
Sorot mata Alex makin tajam ia melihat ke arah diandra di mana mereka begitu akrab sekali dengan teman satu kelompok nya itu, Sementara Veronica terus saja memperhatikan alex ke mana arah mata alex tertuju.
Alex mengepal kan tangan nya ia ingin sekali menghampiri mereka berdua,namun ia tidak bisa melakukan apapun, sementara Veronica akan memberikan perhitungan kepada diandra karena ia mencuri milik nya.
"Kalian berdua pada ngerti engga?"Tanya Justin.
Namun keduanya bergeming saja tidak menyahut apa yang di katakan oleh Justin, Justin pun mengebrak meja nya.
Brukkk.
"Apa-apaan sih elu Justin."Ucap Veronica ia terkejut dengan gebrakan meja dari Justin.
"Kalian berdua yang apa-apaan,bukan perhatian apa yang gue katakan malah bengong aja."Ucap Justin.
"Ya maaf coba ulangi lagi."Ucap Veronica.
"Lex jangan bengong mulu napa fokus sama tugas nya."Ucap Justin.
"Iyah bawel."Ucap Alex.
Justin pun menjelaskan lagi tentang soal tadi, semua nya pun jadi serius biar pun alex terus curi-curi pandang,tak lama kemudian kerja kelompok pun sudah selesai mereka kembali ke kelas.
Diandra berjalan dengan ajeng dan teman cowok nya itu,ya cowok itu malah jadi dekat dengan kedua orang tersebut, Alex terus saja melihat ke arah mereka bertiga.
"Awas aja ya elu culun."Batin Alex.
Teman cowok diandra itu bernama Faisal ia seorang pria yang bertubuh tinggi namun ia selalu saja memakai kecamatan dan itu lah yang membuat dia culun,Faisal merasa ada yang melihat ke arah nya terus.
"Ko tiba -tiba aku merasa engga enak yah."Ucap Faisal.
"Kenapa kamu sal?"Tanya Ajeng.
"Aku ngerasa ada yang memperhatikan kita terus dari tadi loh."Jawan Faisal.
"Masa sih ,biasa aja juga."Ucap Diandra.
"Iya gue juga ngerasa biasa aja."Ucap Ajeng.
"Mungkin aku hanya halusinasi aja."Ucap Faisal.
"Udah ayo kita masuk ke dalam kelas."Ajak Diandra.
"Kalian duluan aja deh,aku mau ke kamar mandi dulu."Ucap Faisal.
"Yaudah kalau begitu."Ucap Diandra.
Mereka pun berpisah dan itu kesempatan buat alex untuk menegur si Faisal culun itu,Faisal pun masuk ke dalam kamar mandi ia ingin buang air kecil.
Sementara alex memisahkan diri dari teman -teman ia akan pergi ke kamar mandi,namun lucas langsung bertanya kepada alex ia akan ke mana.
__ADS_1
"Mau ke mana Lex?"Tanya Lucas.
"Ke toilet."Jawab Alex.
Alex pun berjalan tergesa-gesa sampai lucas hanya menggeleng kan kepalanya saja,Alex sudah di kamar mandi ia menunggu si culun itu keluar.
Faisal keluar dari kamar mandi ia pun berjalan ke arah pintu,namun kerah baju di belakang nya itu di tarik oleh alex.
"Eh ini siapa sih maen tarik-tarik baju aja."Ucap Faisal.
"Eh elu culun jangan pernah dekat-dekat dengan diandra."Ucap Alex.
"Eh alex,kenapa aku engga boleh dekat dengan diandra,kan dia berteman dengan siapa aja."Ucap Faisal.
"Elu ngelawan sama gue,kalau elu masih mau kuliah di sini jangan dekat-dekat dengan diandra,kalau elu ketahuan deket sama diandra bukan hanya elu yang keluar dari kampus ini tapi elu juga bakalan babakbelur."Ucap Alex.
"Iya ngerti lex."Ucap Faisal ia tidak mau mendapatkan masalah dengan alex.
"Bagus kalau gitu."Ucap Alex.
