
Alex pun berjalan ke arah kelas nya ,ia di ikuti oleh semua para wanita di belakang nya,tak lama kemudian Veronica pun datang langsung menghadang segerombolan perempuan itu.
"Hey kalian jangan dekat-dekat dengan my prince gue."Ucap Veronica.
Semua wanita yang tadi mengikuti alex pun jadi mundur karena mereka takut dengan Veronica, Veronica langsung meraih tangan alex ia pun mengandeng tangan nya Alex namun ia tepis karena ia tidak suka Veronica nempel terus seperti cicak.
"Lepasin tangan gue, apa-apaan sih elu."Ucap Alex.
"Ishh my prince ini selalu saja marah-marah."Ucap Veronica.
Alex pun duduk di kursi nya ia malas berdebat dengan veronica, sementara di kursi sana diandra sedang melihat ke arah alex dan itu membuat diandra jadi kesal sendiri.
"Sabar diandra ini ujian."Ucap Ajeng.
"Apaan sih jeng."Ucap Diandra.
"Ya abis nya elu lihatin nya gitu baget,awas tuh mata elu loncat."Ucap Ajeng.
"Mana ada."Ucap Diandra.
"Hahah takut nya gitu."Ucap Ajeng.
"Gue mau ke toilet dulu yah bentar."Ucap Diandra.
"Okeh."Ucap Ajeng.
Diandra beranjak dari duduknya ia pun berjalan ke arah luar,Alex pun langsung beranjak dari duduknya ia pun meninggalkan kursi nya,namun di hadang oleh Veronica.
"My prince mau ke mana baru aja duduk udah mau pergi lagi aja."Ucap Veronica.
"Gue mau ke toilet,elu mau ikutin gue gitu."Ucap Alex.
"Kalau di bolehin,Iyah aku mau ikut."Ucap Veronica.
"Gila elu."Ucap Alex.
Alex langsung pergi meninggalkan Veronica karena ia sudah membuang waktu nya, Alex keluar dari kelas nya ia mencari keberadaan diandra di mana.
Diandra baru saja keluar dari toilet perempuan dan alex pun langsung menghampiri diandra yang di sana, Diandra terkejut karena alex tiba -tiba muncul di hadapan nya.
"Astaga ngagetin aja."Ucap Diandra.
"Heumm sorry kalau udah bikin kaget."Ucap Alex.
"Ngapain keluar dari kelas, bentar lagi juga masuk."Ucap Diandra.
__ADS_1
"Kamu marah ya melihat aku tadi sama Veronica?"Tanya Alex.
"Engga ngapain marah, bukan kah kalian memang seperti itu setiap hari nya."Jawab Diandra.
"Tapi kamu tidak biasanya seperti ini."Ucap Alex.
"Mikir aja kali,mana ada pacar nya di gandeng sama cewek lain diam saja."Ucap Diandra.
"Tapi kan itu bukan aku yang mau."Ucap Alex.
"Udah lah lex aku malas debat, bentar lagi kita akan masuk ke kelas."Ucap Diandra.
"Kalau gitu kita umumkan aja kalau kita itu pacaran."Ucap Alex.
"Jangan."Ucap Diandra.
"Kenapa jangan,kan biar semua orang pada tau kalau kita itu punya hubungan."Ucap Alex.
"Engga sekarang juga,nanti gimana kata anak-anak,udah lah aku engga marah ko."Ucap Diandra.
"Tapi aku engga mu bikin kamu cemburu terus."Ucap Alex.
"Aku engga cemburu ko,udah yah kita masuk aja bentar lagi kelas mau di mulai."Ucap Diandra
Diandra meninggalkan alex di sana, sebenarnya diandra mau saja dengan tawaran alex itu tapi ia belum siap menanggung resiko nya, Diandra pun masuk ke dalam kelas nya.
"Ko si upik abu itu bisa bersamaan gitu masuk nya dengan alex."Batin Veronica.
