Anak Sultan Naksir Pembantu

Anak Sultan Naksir Pembantu
Episode 54


__ADS_3

Seperti biasa diandra pergi ke kampus ia hanya sendirian saja karena ajeng belum datang,ya Ajeng kalau datang ke kampus suka mepet waktu nya sedangkan diandra ia selalu saja duluan.


Veronica kali ini ia datang lebih awal dari biasanya ia sudah menyiapkan rencana untuk diandra, Veronica sudah menyiapkan satu ember air comberan untuk memberi peringatan ke diandra.


"Sudah beres kan?"Tanya Veronica kedua sahabat nya.


"Beres ."Jawab keduanya dengan kompak.


Persipan pun sudah sertus persen sebuah ember sudah berada di atas dan diberikan tali juga biar Veronica menarik tali tersebut dan emeber itu pun jatuh ke bawah, Diandra sedang berjalan menuju ke kelas nya , Veronica dan kedua sahabatnya sudah menunggu ke datangan Diandra dan yang di tunggu-tunggu pun datang.


Diandra akan masuk ke dalam kelas Veronica sudah bersiap-siap akan menarik tali tersebut,Namun sial nya rencana Veronica gagal karena diandra tidak jadi masuk ke dalam.


"Diandra."Panggil Justin.


Diandra pun menoleh karena namanya di panggil dan Veronica sudah terlanjur menarik tali tersebut,Ember tersebut pun jatuh ke bawah berserta air nya , Diandra pun terkejut bukan main.


Veronica yang melihat itu pun jadi kesal sendiri karena rencana nya gagal, Justin menghampiri diandra yang masih terdiam.


"Untung saja kamu tidak masuk ke dalam."Ucap Justin.


"Siapa yang melakukan ini?"Tanya Diandra.


"Siapa lagi kalau bukan ulah Veronica dan geng nya."Jawab Justin.


"Memangnya aku punya salah apa sama dia ko seperti itu ke saya."Ucap Diandra.


"Sudahlah jangan di bikin pusing,kita cabut aja dulu dari sini nanti ketauan sama ketua kebersihan."Ucap Justin.


Justin menarik tangan diandra untuk menjauh dari kelas nya ,Alex yang baru datang pun melihat Justin yang sedang menarik tangan diandra,hati alex menjadi tidak karuan saat diandra di pegang tangan nya oleh laki-laki lain.


Ketua kebersihan pun datang dan memeriksa kelas tersebut,Karena Veronica masih bergeming di sana alhasil Veronica harus membersihkan kekacauan ini.


"Siapa yang membuat ulah seperti ini?"Tanya ketua kebersihan.


"Itu pak , Veronica tadi sengaja bikin seperti ini."Ucap salah satu teman sekelas.


"Kamu ini apa-apaan Veronica,ini tuh tempat untuk mencari ilmu bukan untuk main-main."Ucap Ketua kebersihan.


"Maaf pak ini bukan salah saya ko,ini kesalahan Diandra."Ucap Veronica.


"Kamu menyalakan orang lain jelas -jelas kamu yang ada di sini."Ucap Ketua kebersihan.


"Saya engga mau tau ini semua kalian bersih kan,dan hilangkan bau yang tidak enak ini."Ucap Ketua kebersihan itu.


Ketua kebersihan itu pun pergi dari sana,Hari ini Veronica sial sekali seharusnya yang mendapatkan hukuman ini adalah diandra eh malah dia sendiri yang kena batu nya.


Ajeng baru saja akan masuk ke dalam namun ia melihat Veronica dan kedua temannya sedang mengepel lantai,Bau tidak sedap nya pun masih ada.


"Eh itu kenapa si Veronica ko bisa ngepel kelas begini?"Tanya Ajeng ke teman sekelas nya.

__ADS_1


"Oh itu, akibat ulah nya sendiri jadi gitu deh."Ucap Teman sekelas Ajeng.


"Maksud nya."Ucap Ajeng.


"Iya itu tadi si Veronica merencanakan sesuatu untuk Diandra eh yang kena dia sendiri."Ucap Teman sekelas ajeng karena dia juga tidak suka dengan veronica.


"Syukuri kalau begitu,lagian ngapain juga dia seperti itu."Ucap Ajeng.


"Biasa paling juga dia iri sama diandra."Ucap Teman sekelas ajeng.


"Eh ngomong-ngomong ke mana si diandra nya?"Tanya Ajeng.


"Tadi sih gue lihat sama Justin,tapi engga tau ke mana."Ucap Teman sekelas Ajeng.


"Oh gitu."Ucap Ajeng.