Alex keluar dari toilet duluan, sementara Faisal hanya menghelas kan nafasnya dengan kasar,baru kali ini ia melihat alex seperti itu biasa cuman bersikap arogan saja.
Namun Faisal aga heran ada hubungan apa diandra dengan alex itu,tapi karena engga mau ikut campur mending dia menyelamatkan diri saja.
............
Sementara di dalam kelas mereka pada ricuh dengan tugas mereka,Faisal baru saja masuk ke dalam kelas ia sudah di tatap tajam oleh alex.
"Sal ini bisa kamu perbaiki engga soal nya ini ada yang salah."Ucap Diandra ia mendekat ke Faisal.
"Boleh diandra,di mana yang salah nya biar aku perbaiki."Ucap Faisal.
"Yang ini."Ucap Diandra sambil menujuk.
Namun Faisal kurang paham juga apa yang di maksud dengan diandra,dan diandra pun terpaksa duduk di sebelah Faisal dan begitu lenget sekali.
Diandra mengarahkan kursor laptop milik faisal ia pun mengerjakan nya, Kebetulan Faisal menengok ke arah alex dan benar saja alex mengancam nya dan itu membuat Faisal jadi gemetar.
"Kaya gini sal kamu bisa kan?"Tanya Diandra.
"bi....bisa Diandra."Jawab Faisal dengan gemetar.
"Kamu kenapa sal?"Tanya Diandra sambil menepuk pundak Faisal.
"Engga kenapa-kenapa ,aku sudah ngerti ko diandra kamu boleh kembali lagi ke meja kamu."Ucap Faisal.
"Baiklah."Ucap Daindra.
Diandra merasa aneh dengan tingkah faisal perasaan tadi dia biasa aja kenapa dia seperti itu, diandra pun jadi kepikiran dengan faisal,Ajeng melirik ke arah diandra ia seperti kebingungan gitu.
__ADS_1
"Kenapa kamu?"Tanya Ajeng.
"Gue merasa aneh deh dengan faisal,tadi dia dekat dengan ku engga begitu gugup kenapa dia jadi gugup pas gue duduk bareng dengan nya."Jawab Diandra.
"Mungkin dia suka kali sama elu makanya kaya gitu."Ucap Ajeng.
"Ngarang elu."Ucap Diandra.
Tak lama kemudian sang dosen masuk dan sekarang yang masuk beda dosen lagi, Sekarang ada materi tentang akuntansi mereka pun memperhatikan apa yang di sampaikan oleh sang dosen.
Tak terasa waktu pun begitu cepat,kedua mata kuliah mereka sudah selesai dan waktu nya pulang, diandra membereskan buku nya dan memasukkan ke tas nya.
"Diandra habis ini mau langsung pulang apa mau gimana dulu?"Tanya Ajeng.
"Langsung pulang deh, soalnya takut ada kerjaan yang numpuk."Jawab Diandra.
"Yah gimana sih kita kaya dulu lagi gue kangen tau ."Ucap Ajeng.
"Nanti juga kita bisa jalan-jalan okeh."Ucap Diandra.
"Iyah dah."Ucap Ajeng.
"Ayo kita pulang."Ucap Diandra.
Faisal sedang membereskan buku nya setelah itu ia pun berdiri dan akan keluar dari kelas, Diandra memanggil nya biar bareng -bareng keluar dari kelas nya bersama ajeng dan dirinya.
"Faisal tunggu."Ucap Diandra.
"Ada apa diandra?"Tanya Faisal.
"Bareng yuk ke depan gerbang nya."Ajak Diandra.
"Duluan aja diandra,aku mau ke perpustakaan dulu mau pinjam buku."Ucap Faisal ia beralasan.
"Yah padahal ingin bareng, ternyata kamu nya mau ke perpustakaan."Ucap Daindra.
"Yaudah kalau gitu aku ke perpustakaan dulu yah,dahhh."Ucap Faisal.
Faisal buru-buru pergi ia takut kepada alex dari tadi ia sudah di pelototin oleh alex, Veronica malah menatap curiga ke arah kedua nya,apa lagi melihat respon Faisal seperti itu terhadap alex itu membuat dia semakin penasaran.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Happy Reading☺️
Jangan lupa vote like and komen 🙏