Anak Sultan Naksir Pembantu

Anak Sultan Naksir Pembantu
Episode 24


__ADS_3

Diandra sudah rapih dengan pakaian nya hari ini ia harus pergi ke kampus,namun saat diandra akan pergi ia tak sengaja bertemu dengan sang majikan, ternyata majikan diandra itu lagi berada di dapur kebetulan Diandra sedang melewati ruangan itu.


"Hey kamu pembantu baru di sini yah?"Tanya Bu Yunita.


"Iya nyonya saya pembantu baru."Jawab Diandra.


"Nama kamu siapa?"Tanya Bu Yunita.


"Nama saya dian nyonya."Jawab Diandra.


"Oh ,terus sekarang kamu mau ke mana sudah rapih begini."Ucap Bu Yunita.


"Saya mau pulang nyonya,saya kan pernah bilang ke Bu tuti kalau setiap siang sampai jam tiga sore saya akan mengurus orang tua saya yang lagi sakit."Ucap Diandra.


"Oh iya -iya saya lupa,yasudah kamu pergi saja."Ucap Bu Yunita.


"Iya nyonya terimakasih sudah mengizinkan saya berkerja di sini,dan terimakasih juga sudah memberikan keringanan juga."Ucap Diandra dengan sopan.


"Iya sama-sama."Ucap Bu Yunita.


"Kalau begitu saya permisi ya nyonya."Ucap Diandra.


Bu Yunita hanya mengangguk kecil nya mendandakan iya, Diandra pun pergi dari kediaman tersebut,dia berjalan menuju keluar terlebih dahulu sebelum ia keluar pasti di tanya oleh pak satpam penjaga rumah itu.


"Mau ke mana dian?"Tanya Pak Satpam.


"Mau pulang pak."Jawab Diandra.


"Pulang bukan nya, yang kerja di sini harus stay baye yah."Ucap Pak Satpam.


"Iyah pak,namun saya di beri keringanan oleh nyonya karena saya harus mengurus orang tua saya yang sedang sakit,nanti pas jam tiga saya sudah berada di sini lagi."Ucap Diandra.


"Oh seperti itu."Ucap Pak Satpam.


"Iyah pak,kalau begitu saya permisi duluan."Ucap Diandra.

__ADS_1


"Iya Dian silahkan."Ucap pak satpam.


Diandra pergi meninggalkan pos satpam tersebut ia membuka gerbang lalu pergi dari sana,dari rumah nyonya nya itu ia harus berjalan sebentar biar bisa menemukan angkutan umum.


Tak lama kemudian diandra menemukan angkutan umum ia pun langsung masuk ke sebuah angkutan umum tersebut,Diandra duduk di bangku penumpang seperti orang kebanyakan,tak lama kemudian ia sudah sampai di kampus nya.


"Kiri."Ucap Diandra ia memberhentikan angkutan umum tersebut.


Angkutan umum tersebut pun berhenti lalu Diandra membayar ongkos nya, setelah membayar ongkos nya ia pun berjalan masuk untuk menuju ke fakultas nya,dia hari ini masuk ke fakultas manajemen dan bisnis karena di fakultas kedokteran ia sedang mengejar skripsi nya.


Diandra berjalan masuk ke dalam ia berhenti dulu di sebuah taman yang tidak jauh dari falkutas nya ia akan mengerjakan beberapa skripsi nya juga, Diandra membuka laptop nya lalu mengerjakan nya.Tak lama kemudian datang lah ajeng dari tadi ia mencari sahabat nya itu.


"Diandra."Panggil Ajeng.


Sang punya nama pun menoleh karena di panggil nama nya, Diandra tersenyum melihat ajeng berlari sambil memanggil nama nya.


"Engga usah lari-lari gitu jadi cape kan."Ucap Diandra namun ia masih fokus dengan laptop nya.


"Abis nya gue cariin ternyata ada di sini."Ucap Ajeng.


"Iya jeng, lumayan kan sebelum masuk gue bikin skripsi dulu."Ucap Diandra.


"Ya kan kalau jadi dokter emang cita-cita gue,tapi kalau untuk bisnis dan manajemen itu buat ngembangin usaha bokap dan nyokap gue jeng."Ucap Diandra.


"Tapi elu hebat tau bisa ngambil dua-duanya kalau gue kaya nya engga sanggup tuh."Ucap Ajeng.


"Elu emang suka gitu."Ucap Diandra.


"Kalau elu lulus di falkutas ke dokteran elu langsung bisa kerja di rumah sakit dong."Ucap Ajeng.


"Engga langsung juga sih jeng,ada beberapa tahap lagi kalau mau kerja di rumah sakit tuh,gue harus ngambil spesialis terlebih dahulu."Ucap Diandra.


"Ko gitu sih."Ucap Ajeng.


"Ya emang begitu, pokoknya setelah selesai skripsi gue.Gue bakalan fokus ke kerjaan gue sama kuliah gue terlebih dahulu dan mau ngembangin usaha dulu biar gue bisa ngerjar spesialis gue."Ucap Diandra.

__ADS_1


"Terserah elu aja deh,gue dukung apa yang elu jalanin."Ucap Ajeng.


"Makasih yah jeng udah support gue terus."Ucap Diandra.


"Iya sama-sama,oh ya tadi kata kamu kerja,kamu kerja di mana?"Tanya Ajeng.


"Kerja sebagai astiten rumah tangga."Jawab Diandra.


"What."Ucap Ajeng yang kaget.


"Biasa aja kali engga usah segitu nya."Ucap Diandra.


."Ya ampun diandra kenapa elu engga ngelamar ke mana ke engga jadi astiten rumah tangga juga kali."Ucap Ajeng.


"Hanya itu jeng yang gue bisa, karena kalau kerja di yang lain gue harus mempunyai uang pegangan sedangkan gue engga punya."Ucap Diandra.


"Iya juga sih,terus ko elu bisa keluar sih kan setau gue nih yah kalau kerja sebagai astiten rumah tangga itu harus stay bye."Ucap Ajeng.


"Gue di beri keringanan makanya gue bisa kuliah."Ucap Diandra.


"Oh begitu baru gue kerjaan kaya gitu dapat keringanan."Ucap Ajeng merasa bingung karena mba di rumah nya engga seperti diandra.


"Ada lah buktinya ini gue,masuk yuk tuh bel sudah berbunyi."Ucap Diandra.


"Ayo ."Ucap Ajeng.


Ajeng tidak memperdulikan perkerjaan sahabat nya itu nanti ajeng akan membantu sahabat nya untuk mencari perkerjaan yang lebih baik,ia harus menghargai pekerjaan sahabat untuk kali ini.


Mereka berdua berjalan menuju kelas di dalam kelas sudah ada beberapa teman mereka juga yang sudah duduk,namun kali ini alex dan geng nya belum datang begitu pun dengan veronica dan geng nya mereka juga belum datang tumben sekali.


.


.


.

__ADS_1


Happy Reading ☺️


Jangan lupa vote like and komen 🙏


__ADS_2