Anak Sultan Naksir Pembantu

Anak Sultan Naksir Pembantu
Episode 29


__ADS_3

Diandra berjalan ke arah dapur ia akan membawa air minum ke dalam kamar nya,Alex masih sibuk dengan televisi nya entah ia melihat apa di sana , karena tidak bisa tidur jadi ia memutuskan untuk menonton televisi saja.


Tiba-tiba tenggorokan alex pun kering ia ingin sekali minum,ia ingin mengambil air minum tapi ia ogaj untuk mengambil nya kebetulan ada suara di dapur juga.


"Siapa yang berada di dapur."Ucap Alex.


"Saya tuan."Ucap Diandra.


"Ambil kan saya minum,saya haus."Ucap Alex.


"Baik tuan."Ucap Diandra.


Diandra mengambil air putih untuk sang majikan nya itu,ia juga membawa air minum nya sendiri, Diandra berjalan ke arah alex.


"Ini tuan minum nya."Ucap Diandra.


"Taro saja di situ."Ucap Alex.


"Iya tuan."Ucap Diandra.


Diandra pun menaruh gelas di meja tersebut lalu ia pun kembali ke belakang untuk menaruh nampan,diandra kembali lagi ke kamarnya sambil membawa air minum yang ia bawa tadi.


Alex belum sadar kalau itu pembantu baru di rumah nya ia hanya memanggil sesuka nya saja,Alex juga tidak perduli mau yang kerja yang baru atau yang lama yang penting saat di butuhkan selalu ada.


...


Di pagi yang cerah ini semua yang berada di rumah sudah pada sibuk dengan perkejaan nya masing-masing,apa lagi dengan astiten rumah tangga di rumah keluarga Smith itu.


Semua karyawan berbondong -bondong menyiapkan sarapan untuk tuan nya itu, sedang kan yang lain ada juga yang sedang membersihkan ruangan yang lain nya,kali ini diandra yang kebagian menyiapkan makan di meja dan menatanya.


"Ke mana bi Tuti?"Tanya Bu Yunita ke Diandra.


"Bi Tuti sedang berada di belakang nyonya,ia menyuruh saya untuk menyiapkan ini."Jawab Diandra.


"Oh begitu."Ucap Bu Yunita.


Diandra tidak menyaut lagi mereka juga tidak berbicara lagi,tak lama kemudian pak smith baru saja keluar dari kamar nya ia pun menuju ke arah meja makan.


"Pagi mih."Ucap Pak Smith ke istri.


"Pagi juga daddy."Ucap Bu Yunita.


"Ke mana alex ko belum ada di meja makan?"Tanya Pak smit ia menayakan anak semata wayangnya itu.


"Mungkin masih di kamar nya daddy."Jawab Bu Yunita.


"Itu anak kebiasaan sekali, bangunin lah mih."Ucap Pak Smith.


"Iya bentari,mamih nyuruh orang dulu."Ucap Bu Yunita.


Diandra masih di sana ia masih menuang susu ke dalam gelas,tadi nya bu yunita akan memanggil bi tuti namun ia akan menyuruh pembantu itu saja.

__ADS_1


"Oh ya nama kamu siapa?"Tanya Bu Yunita ke Diandra.


"Saya dian Nyonya."Jawab Diandra.


"Oh ya dian tolong bangunin anak saya yah di kamar nya,suruh sarapan."Ucap Bu Yunita.


"Baik nyonya."Ucap Diandra.


Diandra pun menghentikan pekerjaan ia pun langsung pergi untuk ke kamar anak sang majikan nya,pak smith yang melihat diandra aga aneh karena ia baru melihat nya.


"Astiten baru mih?"Tanya Pak Smith.


"Iya daddy."Jawab Bu Yunita.


"Kaya nya itu anak seumuran sama alex ya mih."Ucap Pak Smith.


"Iya daddy,kasian tau seharusnya seumuran dia tuh kuliah tapi dia malah kerja."Ucap Bu Yunita.


"Iya memang seumuran segitu,tapi kan kita engga tau mih ekonomi keluarga nya."Ucap Pak Smith.


"Iya makanya mamih terima juga kerja di sini,karena kasian dia juga harus merawat kedua orang tua nya,dia setiap jam makan siang sampai sore ia harus merawat kedua orang tua nya yang sedang sakit."Ucap Bu Yunita.


"Anak yang berbakti,salut sih daddy sama itu anak."Ucap Pak Smith.


