
Lucas masih bersama dengan cewek-cewek yang berada di bar ia tidak peduli dengan keberadaan justin dan alex,alex masih saja minum begitu pun dengan Justin ia sesekali juga meneguk wine nya.
Lucas menghampiri kedua nya teman nya ia menggandeng dua wanita sekaligus ia juga sudah aga mabuk berat,Lucas berjalan namun jalan nya itu kurang seimbang ia juga hampir terjatuh namun ada dua orang wanita yang menggandeng nya jadi ia tidak terjatuh.
"Ayo bro kita nikmati ini sambil berjoget."Ucap Lucas.
"Dasar temen laknat,malah ikut-ikutan kaya alex lagi."Ucap Justin.
"Emang tuh anak nyusahin doang."Ucap Alex.
"Kalian berdua sama aja woy."Ucap Justin.
"Heh Justin gue engga bener-bener mabok banget tau,tapi tuh liat si lucas."Ucap Alex.
"Ayo lah kita bawa aja tuh anak keluar dari sini,dari pada kita juga yang repot."Ucap Justin.
Alex berdiri dengan malas ia sebenarnya ingin mencari ketenangan malah lucas mencari onar terus, Justin dan alex meraih tangan Lucas dari kedua wanita itu.Tak lupa Justin juga memberikan beberapa uang terhadap wanita itu.
Alex tak segan-segan menyeret lucas karena kalau dia sudah minum alkohol kan lupa dengan semua nya, Justin hanya menggeleng kan kepalanya saja melihat tingkah alex seperti itu.
...
Diandra di antar pulang oleh Ajeng ke rumah majikannya sebenarnya Ajeng merasa khawatir dengan diandra apa lagi alex tahu tentang diandra,Ajeng sedang menyertir dengan tenang namun ia juga sambil mengobrol dengan diandra.
"Oh yah diandra sejak kapan alex berbuat seperti itu terhadap kamu?"Tanya Ajeng.
"Baru-baru ini sih,pas dia dapat hukuman dari bu nina."Jawab Diandra dengan santai.
"Jangan bilang kalau elu yang ngerjain tugas nya."Ucap Ajeng ia langsung menebak nya.
"Yaps,dia memang menyuruh seperti itu tapi engga apa-apa sih asal gue bisa kerja di situ."Ucap Diandra.
"Diandra jangan seperti itu nanti malah dia seenaknya sama kamu."Ucap Ajeng .
"Biarin lah jeng lagi pula dia majikan gue."Ucap Diandra.
"Gue punya ide,dari pada elu ngerjain tugas dia dan bikin dia bego sendiri mending elu ajak dia belajar bareng sama elu aja ."Ucap Ajeng.
"Oh iya benar juga yah,nanti dosen engga bakalan curiga ."Ucap Diandra.
"Iyah lah, gimana skpris elu?"Tanya Ajeng.
"Sudah beres tinggal menunggu wisuda aja."Jawab Diandra.
"Wahhh hebat banget sih elu di usia segini sudah dapat gelar saja."Ucap Ajeng.
__ADS_1
"Iya gue juga engga nyangka banget bisa di titik seperti ini."Ucap Diandra.
"Pokoknya semangat terus yah sahabat gue."Ucap Ajeng.
"Selalu semangat mah,karena gue harus wujudkan mimpi nyokap dan bokap gue juga."Ucap Diandra.
Ajeng tersenyum kepada sahabatnya itu ia sangat beruntung mempunyai sahabat seperti diandra,karena dia juga ajeng tidak menyia-nyiakan kuliah nya , sebenarnya ajeng males untuk kuliah apa lagi tentang manajemen bisnis seperti ini.
Tak lama kemudian mereka sudah sampai di komplek perumahan elit,Ajeng hanya mengantarkan nya hanya sampai depan saja kalau sampai dalam nanti yang ada pada curiga.
"Makasih yah jeng udah mau nganterin gue."Ucap Diandra.
"Iya sama-sama,gue pulang duluan yah."Ucap Ajeng.
"Iyah hati-hati di jalan."Ucap Diandra.
Ajeng hanya tersenyum dan melihat kearah Diandra, Diandra langsung masuk ke dalam karena Ajeng menurunkan nya tidak jauh dari rumah tersebut.Diandra masuk dengan tergesa-gesa,tak lama kemudian ia bertemu dengan tuti.
