
Alex dan diandra resmi pacaran mereka juga mempunyai syarat kalau alex mau bersamanya ia harus seperti biasa kalau ketemu di kampus, Sebenarnya alex menolaknya untuk itu namun diandra tetap kekeuh dengan pendirian nya.
"Kenapa harus diam-diam sih pacaran nya."Ucap Alex.
"Aku tidak mau semua orang tau,jadi kita harus tertutup hubungan ini."Ucap Diandra.
"Tapi aku ingin semua orang tau."Ucap Alex.
"Kalau kamu tetap mau gitu,aku tidak mau pacaran sama kamu."Ucap Diandra.
"Baiklah kalau begitu."Ucap Alex.
"Gitu dong."Ucap Diandra.
Alex hanya diam saja sejujurnya ia tidak mau pacaran seperti ini sama aja bohong, Setelah mereka mengobrol tadi di rumah alex kini diandra akan siap-siap untuk berangkat ke kampus.
Diandra sudah memakai pakaian yang sangat rapih,ia pun keluar dari kamar nya dan berjalan ke arah luar,Alex diam-diam mengikuti diandra yang sedang berjalan ke arah luar.
"Diandra bareng aja yuk sama aku."Ucap Alex.
"Engga mau,nanti yang lain pada curiga kalau aku sama kamu bareng berangkat nya."Ucap Diandra.
"Ya engga apa-apa kali,bilang aja sekalian ke depan gitu."Ucap Alex.
"Kamu lupa apa gimana sih, emang nya kamu suka ngajak aku bareng ke mana-mana di mobil mu."Ucap Diandra.
"Engga sih."Ucap Alex.
"Udah sana."Ucap Diandra.
Diandra buru -buru jalan nya ia takut ketahuan sama yang lain,dan benar saja supir pribadi keluarga alex pun datang ia menghampiri tuan muda nya karena mobil nya sudah di panas kan.
"Tuan Mobil nya sudah saya panas kan."Ucap supir pribadi keluarga alex.
"Oh Iyah pak."Ucap Alex.
Alex langsung pergi ia langsung masuk ke dalam mobil yang sudah di panas kan oleh mang diman,Mang diman ada supir pribadi keluarga alex,Mang Diman pun aga aneh dengan tuan muda nya itu tumben sekali dia mengobrol dengan salah satu pembantu nya.
"Tumben sekali tuan muda ngobrol dengan pembantu."Ucap Mang Diman.
Tiba -tiba datang bi tuti ia akan pergi ke pasar namun ia melihat mang diman malah melamun, ia pun menghampiri mang diman.
"Hey kenapa melamun Mulu."Ucap Bi Tuti sambil menepuk pundak mang diman.
"Eh bi tuti ngagetin aja ishh."Ucap Mang Diman.
"Makannya jangan bengong mulu kalau lagi kerja tuh."Ucap Bi Tuti.
"Bukan begitu bi,cuman saya merasa heran sama tuan muda."Ucap Mang Diman.
"Heran kenapa?"Tanya Bi Tuti.
"Akhir -akhir ini tuan muda sering ngobrol sama si Dian ."Ucap Mang Diman.
__ADS_1
"Lah emang kenapa? ko gitu aja heran sih."Ucap Bi Tuti.
"Engga biasanya loh tuan muda seperti itu."Ucap Mang Diman.
"Berarti ada kemajuan kalau gitu, sudahlah kerja yang bener."Ucap Bi Tuti.
"Iyah-iyah."Ucap Mang Diman.
Bi Tuti malah geleng-geleng kepala saat mang diman berbicara seperti itu,namun bi Tuti tidak berpikir ke mana-mana itu hanya hal wajar saja ,malah bi tuti senang akhirnya tuan muda nya itu mau berbicara dengan pembantu lain selain diri nya.
Diandra sudah berjalan aga jauh dari rumah alex,tak lama kemudian mobil alex sudah berada di dekat diri nya dan itu membuat diandra kaget.
"Ayo masuk."Ucap Alex.
"Engga ,saya mau naik transportasi umum saja."Ucap Diandra.
"Naik engga kalau engga naik,saya akan umumkan kalau kita pacaran."Ucap Alex.
"Okeh -okeh."Ucap Diandra.
