Anak Sultan Naksir Pembantu

Anak Sultan Naksir Pembantu
Episode 57


__ADS_3

Diandra langsung berdiri dan melepaskan tangan alex, begitu pun dengan alex ia berusaha menetral kan detak jantung nya karena dari tadi detak jantung nya tidak karuan.


Sementara semua orang ada di sana malah semakin terkejut dengan tingkah alex,Alex orang nya tidak begitu peduli di lingkungan sekitar namun kali ini ia malah menolong Diandra,Ajeng langsung mengahampiri sahabat nya itu.


"Elu engga apa-apa kan?"Tanya Ajeng.


"Engga apa-apa ko."Jawab Diandra.


"Oh ya lex makasih yah,udah mau nolongin saya."Ucap Diandra.


"Iya sama-sama,lain kali kalau jalan hati-hati."Ucap Alex.


"Ini bukan salah diandra tau,tapi ini ada yang mau ngerjain kita,tapi siapa yah yang bikin kaya ginian kaya bocah aja."Ucap Ajeng.


"Sudah jeng,Ayo kita masuk ke kelas."Ucap Diandra.


"Ini engga bisa di biarin tau diandra."Ucap Ajeng.


"Iya nanti kalau yang lain kena gimana?"Tanya Justin.


"Tuh bener apa yang di katakan oleh Justin."Ucap Ajeng.


"Biar gue yang urus yah,kalian tenang aja."Ucap Justin.


"Yasudah terserah kalian saja."Ucap Diandra.


Mereka pun masuk ke dalam,dari tadi alex hanya diam saja sampai Lucas pun jadi heran ada apa dengan nya,lucas tidak melihat kejadian tadi pas dia datang sudah ramai saja di sana.


Tak lama kemudian geng Veronica pun datang mereka menatap diandra dengan tatapan sinis sekali,Sang dosen pun datang untuk mengajar hari ini.


"Selamat siang semuanya."Ucap Sang Dosen.


"Siang pak."Ucap Semuanya.


"Hari ini kita akan memulai bahas materi nya,dan buka buku catatan kalian."Ucap Sang Dosen.


"Biak pak."Ucap Semua nya.


Kelas pun di mulai semua yang ada di dalam pun memperhatikan materi yang di sampaikan oleh sang dosen,para mahasiswa pun ada yang bertanya tentang materi yang mereka tidak paham.


Tak lama kemudian kelas pun sudah selesai sang dosen sudah keluar dari kelas tersebut,Namun berbeda dengan diandra ia buru-buru keluar karena hari ini dia ada bimbingan untuk mata kuliah satu nya lagi.

__ADS_1


"Diandra mau ke mana ?"Tanya Ajeng.


"Aku mau bimbingan jeng,hari ini aku ada jadwal makannya harus cepat-cepat."Jawab Diandra.


"Oh gitu, good luck yah."Ucap Ajeng.


Diandra pun mengangguk kan kepalanya dan tersenyum, Veronica dan geng nya sudah keluar dari tadi ia masih tidak marah kepada Diandra.Veronica sudah menunggu diandra lewat seperti biasa Veronica selalu di temani oleh kedua sahabatnya, Diandra pun berjalan terburu-buru.


"Heh jadi orang engga usah caper deh ."Ucap Veronica sambil menarik tangan diandra.


"Maksud kamu apa? aku engga caper ke siapa pun."Ucap Diandra.


"Alah engga usah so polos deh elu jadi orang,jangan mentang-mentang elu pinter ya jadi songong."Ucap Veronica.


"Terserah kamu mau ngomong apaan,bisa minggir engga saya mau lewat."Ucap Diandra.


"Gue engga bakalan ngizinin elu lewat,kalau elu harus menjauhi alexb kalau elu udah jauhin Alex baru elu bisa lewat."Ucap Veronica.


"Ya ampun cuman masalah alex doang,lagi pula kita hanya temanan saja engga lebih."Ucap Diandra.


"Temenan pun engga boleh pokoknya."Ucap Veronica.


