Anak Sultan Naksir Pembantu

Anak Sultan Naksir Pembantu
Episode 58


__ADS_3

Justin dan lucas menghampiri alex yang sedang melamun dari tadi,mereka berdua pun mengagetkan alex, karena merasa ada yang aneh dengan sahabat nya itu.


"Woy..."Ucap Justin dan lucas berbarengan.


"Apa sih kalian."Ucap Alex yang terkejut.


"Elu yang kenapa dari tadi bengong aja."Ucap Lucas.


"Gue engga bengong ko."Ucap Alex.


"Engga bengong dari mana nya,kita dari tadi ngomong panjang lebar elu diem aja dari tadi."Ucap Lucas.


"Memang kalian ngobrolin apaan?"Tanya Alex.


"Tuh kan kata gue juga apa ,elu bengong dari tadi."Ucap Lucas.


"Elu lagi ada masalah apa? cerita aja sama kita."Ucap Justin.


"Engga gue engga kenapa -kenapa."Ucap Alex.


"Terus kenapa dari tadi bengong mulu."Ucap Justin.


"Iya cerita aja kali sama kita."Ucap Lucas.


"Gue pulang duluan yah."Ucap Alex.


"Lah ko pulang sih, terus ini gimana?"Tanya Lucas.


"Emang nya kita mau ke mana?"Tanya Alex.


"Udah lex elu pulang aja, takut nya elu mau istirahat."Ucap Justin.


"Tapi,kan kita udah ada rencana untuk ke sana."Ucap Lucas.


"Lain kali aja,gue juga mau pulang ko."Ucap Justin.


"Engga asik kalian berdua."Ucap Lucas.


Alex melirik ke arah Justin dan Justin pun hanya menaikan satu pudak saja, Alex dan Justin pun pergi meninggalkan lucas yang sedang merajuk seperti anak kecil saja.


"Ko kalian pada ninggalin gue sih."Ucap Lucas.


"Terus elu mau nya gimana?",Tanya Justin.


"Bujuk ke biar apa gitu."Ucap Lucas.


"Udah kaya anak kecil aja,ayo pulang."Ucap Justin langsung menarik tangan lucas.


Sementara alex sudah jalan duluan pikiran nya sudah entah ke mana,ia masih kebayang -bayang saat tadi bersama diandra, Sementara lucas masih penasaran dengan tingkah sahabatnya itu tidak biasa nya seperti itu.


Seperti biasa lucas akan nebeng bersama Justin ia sudah biasa seperti itu jadi Justin pun tidak keberatan, Mereka pun masuk ke dalam mobil dan meninggal kan tempat tersebut.


"Elu engga curiga gitu sama si alex?"Tanya Lucas ke Justin.


"Curiga kenapa."Jawab Justin.


"Ya curiga apa ke,karena tingkah dia sekarang."Ucap Lucas.


"Mungkin lagi banyak pikiran dia,udahlah engga usah di pikirin."Ucap Justin.

__ADS_1


"Alex mana pernah banyak pikiran, orang hidup nya enak gitu."Ucap Lucas.


"Memang hidup kamu engga enak?",Tanya Justin.


"Ya enak sih."Jawan Lucas.


"Yasudah."Ucap Justin.


Lucas mencebik dengan kesal percuma ia berbicara dengan justin ujung-ujungnya nya dia yang kena juga,Di dalam mobil tersebut tiba-tiba hening karena lucas tidak berbicara lagi.


...****************...


Di lain tempat Veronica baru saja tiba di rumah nya seperti biasa para pembantu di rumah nya langsung berjejeran, Veronica pun memberikan tas nya kepada salah satu pembantu di rumah nya itu.


Kebetulan papah nya Veronica ada di rumah baru saja pulang dari luar negeri, Veronica pun masuk ke dalam dan ia melihat papah nya ada di rumah.


"Papah."Pekik Veronica dengan senang.


"Anak papah baru pulang."Ucap Papah Veronica.


"Iyah pah,papah kapan pulang ko engga ngasih tau aku sih."Ucap Veronica.


"Sengaja papah engga kasih tau kamu,biar kejutan."Ucap Papah Veronica.


"Ishh papah nih."Ucap Veronica dengan manja.


Tak lama kemudian mamah nya pun datang ia menghampiri anak dan suami nya, Veronica begitu manja ke sang papah kalau Veronica sudah seperti itu pasti dia akan minta sesuatu.


"Sayang kamu baru pulang kuliah?"Tanya Mamah Veronica.


"Iyah mah."Ucap Veronica.


"Tapi aku masih kangen sama papah,dan aku juga mau minta sesuatu kepada papah."Ucap Veronica.


"Memang nya kamu ingin apa sayang?"Tanya Papah Veronica.


"Aku ingin...."Jawab Veronica namun mamah nya langsung berbicara.


"Veronica mandi dulu,nanti kita ngobrol lagi


okeh."Ucap Mamah Veronica.


"Iyah mah."Ucap Veronica.


