Anak Sultan Naksir Pembantu

Anak Sultan Naksir Pembantu
Episode 75


__ADS_3

Alex pun masuk ke dalam kamar mandi ia melihat diandra sedang mengisi air di bathup,Alex pun memeluk diandra dari belakang dan itu membuat diandra kaget.


"Kamu ngapain di sini?"Tanya Diandra.


"Ya mau mandi lah."Jawab Alex.


"Belum selesai mengisi air nya tunggu aja di luar dulu."Ucap Diandra.


"Aku nunggu di sini aja."Ucap Alex.


"Yang ada kerjaan aku nanti nya engga beres-beres,lepasin tangan kamu."Ucap Diandra sambil melepas tangan Alex.


"Ishh pelit banget sih cuman peluk doang juga."Ucap Alex.


"Sudah tuh air nya sudah siap,aku keluar dulu."Ucap Diandra.


Diandra pun akan keluar dari kamar mandi namun alex malah menarik nya dan ia pun mencium pipi Diandra,sontak diandra terkejut atas perilaku alex kepada nya.


Setelah adegan tersebut diandra langsung buru-buru keluar dari kamar mandi,ia pun langsung keluar dari kamar alex karena ia begitu terkejut, Diandra turun dari lantai atas ke bawah dengan tergesa-gesa.


"Diandra kamu kenapa?"Tanya Gita.


"Oh aku engga kenapa -kenapa ko."Jawab Diandra.


"Yang benar engga kenapa-kenapa,Ko pipi kamu merah begitu?"Tanya Gita .


"Iya benar engga apa-apa."Jawab Diandra.


"Kamu lihat apa di kamar tuan muda,pasti kamu lihat tubuh atletisnya yah?"Tanya Gita.


"Ngaco kamu git,udah ah kerja lagi nanti di omelin loh ."Ucap Diandra ia pun menghindar dari Gita.


"Yey elu mah gitu banget sama gue."Ucap Gita.


"Udah ah lanjut kerja."Ucap Diandra.


Diandra meninggalkan gita ia pergi ke belakang sebenar nya jatung nya sudah tidak aman dari tadi, Diandra menghelas nafas nya dari tadi.


"Gue engga mimpi kan tadi alex begitu sama gue."Ucap Diandra.


"Baru kali ini gue di cium sama cowok."Ucap Diandra.


Diandra terus mengusap pipi nya ia masih tidak nyangka, Namun tiba-tiba lia melihat kelakuan aneh diandra ia kenapa terus mengusap-usap pipinya.


...****************...


Sementara alex di kamar mandi malah tersenyum puas akhirnya ia bisa mencium diandra biar pun baru pipi nya saja,Alex pun melanjutkan mandi nya lagi.


Makan malam keluarga Smith pun sudah tiba,pak smith,ibu yunita dan alex juga sudah ada di sana hidangan untuk makan malam pun sudah tersedia dengan banyak.


"Gimana lex hari pertama belajar nya?"Tanya Pak Smith.


"Lumayan daddy."Jawab Alex.

__ADS_1


"Pokok nya kamu harus belajar terus biar bisa mengembangkan perusahaan Daddy."Ucap Pak Smith.


"Iya daddy,tapi alex engga bisa stay bay di kantor terus kan harus kuliah."Ucap Alex.


"Iyah daddy tau ko."Ucap Pak Smith.


"Nanti aja ngobrol nya, makan dulu."Ucap Bu Yunita.


Mereka pun menghabiskan makanan mereka, setelah selesai makan seperti biasa alex langsung ke kamar nya ia juga harus memeriksa buku nya apakah ada tugas atau tidak.


Di kesunyian malam diandra sedang menelpon kedua orang nya ia sedang menanyakan soal perkembangan restoran nya, sementara alex ia belum bisa tidur malam ini.


"Hallo mah."Ucap Diandra ke mamah nya.


"Hallo nak ada apa kamu telepon jam segini?"Tanya Bu indri.


"Maaf mah mengganggu waktu istirahat mamah."Ucap Diandra.


"Engga ko sayang,cuman mamah khawatir aja kamu telepon jam segini takut nya kamu kenapa-kenapa."Ucap Bu Indri.


"Diandra cuman mau tanya kabar mamah dan ayah aja."Ucap Diandra.


"Kita baik-baik aja ko diandra ,kamu kapan pulang?"Tanya Bu Indri.


