.


"Akhirnya bangun juga kan."Ucap Diandra.

__ADS_1


"Woyy kenapa elu siram gue."Ucap Alex.


"Pacar macam apa ini pagi-pagi malah bentak -bentak."Ucap Diandra.


"Kirian bukan kamu heheh."Ucap Alex.


"Sana mandi,bukan nya sekarang harus ke kantor yah."Ucap Diandra.


"Males ah pengen tidur aja."Ucap Alex.


"Bangun engga,apa mau di siram lagi."Ucap Diandra ia masih memegang gelas di tangan nya.


"Iya-iya galak banget sih pacar aku ini."Ucap Alex.


"Udah sana mandi gih."Ucap Diandra.


Alex pun langsung berdiri dan berjalan ke arah kamar mandi namun ia tiba-tiba malah mencium pipi diandra,entah keberanian dari mana alex malah mencium pipi diandra.


"Alex."Ucap Diandra.


"Sun pagi."Ucap Alex.


Diandra akan memukul Alex namun ia langsung masuk ke dalam kamar mandi, Diandra aga terkejut tadi dengan tingkah alex namun ia cepat -cepat menetralkan detak jantung nya.


Diandra membereskan kamar Alex tak lupa ia juga menyiapkan baju untuk alex di pakai hari ini,Alex sudah selesai mandi nya ia keluar dari kamar mandi hanya menggunakan haduk saja yang melilit di pinggang nya.


"Aaaa,kenapa kamu keluar hanya menggunakan itu saja."Ucap Diandra ia menutup mata nya.


"Yaudah kalau gitu aku keluar dulu."Ucap Diandra.


"Etss jangan dulu keluar, kamu harus pakai kan aku dasi terlebih dahulu."Ucap Alex.


"Ya engga apa-apa aku keluar dulu nanti kamu panggil aku lagi."Ucap Diandra.


"Udah di sini aja,aku akan ke ruangan ganti."Ucap Alex.


Sebenarnya alex tadi hanya becanda saja namun diandra malah menanggapi nya dengan serius,Alex sudah memakai baju yang sudah di siapkan oleh diandra tadi, Diandra melihat alex begitu kagum apa lagi pake pakai formal gitu ganteng nya makin tambah.


"Hey kenapa kamu begong?"Tanya Alex.


"Ah tidak."Jawab Diandra.


"Aku memang tampan jadi engga usah seperti itu melihat nya."Ucap Alex dengan percaya diri.


"Percaya diri banget sih jadi orang, sini dasi nya aku pakai kan."Ucap Diandra.


Diandra menarik dasi yang ada di tangan alex ia pun langsung memakaikan dasi tersebut ke leher alex,Alex melihat ke arah diandra ia malah semakin jatuh cinta apa lagi sekarang jarak mereka sangat dekat sekali.


"Sudah selesai."Ucap Diandra.


"Terimakasih."Ucap Alex.

__ADS_1


"Sudah tugas ku, cepetan ke bawah pasti tuan dan nyonya sedang menunggu kamu."Ucap Diandra.


"Heumm iyah."Ucap Alex.


Sebelum Alex keluar dari kamarnya diandra lah yang terlebih dahulu keluar dari kamar alex takut nya diandra mengganggu diri nya, Alex sudah rapih dan tentu wangi juga,ia pun turun dari kamar nya dan berjalan ke arah meja makan.


"Selamat pagi."Sapa Alex.


"Pagi ,wahhh anak mamah sudah keren nih."Ucap Bu Yunita.


"Mamah bisa aja nih."Ucap Alex.


"Sudah siapkan untuk belajar mengelola perusahaan Daddy."Ucap Pak Smith.


"Siap daddy."Ucap Alex.


"Nah gitu dong baru anak daddy."Ucap Pak Smith.


"Kita sarapan dulu yuk."Ucap Bu Yunita.


Akhirnya mereka pun sarapan begitu lahap nya tidak ada pembicaraan saat sarapan tersebut, Setelah sarapan mereka berdua pun pamit kepada sang mamah dan bu yunita mengantarkan suami dan anak nya kedepan.


"Kalian hati-hati yah di jalan."Ucap Bu Yunita.


"Iyah mah."Ucap Alex.


Sedangkan pak smith mencium kening istrinya terlebih dahulu dan pamit, setelah berpamitan Alex dan pak smith pun meninggal kan rumah nya.


Sementara di belakang para pembantu sedang membicarakan majikan nya itu terutama alex,pagi ini alex jadi bahan pembicaraan mereka.


"Tadi tuan muda begitu tampan yah apa lagi dengan pakaian seperti itu."Ucap Lita.


"Iyah ,nambah ganteng aja."Ucap Lia.


"Rasa nya gue ingin jadi pacar nya,eh jangan pacar nya deh jadi suami aja."Ucap lita.


"Kalian ini pada mimpi aja."Ucap Ipe.


"Yey siapa tau kan mimpi jadi kenyataan."Ucap Lita.


Diandra hanya tersenyum saja mendengar pembicaraan teman-teman satu pekerjaan nya itu ia hanya menggeleng kan kepalanya saja,Lia melihat ke arah diandra ia pun menanyakan hal sesuatu kepada diandra pasal nya pagi tadi diandra lah yang di suruh untuk membangun kan tuan muda nya itu.


.


.


.


.


Happy Reading ☺️

__ADS_1


Jangan lupa vote like and komen 🙏


__ADS_2