Anak Sultan Naksir Pembantu

Anak Sultan Naksir Pembantu
Episode 41


__ADS_3

Mereka sudah berada di dalam rumah diandra dan ia pun langsung mempersilahkan Ajeng untuk duduk,Bu indri dari arah dapur ia mengecek siapa yang datang.


"Eh kalian berdua kirain mamah siapa."Ucap Bu indri.


"Hay tante gimana kabar nya."Sapa ajeng langsung menayakan kabar nya.


"Baik ko jeng, gimana kabar kamu juga?"Tanya Bu indri.


"Baik juga ko tan."Jawab Ajeng.


"Yang di tanya hanya ajeng aja mah,anak sendiri engga di tanyain."Ucap Diandra.


"Ah iya sampai lupa,lagian sih kamu juga jarang ngasih kabar sama ayah dan mamah."Ucap Bu Indri.


"Ya maaf mah,aku kan sibuk kerja sama kuliah juga."Ucap Bu Indri.


"Iya mamah ngerti ko,kalau gitu mamah ke dapur dulu masa tamu engga di kasih minum sih."Ucap Bu Indri.


"Iyah mah."Ucap Diandra .


Bu indri pergi meninggalkan anak dan sahabat anak nya itu ia kembali lagi ke dapur,Tak lama kemudian pak hardi pun datang entah dari mana ia melihat ke arah dua orang perempuan di sana ia pun menghampiri nya.Ternyata kedua orang perempuan itu adalah anak nya sendiri dan satu nya lagi adalah teman nya.


"Kapan kamu pulang Diandra?"Tanya Ayah Hardi.


"Ayah."Panggil Diandra dengan senyuman.


"Anak ayah ko pulang engga ngabarin sih."Ucap Pak Hardi.


"Kebetulan yah,kuliah kami tidak terlalu padat jadi aku sengaja ke sini."Ucap Diandra.


"Oh seperti itu,eh ada nak ajeng gimana nak kabar nya?"Tanya Pak Hari ke ajeng.


"Baik ko om,gimana kabar Om juga?"Tanya Ajeng.


"Sama om juga baik ko jeng."Ucap Pak Hardi.


"Oh iya,Ayah gimana perkembangan restoran kita?"Tanya Diandra.


"Sedikit membaik nak,ayah sudah menerapkan apa yang kamu katakan itu walaupun engga semua nya membaik sih masih ada beberapa yang harus di kelola lagi."Ucap Pak Hardi.


"Engga apa-apa yah kita pelan-pelan saja."Ucap Diandra.


"Terus gimana dengan hotel kita?"Tanya Diandra.


"Itu dia nak ayah tadi dari sana , pengunjung di sana aga sepi terus ada beberapa kompelin juga terhadap hotel kita."Ucap Pak Hardi.


"Kalau begitu diandra lihat dulu yah,apa yang harus kita perbaiki."Ucap Diandra.


"Ayah sudah memikirkan nya nak,cuman ayah tidak yakin dengan modal kita."Ucap Pak Hardi.


"Gimana kita bikin hotel itu sesederhana mungkin,dan kita akan menarik banyak pengunjung."Ucap Ajeng mempunyai usul.

__ADS_1


"Maksud nya sederhana seperti apa?"Tanya Diandra.


Ajeng langsung menjelaskan apa yang ia imajinasi kan ia pun mengubah beberapa kamar hotel seperti yang di film-film itu,ayah dan diandra setuju kalau hotel mereka aga di rubah sedikit pasti akan banyak yang minat.


Namun Pak hardi masih bingung dengan anggaran nya mereka juga harus membutuhkan modal,Ajeng dan diandra jadi berpikir keras tetang hal itu.


"Aku punya ide, gimana kita menggunakan bahan-bahan nya yang tidak terlalu mahal saja gimana."Usul Ajeng.


"Untuk pernak pernik nya bisa sih jeng,tapi untuk yang lain kita engga boleh menggunakan bahan yang tidak berkualitas."Ucap Pak Hardi.


"Iya juga sih."Ucap Ajeng.


"Kalau engga gini aja,kita rubah dulu sedikit demi sedikit,nanti kita pikirkan yang lain nya yang paling utama kita naik kan dulu para pengunjung biar bisa menginap di hotel kita yah."Ucap Diandra.


"Boleh juga sih kaya gitu."Ucap Pak Hardi.


"Kalau gitu aku akan mendisain dulu yah."Ucap Diandra.