"Iya daddy,mamih aja sempat kagum sama dia loh di umur segitu udah perkerjaan keras makanya mamih engga mau pecat dia kasian."Ucap Bu Yunita.


"Iya mih jangan itung-itung kita bantuin saja."Ucap Pak Smith.


Mereka memutuskan sarapan saja karena kalau menunggu alex pasti lama apa lagi perkerjaan nya sangat banyak,bu yunita melayani suaminya terlebih dahulu.


Diandra baru saja menaiki anak tangga ia pun berjalan ke arah kamar sang majikan,ia mengetuk pintu kamar sang tuan muda nya itu.


Tok!Tok! Tok.Suara ketukan pintu.


Namun sang punya kamar tidak juga membuka nya, membuat diandra kesal saja ia mengetuk pintu sudah beberapa kali namun tidak juga di buka,dan pada akhirnya diandra membuka pintu nya untung saja pintu nya tidak di kunci jadi diandra bisa membuka nya.


"Yaelah kirain di kunci ternyata tidak,dari tadi saja saya masuk engga usah ketuk-ketuk pintu segala."Ucap Diandra.


Diandra pun masuk ke dalam dan berjalan ke arah di mana sang tuan muda sedang tidur, diandra mulai mendekati sang tuan muda nya itu ia mulai menggoyahkan tubuh tuan muda nya.


"Tuan muda ayo bangun ini sudah pagi."Ucap Diandra sambil menggoyahkan tubuh tuan muda nya itu .


Tidak ada respon sama sekali dari sang punya badan percuma juga diandra membangun kan orang seperti dia dengan cara lembut pasti tidak akan bangun juga,diandra mempunyai ide untuk membangun kan tuan muda nya yang kebo itu.


"Nah itu ada air gue siram aja dikit pakai air,nanti dia bangun kan."Ucap Diandra.


"Bentar kalau dia marah sama gue gimana,tapi kalau engga di bangunin dengan cara itu dia engga bakalan bangun."Ucap Diandra ia berbicara sendiri.


"Yaudah bangunin dengan cara itu saja lah."Ucap Diandra.


Diandra mengambil air yang berada di meja dekat dengan tempat tidur alex,ia meraih gelas itu lalu mencelupkan tangan nya kedalam gelas lalu menciprat kan ke wajah tuan muda nya itu.

__ADS_1


"Hujan."Guam Alex karena merasa basah di wajah nya.


Namun setelah berguam seperti itu ia malah melanjutkan tidur nya lagi, diandra pun menciprat kan nya lebih banyak biar dia bangun dan akhirnya alex pun bangun karena air menimpah wajah nya sangat banyak.


"Air dari mana ini."Ucap Alex lalu ia bangun.


Diandra dengan cepat menaruh gelas nya ia tidak mau kena omel dari tuan muda nya itu, Diandra masih diam seperti patung.


"Siapa kamu ko berada di kamar saya."Ucap Alex karena baru melihat Diandra.


"Saya astiten baru di sini tuan."Ucap Diandra.


"Ngapain kamu berada di kamar saya."Ucap Alex.


"Saya di suruh Nyonya untuk membangun kan tuan muda."Ucap Diandra.


"Oh jangan -jangan kamu yah yang mengguyur saya dengan air."Ucap Alex karena wajah nya basah.


"Tidak tuan saya tidak melakukan hal itu."Ucap Diandra ia berbohong.


"Kau berani nya berbohong kepada saya,awas saja kamu hari ini kamu akan di pecat."Ucap Alex.


"Maaf tuan saya terpaksa melakukan hal itu."Ucap Diandra.


"Apa kamu bilang terpaksa,kamu sudah mengganggu tidur saya."Ucap Alex.


"Ya habis nya tuan susah di bangunin nya,ya saya pake cara itu saja."Ucap Diandra.


"Kamu ini saya berbicara kenapa ngelawan terus."Ucap Alex.


"Saya bukan ngelawan tuan,hanya menjawab pertanyaan tuan saja."Ucap Diandra.


"Keluar dari kamar saya!"Ucap Alex .


"Baik tuan saya permisi,dan tuan sudah di tunggu oleh tuan besar di bawah."Ucap Diandra.


"Keluar dari kamari saya!"Ucap Alex.


Diandra langsung buru-buru keluar dari kamar tuan muda nya itu karena ia juga takut untuk di pecat,alex kesal karena baru kali ini ia di perlukan seperti itu.


.


.


.


.


Happy Reading ☺️


Jangan lupa vote like and komen 🙏

__ADS_1


__ADS_2