Dan akhirnya diandra pun masuk alex pun tersenyum senang karena dengan ancaman itu diandra mau masuk ke dalam mobil nya,Di sepanjang jalan diandra diam saja ia pun aga khawatir juga karena ia takut ke taun.
Tak lama kemudian mereka sudah sampai di kampus, sebelum masuk ke area universitas diandra ingin turun di sana .
"Turunin aku di sini."Ucap Diandra.
"Kan ini masih jauh,dari fakultas."Ucap Alex.
"Yang bener aja kamu nurunin saya di depan fakultas mau sekampus tau."Ucap Diandra.
"Turunin engga kalau engga saya akan loncat."Ucap Diandra.
"Iyah aku berhenti nih."Ucap Alex.
Diandra melihat di sekeliling nya terlebih dahulu ia pun turun karena sudah merasa aman, Diandra pun turun dari mobil alex ia sangat lega akhirnya tidak ada yang melihat nya ia pun menjauh dari mobil alex.
Mobil alex pun langsung masuk ke dalam universitas,tak lama kemudian ajeng pun datang ia mengkelakson mobil nya.
Tin tin tin , suara klakson mobil.
"Ayo naik."Ucap Ajeng.
"Kirian siapa."Ucap Diandra.
"Ayo masuk, jangan jalan kaki cape."Ucap Ajeng.
Diandra pun langsung tersenyum ia masuk ke dalam mobil sahabat nya itu, Diandra aga cemas takut nya ajeng tau kalau dia tadi bareng sama alex.
"Ngomong -ngomong..."Ucap Ajeng menggantung.
Diandra jadi was-was saat ajeng berbicara seperti itu, Diandra mengalihkan pandangan nya ia pun menatap ke arah jendela mobil.
"Ngomong -ngomong elu dari rumah jam berapa sih,jam segini udah nyampe biasanya kan engga."Ucap Ajeng.
__ADS_1
Diandra pun bernafas lega kirain ajeng bakalan nanya kenapa bisa bareng sama alex ternyata bukan.
"Oh itu kebetulan aja, transportasi nya engga lama."Ucap Diandra.
"Oh begitu."Ucap Ajeng.
Tak lama kemudian mereka sudah sampai di fakultas mereka,Ajeng memparkir kan mobil nya terlebih dahulu sebelum masuk ke dalam gedung nya, Setelah memparkir kan mobil mereka pun turun dari mobil nya.
"Sekarang ada kuis apa tidak yah?"Tanya Ajeng.
"Kayanya engga ada deh."Jawab Diandra.
"Tapi kan suka dadakan gitu kalau kuis mah."Ucap Ajeng.
"Iyah sih."Ucap Diandra.
Tak lama kemudian justin pun datang ia langsung menyapa diandra dan ajeng,Ajeng sangat senang kalau justin itu dekat dengan diandra karena justin itu baik biar pun dia orang kaya tapi tidak songong.
"Hay Ajeng,hay Diandra."Sapa Justin.
"Hay Justin."Sapa mereka berdua bersamaan.
"Kalian berdua baru sampai yah."Ucap Justin.
"Iyah nih kita baru sampai."Ucap Ajeng.
"Kalau begitu kita bareng aja masuk ke dalamnya."Ucap Justin.
Ajeng dan diandra hanya mengangguk kan kepalanya saja, mereka bertiga pun berjalan beriringan Ajeng di tengah-tengah dan Diandra, Justin ada di sini kanan dan kirinya.
Ajeng merasa ada yang beda dengan justin biasanya ia suka mengobrol banyak dengan diandra,tapi kali ini justin hanya biasa saja ,Ajeng pun pamit ke mereka ingin ke toilet sebentar.
"Oh yah kalian berdua masuk duluan saja ,aku mau ke toilet."Ucap Ajeng.
"Mau di anter engga?"Tanya Diandra.
"Tidak usah, kalian masuk duluan saja ."Ucap Ajeng.
"Tapi..."Ucap Diandra.
"Udah sana,gue kebelet banget nih."Ucap Ajeng.
Ajeng langsung berlari ke arah toilet,dan di sana hanya ada Justin dan diandra saja , sebenarnya justin ingin bertanya apakah diandra benar-benar sudah jadian sama alex namun ia tidak enak menanyakan hal itu karena di sana ada Ajeng.
.
.
.
.
Happy Reading 😊
__ADS_1
Jangan lupa vote like and komen 🙏