"Terserah mu lah, Minggir gue mau lewat."Ucap Diandra.


"Tuh anak di kasih tau nya susah banget, Awas aja kalau masih deket -deket sama alex gue engga bakalan diam saja."Ucap Veronica.


"Betul tuh,kita harus kasih pelajaran."Ucap Gisel.


Veronica pun tersenyum dengan penuh arti ia mempunyai seribu cara untuk diandra biar tidak betah dari situ dan juga menjauhi alex, Sementara Diandra terburu karena ia harus mengejar mata kuliah nya satu lagi.


"Gara-gara Veronica nih,gue jadi telat kan."Ucap Diandra ia menggerutu sendiri.


Diandra pun ikut gabung dengan mahasiswa yang lain nya ia pun mengerjakan apa yang di berikan oleh sang dosen, Sementara Veronica sedang mencari asal usul diandra ia juga mencari dokumen itu di kampus nya.


Veronica dan kedua sahabat nya itu sedang berjalan menuju ke bagian di mana para dokumen pribadi mahasiswa dan mahasiswi ada di sana, Mereka berjalan mengendap-endap seperti maling saja.


"Kita mau ngapain sih ke sini?"Tanya Calara.


"Udah diam aja sih, engga usah banyak cingcong."Ucap Veronica.


"Apa engga bahaya kita ke sini?"Tanya gisel.

__ADS_1


"Udah tenang aja,ayo kita masuk dan temukan data diri diandra."Ucap Veronica.


Kedua sahabat nya hanya mengangguk kan kepalanya saja toh Veronica emang lumayan berkuasa juga di kampus itu seperti alex, Mereka bertiga pun masuk ke dalam dan mulai mencari.


Veronica mencari satu persatu dokumen tersebut namun ia tidak mendapatkan juga, begitu pun dengan Calara dan gisel mereka juga sedang mencari,Calara mendapatkan dokumen pribadi milik Diandra.


"Yey akhirnya ketemu juga."Pekik calara dengan senang.


Kedua mata sahabat nya langsung membelak karena calara berbicara begitu lantang sekali,mereka juga takut ketauan apa lagi ini mencari data pribadi mahasiswa,Gisel langsung membengkam mulut calara.


"Engga usah teriak juga."Ucap Gisel.


"Sorry."Ucap Calara.


"Dapat apa kamu?"Tanya Veronica.


"Udah dapat dong data diri nya Diandra."Ucap Calara.


Veronica langsung mengambil map tersebut ia pun membaca biodata nya, Veronica pun tersenyum karena mendapat beberapa informasi dari map tersebut,ia membaca juga kalau diandra ternyata dapat beasiswa dari kampus itu.


"Gue punya ide biar tuh anak bisa keluar dari kampus ini."Ucap Veronica.


"Dengan cara apa?"Tanya Gisel.


"Kalian berdua pasti akan tau ko,ayo kita cabut dari sini."Ucap Veronica.


Kedua sahabat nya itu hanya bisa mengangguk kan kepalanya saja dan mengikuti apa yang di katakan oleh veronica, Mereka bertiga pun keluar dengan cara mengedap-edap juga.


...****************...


Sementara di lain tempat alex malah melamun ia rasa nya ingin sekali melupakan kejadian tadi,Lucas memperhatikan alex dari tadi ia tidak seperti biasanya,lucas menyenggol lengan Justin.


"Sssttt."


"Apa sih elu dari tadi sat sut Mulu."Ucap Justin.


"Temen elu kenapa tuh,dari tadi bengong mulu?"Tanya Lucas.


"Mana gue tau,ya elu tanya aja kali."Ucap Justin.


"Dari tadi dia bengong mulu,gue udah berusaha nanya tapi diam saja."Ucap Lucas.

__ADS_1


Justin pun beranjak dari duduknya dan menghampiri alex yang dari tadi hanya diam saja,Lucas pun mengikuti Justin di belakang nya ia juga ingin tahu apa penyebab alex seperti itu ia tidak seperti biasanya.


__ADS_2