Tak lama kemudian sang dosen pun datang mereka pun memulai materi nya,Sang dosen memberikan tugas dan itu perkelompok dan itu bebas mau berkelompok sama siapa saja.
Ajeng pasti memilih diandra dan mereka pun mengajak teman yang lain nya, Sementara baru saja alex akan mau masuk ke kelompok diandra tapi lagi -lagi Veronica yang mau sekelompok dengan nya.
"Alex aku sekelompok sama kalian yah,ini aku sama kedua teman ku ini sudah pas menjadi kelompok."Ucap Veronica.
"Semua nya sudah di bikin kelompok nya?"Tanya Sang Dosen.
"Sudah pak."Jawab Semuanya.
"Kalau gitu kumpulkan nama-nama nya dan serah kan sama bapak."Ucap Sang Dosen.
Tiap kelompok pun langsung ngasih nama-nama kelompok nya dan menyerah kan nya ke pak dosen, Sebenarnya Justin tidak suka satu kelompok dengan Veronica pasti yang ngerjain hanya satu orang saja.
"Yey kita satu kelompok."Ucap Veronica dengan senang.
"Gue engga mau yah kalau di sini engga ada yang ngerjain tugas, semuanya harus ngerjain tugas nya."Ucap Justin.
__ADS_1
"Santai aja kali,kita akan ngerjain ko."Ucap Veronica.
Justin hanya memutar bola matanya dengan malas karena ia sudah tau kalau Veronica tidak akan mengerjakan tugas nya,pasti dia sibuk dengan alex.
Satu persatu kelompok mengerjakan tugas sudah keluar dari kelas nya, mereka akan belajar di luar ruangan karena tugas mereka di suruh untuk di buat tidak di dalam kelas.
"Diandra ini sangat susah sekali loh soal nya."Ucap Salah Satu teman Pria nya yang satu kelompok dengan diandra.
"Heum nanti kita bahas yah bareng-bareng,kita cari tempat yang enak buat ngerjain tugas nya."Ucap Diandra.
"Iyah Diandra."Ucap Lelaki tersebut.
Kelompok diandra pun mencari tempat yang suasana nya enak, mereka pun menemui tempat tersebut dan ternyata lagi-lagi alex mengikuti ke mana diandra pergi.
"Lex kita mau belajar di mana sih?"Tanya Lucas.
"Di sini."Jawab Alex,mereka sudah sampai di tempat tersebut di mana mereka tidak jauh dengan diandra.
"Yang bener aja lex,kita kan bisa di dalam."Ucap Lucas.
"Udah di sini aja seger suasana nya."Ucap Alex.
Mereka hanya mengikuti kemauan alex saja, sementara Veronica tidak protes apa pun karena kalau dekat dengan alex ia tidak jadi masalah yang penting dekat dengan nya.
"Ayo kita kerjain tugas nya."Ucap Justin.
Semuanya pun nurut apa yang di katakan oleh Justin karena kalau justin ngambek tidak ada yang bisa mengerjakan tugas tersebut, Sementara mata alex hanya tertuju kepada Diandra saja.
Alex menatap tajam ke arah diandra di mana diandra sedang bergurau dengan teman nya lelakinya, Begitu pun dengan ajeng ia juga sedang bergurau dengan teman -teman nya ,namun di mata alex diandra begitu akrab dengan pria tersebut.
"Sialan mereka dekat sekali."Ucap Alex.
Hidung alex kembang kempis melihat kedekatan diandra dengan teman satu kelas nya itu, Sementara Veronica terus saja mencari perhatian terhadap alex namun alex menghiraukan nya.
Justin sudah menjelaskan beberapa hal kepada gisel,calara dan lucas,dan kepada semua nya ,namun yang memperhatikan hanya lah tiga orang tersebut dua orang nya lagi entah memperhatikan apa.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Happy Reading☺️
Jangan lupa vote like and komen 🙏