"Iya nak."Ucap Pak Hardi.


Diandra meraih laptop nya sebenarnya diandra di bidang apa saja ia bisa namun emang cita-cita nya jadi dokter makanya dia masuk ke falkutas kedokteran,Tak lama kemudian bu Indri datang dengan membawa nampan yang berisi minuman.


"Nih minuman kalian sudah datang."Ucap Bu Indri.


"Kenapa hanya ada dua gelas saja?"Tanya Pak Hardi.


"Oh ternyata ada ayah kirian engga ada ayah, makanya mamah hanya menyiapkan dua gelas saja."Ucap Bu indri.


"Duh mamah ini gimana sih."Ucap Pak Hardi.


"Makasih yah tante sudah di berikan minum,bikin repot aja."Ucap Ajeng.


"Engga repot ko jeng,santai aja."Ucap Bu Indri.


"Tante ke belakang lagi yah jeng."Ucap Bu Indri.


Ajeng hanya mengangguk kan kepalanya saja, Diandra masih fokus dengan laptop nya hari pun sudah semakin sore ajeng masih ada di sana, Diandra mengcek jam di tangan nya tak terasa ia harus segera pulang ke rumah majikannya.


Diandra menutup laptop nya ia kerjakan nanti saja pas di rumah majikannya, Diandra melihat ke arah ajeng ia sedang fokus ke ponsel nya, Diandra memanggil mamah nya.


"Mamah."Panggil Diandra.


"Iyah sayang ada apa."Jawab Bu Indri.


"Mah diandra pamit dulu yah,ini sudah sore."Ucap Diandra.


"Kalian kan belum makan,makan dulu yah di sini."Ucap Bu Indri.


"Tapi mah aku sudah lama di sini, harusnya aku sudah kembali dari jam tiga ini sudah jam empat sore."Ucap Diandra.


"Yah padahal mamah sudah masak loh."Ucap Bu indri ia aga kecewa.

__ADS_1


"Maaf yah mah lain kali kita akan makan bersama."Ucap Diandra.


"Baik lah kalau begitu."Ucap Bu indri.


Bu indri harus mengerti dengan keadaan anak nya itu ia juga sangat senang dan bangga terhadap anak nya biar pun anak tunggal ia bisa melakukan apa-apa sendiri , Diandra mengajak ajeng untuk pulang.


"Ayo jeng kita pulang."Ajak Diandra.


"Sekarang."Ucap Ajeng.


"Tahun depan jeng,atuh iya sekarang."Ucap Diandra.


"Heheh kirain gitu."Ucap Ajeng sambil tertawa kecil.


Diandra hanya menggeleng kan kepalanya saja melihat tingkah ajeng,mereka berdua pun pamit kepada kedua orang tua Diandra.


"Mah ,ayah diandra pamit yah."Ucap Diandra.


"Iya sayang hati-hati di jalan."Ucap Bu indri.


"Jangan lupa jaga kesehatan juga."Ucap Ayah.


"Iyah yah."Ucap Diandra.


Diandra sudah berpamitan dengan kedua orang tua nya, sekarang giliran ajeng yang pamitan kepada kedua orang tua Diandra.


"Om ,tante ajeng pamit juga ya mau pulang."Ucap Ajeng.


"Iya nak ajeng,maaf yah sama tante engga di jamu dengan baik."Ucap Bu indri.


"Engga apa-apa Tante, kalau begitu saya pamit yah."Ucap Ajeng .


Kedua orang tua Diandra hanya tersenyum saja lalu mengantarkan dua orang itu kedepan, Diandra dan ajeng masuk ke dalam mobil dan meninggal kan kediaman rumah orang tua Diandra.


Di Tempat Lain.


Alex dengan kedua sahabat nya sedang berada di bar milik keluarga alex,di sana ia bisa minum sepuas nya justin dan lucas hanya mengikuti keinginan temannya itu.


"Ayo minum lagi lah,kalian berdua tuh pada kenapa diam saja."Ucap Alex.


"Yang penting ini udah minum."Ucap Justin.


Alex tidak menghiarukan lagi teman nya,hari ini lucas tidak mabuk berat karena di peringati oleh justin karena ia tidak mau mengurus dua orang sekaligus,lucas hanya bisa mendegus kesal ia malah joget -joget bersama cewek-cewek di sana.


.


.


.


.

__ADS_1


Happy Reading ☺️


Jangan lupa vote like and komen 🙏


__ADS_2