"Kurang tau mah, emang nya kenapa mah?"Tanya Diandra.


"Kami sudah rindu sama kamu."Ucap Bu indri.


"Siapa mah yang telepon?"Tanya Pak Hardi. kebetulan belum tidur juga.


"Ayah ingin berbicara sama Diandra."Ucap Pak Hardi.


Bu indri pun memberi kan ponsel nya kepada suaminya,pak hardi pun menerima ponsel tersebut dan berbicara dengan sang anak.


"Diandra kamu kapan pulang nak?"Tanya Pak Hardi.


"Kurang tau yah."Jawab Diandra.


"Kamu pulang saja jangan kerja terus di situ,kamu fokus lagi aja sama kuliah kamu."Ucap Pak Hardi.


"Diandra masih betah di sini yah,lagi pula kan lumayan gajihan buat tambah-tambah biaya kuliah."Ucap Diandra.


"Restoran kita pendapatan nya sudah lumayan ko,jadi kamu engga usah kerja lagi."Ucap Pak Hardi.


"Syukurlah kalau pendapat nya sudah membaik,uang nya di tabung aja yah buat ayah berobat nanti."Ucap Diandra.


"Tapi nak..."Ucap Pak Hardi.


"Sudah ayah engga usah mikirin aku okeh yang penting ayah bisa berobat."Ucap Diandra.


"Baik lah kalau itu mau kamu."Ucap Pak Hardi.


"Iyah ayah,oh ya udah dulu yah ayah aku mau istirahat dulu,ayah juga istirahat yang banyak biar badan nya vit."Ucap Diandra.

__ADS_1


"Iya nak,kamu juga jaga kesehatan."Ucap Pak Hardi.


"Iyah ayah,kalau gitu udah dulu yah."Ucap Diandra.


"Iyah nak."Ucap Pak Hardi.


Diandra menutup telepon nya ia pun menatap langit-langit yang begitu indah dan kebetulan malam ini banyak bintang sekali, Sementara alex melihat dari atas balkon ke bawah ia melihat Diandra sedang menatap langit -langit.


Alex pun turun ke bawah ia ingin memandang langit-langit yang sama dengan diandra,tak lama kemudian ia sudah di bawah dan ia langsung duduk di sebelah diandra.


"Astaga bikin kaget aja."Ucap Diandra pas melihat ke sini kanan nya ada alex.


"Ngapain kamu malam-malam di sini,bukan nya tidur."Ucap Alex.


"Hanya ingin menghirup udara malam saja."Ucap Diandra.


"Tadi engga baik juga menghirup udara malam."Ucap Alex.


"Heummm,wahhh indah sekali bintang nya."Ucap Diandra ia melihat bintang begitu indah.


"Sangat indah."Ucap Alex.


Mereka berdua memandangi bintang bersama,malam ini memang banyak sekali bintang yang menghisai di atas sana, setelah mereka puas memandangi bintang diandra pun beranjak dari duduknya.


"Mau ke mana?"Tanya Alex.


"Mau masuk lah."Jawab Diandra.


"Bentar dulu,aku belum puas memandangi bintang nya."Ucap Alex.


"Tapi....."Ucap Diandra.


"Lihat deh di sebelah sana bintang nya begitu bersinar."Ucap Alex sambil menujuk ke arah bintang yang memang sangat bersinar sekali di banding yang lain.


Diandra pun melihat ke arah yang di tujuk oleh alex tadi,ia pun tersenyum melihat bintang tersebut karena di antara bintang yang lain hanya dia lah yang bersinar.


Mereka memandang bintang tersebut bersamaan,namun alex malah tertuju ke diandra ia tidak melihat ke arah bintang lagi.


"Menurut mu bintang itu bagaimana?"Tanya Alex.


"Menurut ku bintang itu memberikan cahaya terhadap bintang -bintang yang lain nya,dan ia juga yang paling menarik di antara yang lain nya."Ucap Diandra.


"Iya seperti aku melihat mu,kamu seperti bintang tersebut yang selalu bersinar."Ucap Alex.


Diandra pun melihat ke arah alex dan mereka berdua saling adu pandangan,alex menatap mata indah milik diandra begitu pun diandra ia melihat bola mata indah milik alex mereka pun saling pandangan.


.


.


.


.

__ADS_1


Happy Reading ☺️


Jangan lupa vote like and komen 🙏


__ADS_2