
Justin menarik tubuh lucas untuk bisa keluar dari mobil nya ia pun di bantu oleh alex biar pun tubuh nya aga sempoyongan,mereka berdua pun berhasil meraih tubuh lucas itu.
Justin dan alex memapah tubuh lucas yang lumayan aga berat itu,mereka masuk ke dalam apartemen milik lucas untung saja Justin tau kata sandi apartemen milik sang sahabat itu.Justin membawa lucas ke dalam dan menidurkan di kamar nya,alex pun mungkin ia juga aga oleng jadi mereka berdua tempar.
"lah ini anak kenapa malah ikutan tepar juga,tapi engga apa-apa deh untung saja kau lex engga menyusahkan ku."Ucap Justin.
Justin keluar dari kamar lucas ia melihat ke arah jam dan ternyata jam sudah menujukan jam satu malam ia akan pulang namun malas,alhasil Justin pun menginap di apartemen milik lucas.
Justin masuk ke kamar tamu ia merebahkan tubuhnya saja mau mandi pun sudah sangat malam dan itu membuat dia malas, Justin memejamkan mata nya lalu tertidur dengan pulas.
....
Sang mentari sudah menyinari bumi diandra sudah bangun dari tidurnya ia sudah rapih sekali dan tak lupa ia juga membawa tas besar ke ruangan tengah,Bu indri sedang menyiapkan sarapan untuk keluar kecil nya itu.
"Ayo kita sarapan dulu."Ucap Bu indri.
"Iyah mah."Ucap Diandra.
Diandra menghampiri mamah nya yang sedang menyiapkan sarapan di meja makan, seperti biasa ayah sudah berada di kursi nya.
"Diandra kamu jadi berangkat kerja nya sekarang?"Tanya Bu indri.
"Jadi mah tuh udah siap barang-barang aku nya juga."Ucap Diandra.
"Kamu yakin nak mau kerja?"Tanya Bu Indri.
"Yakin mah,lagi pula nanti kita bakalan butuh banyak biaya untuk kuliah aku juga."Ucap Diandra.
"Yasudah terserah kamu saja."Ucap Bu indri.
"Sudah jangan ngobrol Mulu ayo kita sarapan."Ucap Ayah.
"Iyah yah."Ucap Diandra.
Mereka bertiga sarapan dengan lahap sekali,tak lama kemudian mereka sudah selesai sarapan nya diandra langsung pamit kepada orangtuanya.
"ayah ,mamah diandra pamit yah doain supaya kerjaan nya lancar."Ucap Diandra.
"Ayah selalu doain anak yang terbaik pokok nya."Ucap Ayah.
"Iyah mamah juga sama mamah selalu doain kamu ko nak."Ucap Mamah indri.
__ADS_1
"Makasih ayah dan mamah sudah mendoakan ku,kalau begitu Diandra pamit dulu ya."Ucap Diandra.
"Iya nak hati-hati di jalan."Ucap Ayah dan mamah berbarengan.
"Iyah yah,mah."Ucap Diandra.
Setelah berpamitan dengan kedua orang tua nya diandra pun mencari ojek online saja ia ke sana akan menggunakan jasa ojek online,tak lama kemudian sang ojek datang dan mengantarkan diandra ke rumah sang majikan.
...
Di lain tempat Alex dan lucas masih tertidur pulas bahkan mereka saling berpelukan tidurnya,Alek pun membuka mata nya lalu ia terkejut kenapa dia memeluk lucas,Alex mendorong tubuh lucas sampai terjatuh.
"Awwww."Teriak lucas ia malah kesakitan karena jatuh dari tempat tidur.
"Ngapain lo ada di kamar gue."Ucap Alex.
"Apan sih lo ganggu gue tidur aja."Ucap Lucas.
"Lo yang ngapain pagi-pagi udah di rumah orang aja."Ucap Alex.
Namun lucas belum sadar juga ia malah kembali berdiri lalu melanjutkan tidur nya kembali,Alex pun kesal kenapa tidak di respon omongan nya.
"Lucas ngapain sih lo tidur di tempat tidur gue."Teriak Alex.
Justin yang sedang menyiapkan sarapan pun mendegar kegaduhan tersebut ia langsung masuk ke kamar,Alex sedang memukul Lucas dengan guling di tangan nya.
"Kalian berdua apa-apaan sih."Ucap Justin sudah masuk ke dalam kamar.
"Lo berdua ngapain pagi-pagi udah di rumah orang aja."Ucap Alex.
"Makanya lo melek dulu yang bener, emang ini kamar elu apa."Justin.
Alex melihat keseliling namun ia melihat ada perbedaan,alex pun mengingat kejadian semalam dan ia baru sadar.
"Udah sadarkan ,elu mandi dulu biar seger."Ucap Justin.
"CK!dasar lucas membuat onar saja."Ucap Alex.
Justin hanya menggeleng kan kepalanya saja melihat kelaukan sahabat nya itu, Alex bangkit dari tempat tidur itu lalu ia langsung berjalan menuju kamar mandi.Alex pun mandi ia menghidupkan shower di dalam kamar mandi ia pun mandi di kucuran air shower , Justin kembali lagi ke dapur ia sedang menyiapkan sarapan untuk kedua sahabat nya itu.
Setelah alex mandi ia mengganti pakaian untung saja Justin sudah menyiapkan beberapa baju untuk dia dan kedua temannya itu,Alex keluar dari kamar lucas dengan keadaan segar bugar.
__ADS_1
"Ayo sarapan dulu Lex ."Ucap Justin.
"Bikin apaan Lo."Ucap Alex.
"Hanya roti bakar saja."Ucap Justin.
Alex menggambil sebuah roti yang sudah di sajikan oleh Justin tadi,alex makan begitu lahap mungkin dia sangat lapar sekali,Lucas keluar dari kamar itu ia masih dengan bau alkohol yang nyengat.
"Akhirnya bangun juga Lo."Ucap Justin.
"Sekalian aja lo engga usah bangun."Ucap Alex.
"Bau nya enak sekali,coba sini gue mau."Ucap Lucas.
Ia meraih sebuah roti di piring alex dan itu membuat dia aga geli pasal nya lucas belum mandi namun ia sudah makan, Justin pun menegur lucas bukan nya bersih-bersih dulu malah melahap makanan.
"Jorok banget sih lo lucas bukannya mandi dulu baru makan."Ucap Justin .
"Ah gue keburu laper kalau mandi dulu mah."Ucap Lucas.
"Biarin lah Justin, paling kotoran dalam mulutnya bakalan ikut."Ucap Alex.
"Dasar kalian tuh."Ucap Justin.
"Gue cabut duluan yah."Ucap Alex ia akan pergi dari apartemen lucas.
"Sama gue juga mau cabut."Ucap Justin.
"Kalian berdua kenapa ninggali gue,terus gue harus cabut ke mana."Ucap Lucas.
"Terserah lo aja okeh,gue mau pulang."Ucap Justin dan Alex berbarengan.
"Dasar tak setia kawan."Ucap Lucas.
Namun Alex dan Justin mengiharukan perkataan dari lucas memang kata-kata andalan dia seperti itu, Justin dan Alex keluar dari apartemen nya lucas mereka berdua masuk ke dalam lift dan menuju ke besemen apartemen.
.
.
.
__ADS_1
Happy Reading, ☺️
Jangan lupa vote like and komennya 🙏