"Eh Dian kamu baru pulang?"Tanya Tuti.
"Iya bu,maaf saya telat pulang nya."Ucap Diandra.
"Lain kali harus tetap waktu yah, segera ganti pakaian mu dan bantu yang lain."Ucap Tuti.
Ia langsung masuk ke dalam dan langsung memakai pakaian seperti pelayanan yang lain nya, Diandra membantu beberapa perkerjaan yang lain di sana kadang Diandra mengepel kadang juga membantu di dapur.
Hari pun sudah semakin gelap Alex baru saja pulang dengan setengah mabuk,Pak smith sudah geleng-geleng kepala melihat tingkah alex selalu saja seperti itu.
"Alex kamu dari mana saja."Ucap Seorang lelaki itu namun suara sangat berat.
"Eh daddy,biasa daddy habis main."Ucap Alex.
"Kamu ini selalu saja begini, daddy tau kelakuan kamu di kampus apa saja."Ucap Pak Smith ia sedikit menaikan nada berbicara nya.
Alex hanya membulatkan matanya saja ternyata Daddy nya tau,Alex ingin mengelak namun ia tidak bisa karena sudah ketahuan sama daddy nya sendiri.
"Ah daddy tau dari mana kalau alex ini minum alkohol."Ucap Alex.
"Tau dari mulut."Ucap Pak Smith.
"Kamu tuh kapan sih berubah nya, kamu di kuliah jarang masuk selalu mendapatkan nilai jelek mau jadi apa kamu tuh hah."Ucap Pak Smith.
"Jadi orang lah daddy."Ucap Alex.
"Pokoknya hari ini dan seterusnya nilai kamu harus bagus engga mau tau pokoknya, terus kamu juga harus mengelola perusahaan sedikit demi sedikit."Ucap Pak Smith.
__ADS_1
"Tapi daddy aku belum siap untuk itu,apa lagi masih kuliah begini."Ucap Alex.
"Daddy dan mamih akan keluar negri jadi mau engga mau kamu harus mandiri dan menata perusahaan daddy."Ucap Pak Smith.
"Tapi Daddy gimana dengan kuliah ku?"Tanya Alex.
"Terserah mu itu, yang jelas dalam waktu dekat ini kamu harus belajar dengan sungguh-sungguh."Ucap Pak Smith.
Pak Smith langsung meninggal kan anaknya itu dari ruangan tegah sedang kan alex hanya misuh-misuh engga jelas,baru saja pulang Daddy malah menggertak dia.Namun Alex tidak mau ambil pusing paling Daddy nya itu hanya bercanda saja,Alex masuk ke dalam kamarnya.
Seperti biasa sebelum mandi pasti selalu saja di siap kan air untuk mandi,Alex memanggil pelayan nya untuk menyiapkan air untuk mandi nya .
"Bi Tuti."Panggil Alex.
Sang punya nama pun langsung bergegas ke kamar tuan muda nya itu padahal bi tuti sedang istirahat,namun saat tuan muda nya memanggil ia langsung sigap.
"Iya tuan muda."Ucap Bi Tuti dengan mata aga memerah karena tadi ia sudah memejamkan mata nya.
"Apakah bi tuti sudah tertidur tadi?"Tanya Alex.
"Tidak tuan tadi saya hanya memejamkan mata saya saja."Jawab Bi Tuti.
"Yasudah bibi istirahat saja, panggil kan aku pelayan baru saja."Ucap Alex.
"Pelayan baru tuan?"Tanya Bi Tuti pasal nya ia tidak mempunyai pembantu baru lagi.
"Maksud ku pelayan itu yang sering membersihkan kamar ku."Ucap Alex.
"Oh dian."Ucap Bi Tuti.
"Entahlah siapa namanya, yang jelas suruh dia saja untuk menyiapkan semuanya."Ucap Alex.
"Baik tuan kalau begitu bibi permisi."Ucap Bi Tuti.
Alex hanya mengangguk kepalanya saja ke bi tuti,bi tuti pun mencari Dian untuk menyuruh nya pergi ke kamar tuan muda nya , kebetulan Dian lagi beres-beres di ruangan yang lain bi tuti langsung memanggil nya.
.
.
.
Happy Reading 😊
Jangan lupa vote like and komen 🙏
__ADS_1