"Pah aku mandi dulu yah."Ucap Veronica.


"Iya sayang."Ucap Papah Veronica.


Veronica pun meninggal kan ruang keluarga ia menaiki anak tangga untuk ke kamar nya, Seperti biasa Veronica selalu saja di berikan vasilitas yang baik,mau mandi saja pun sudah di siapkan oleh pembantu di rumah nya,apa yang ia inginkan pun sudah di siapkan di sana.


Veronica pun mandi tak lupa ia berendam terlebih dahulu sebelum melakukan hal yang lain nya, Seperti biasa kalau ada salah satu barang nya yang ilang atau tidak terlihat oleh diri nya pasti ia akan marah-marah.


"Bibi."Teriak Veronica.


"Iya non ada apa?"Tanya Pembantu Di rumah nya itu.


"Sampo ku mana,ko tidak ada."Ucap Veronica.


"Maaf non tadi bibi lupa tidak mengambil sampo non."Ucap Bi Ijah.

__ADS_1


"Cepat ambil kan."Ucap Veronica.


"Baik non."Ucap Bi Ijah.


Bi ijah pun bergegas untuk mengambil sampo majikan nya itu kalau telat bisa-bisa marah besar,Tak lama kemudian bi ijah pun sudah mengambil sampo tersebut lalu memberikan nya.


"Ini non sampo nya."Ucap Bi Ijah.


"Taro saja di situ."Ucap Veronica.


Bi ijah pun mengangguk kan kepalanya dan ia pun pamit untuk keluar dari sana, Selang beberapa jam kemudian Veronica sudah selesai mandinya ia pun sudah memakai baju rumahan nya ,ia pun turun ke bawah di mana di sana ada papah dan mamah nya.


"Papah."Panggil Veronica.


"Iya sayang ada apa?"Ucap Papah Veronica.


"Aku boleh minta sesuatu tidak."Ucap Veronica.


"Boleh sayang apa pun yang kamu minta pasti papah turuti."Ucap Papah Veronica.


"Benar yah."Ucap Veronica.


"Iya benar kapan sih papah bohong."Ucap Papah Veronica.


"Memang nya kamu ingin apa?"Tanya Mamah Veronica.


"Oh ya seberapa besar sih pengaruh papah di kampus aku?"Tanya Veronica.


"Ya lumayan berpengaruh juga sih di kampus kamu,memang nya ada apa?"Tanya Papah Veronica.


"Apakah ada teman kamu yang bikin ulah?"Tanya Mamah Veronica.


Veronica pun tersenyum licik ia akan mengandalkan situasi ini biar diandra tidak bisa kuliah lagi di situ, Veronica pun pura-pura akting terhadap papah dan mamah nya.


"Jadi gini pah,mah,ada salah satu mahasiswi yang tidak suka ke aku, bahkan dia juga mengatai aku bodoh."Ucap Veronica.


"Siapa yang berkata seperti itu,enak saja mengatai kamu bodoh emang nya dia pintar apa!"Ucap Papah Veronica.


"Bisa -bisa nya ada mahasiswi seperti itu."Ucap Mamah Veronica.


"Dia memang pintar sih mah,dia mendapatkan beasiswa di kampus kita tapi atittude nya loh sangat jelak sekali."Ucap Veronica.


"Wah itu udah engga bener pah,coba papah berbicara dengan pihak kampus."Ucap Mamah Veronica.


"Kalau engga dia harus di keluarkan saja pah di kampus itu,masa kampus yang mewah itu dan untuk kalangan atas ada seorang mahasiswi yang kurang atittude nya dan satu lagi dia orang miskin pula."Ucap Veronica.


"Sejak kapan kampus itu menerima kalangan menengah?"Tanya Papah Veronica.


"Aku juga baru tau pah, ada seorang mahasiswi yang ekonomi nya menegah gitu."Ucap Veronica.


"Nanti papah akan datang ke kampus kamu besok,masa kampus ternama dan hanya untuk kelas atas saja ada orang yang tidak mampu nya."Ucap Papah Veronica.


"Iya tuh harus di hilang kan pah,apa lagi yang bernama Diandra Larasati,tuh orang songong banget miskin juga."Ucap Veronica.


"Tenang saja papah akan ke kampus kamu besok."Ucap Papah Veronica.


"Iyah pah."Ucap Veronica.


Veronica pun tersenyum ternyata kedua orang tua nya percaya dengan kata-kata nya,Dia akan senang sekali kalau diandra tidak akan masuk ke kelas nya apa lagi dia tidak akan dekat -dekat dengan alex.

__ADS_1


Orang tua Veronica memang paling tidak suka kalau anak nya itu bergaul dengan orang -orang yang ekonomi nya menegah mereka suka kalau anak nya bergaul dengan orang seperti nya yaitu kaya raya,Sengaja orang tua Veronica menyekolahkan anak nya di tempat yang elit biar tidak bergabung dengan orang -orang seperti itu.


__ADS_2