Ajeng tidak perlu khawatir lagi dengan diandra apa lagi ada Justin pasti dia akan melindungi diandra,Di tempat lain Justin sedang mengobrol dengan diandra mereka juga membahas perihal yang seru juga.


"Khmm kaya nya ada yang lagi seru nih."Ucap Alex tiba-tiba datang.


"Hay lex."Ucap Justin.


Sementara diandra malah melihat alex dengan malas karena dia masih kesal dengan perilaku alex kalau di rumah nya,Alex hanya tersenyum saja ke Justin.


"Oh ya Justin makasih yah tadi sudah nolongin aku dan makasih juga terlaktrian nya."Ucap Diandra.


"Iya sama-sama Diandra."Ucap Justin.


Diandra pun berdiri dari tempat duduk nya dan meninggal kan kedua orang itu,Alex hanya melihat diandra dengan tatap malas kenapa dia seperti itu ke alex,alex hanya bisa bengong saja .


"Kenapa lo?"Tanya Justin.


"Dasar cewek aneh,di rumah saja dia baik kenapa di sini seakan -akan gue engga ada di hadapannya."Ucap Alex.


"Ya kan di rumah sama di kampus beda kali lex.",Ucap Justin.


"Eh tadi emang nya elu nolongin apaan ke diandra?"Tanya Alex.


"Mau tau aja apa mau tau banget."Jawab Justin.


"Sialan elu,gue nanya bener -bener nih."Ucap Alex.


"Biasa lah pacar elu tuh bikin ulah."Ucap Justin.


"Gue engga punya pacar ya."Ucap Alex.


"Maksud gue yang selalu ngejar-ngejar elu terus tuh."Ucap Justin.


"Si Veronica,dia berbuat apa emang nya?"Tanya Alex.

__ADS_1


"Ya gue engga tau ya motif dia apaan ke diandra, yang gue lihat sih tadi kayanya Veronica mau bikin diandra malu saja."Ucap Justin.


"Yaelah tuh anak emang engga ada berubah nya dari dulu."Ucap Alex.


"Udah lah engga usah di fikirin,Ayo kita ke kelas."Ucap Justin.


Setelah mengobrol mereka berdua pun meninggal kan cafe di kampus nya,Cafe yang ada di kampus itu emang di didirikan untuk semua mahasiswa di sana biar bisa ngopi atau pun ngongrong di sana untuk menghilang penat .


Diandra pun masuk ke dalam ia di tatap oleh Veronica dengan tatapan penuh kebencian, Diandra orang nya tidak ambil pusing ia pun masuk ke dalam dan duduk di sebelah Ajeng.


"Dari mana aja elu?"Tanya Ajeng .


"Biasa tadi habis ngobrol dengan justin."Jawab Diandra.


"Eluh engga apa-apa kan?"Tanya Ajeng.


"Engga apa-apa ko."Ucap Diandra.


Ajeng masih saja ngobrol dengan Diandra Tampa di sadari alex dan geng nya masuk ke dalam kelas nya, Seperti biasa Veronica pasti akan menghampiri alex.


"Hay Hany buny sweet aku."Ucap Veronica ia langsung merangkul tangan alex.


"Ishhh apaan sih elu."Ucap Alex langsung mengibas kan tangan nya.


"Sayang kamu ini kenapa sih."Ucap Veronica.


"Sayang-sayang mata mu peyang."Ucap Alex dengan kesal.


Semua yang ada di kelas tertawa saat alex berbicara tersebut,Ya Veronica selalu saja begitu padahal alex sudah terang-terangan menolak nya namun tetap saja ia selalu dekat -dekat dengan alex.


Veronica tetap saja menempel seperti perangko,Alex pun risi dengan tingkah Veronica dari jaman sekolah sampai kuliah Veronica terus saja mengikuti alex kaya nya kalau alex ke jurang pun ia ikut ke jurang juga.


"Minggir dari hadapan gue."Ucap Alex.


"Kenapa sih beb,kita kan udah lama engga ketemu."Ucap Veronica.


"Elu tuh bau tau engga sih,Abis dari mana sih elu bau banget."Ucap Alex.


Veronica langsung mencium baju nya dan melepas kan rangkulannya dari alex dan akhir nya alex pun terbebas dari Veronica, Veronica langsung mencium baju nya dan benar saja ternyata baju nya bau mungkin tadi terkena air comberan yang ia ambil dan mengenai baju nya.


.


.


.


.


**Happy Reading 😊

__ADS_1


Jangan lupa vote like and komen 🙏**


__ADS_2