
Diandra di tarik tangan nya oleh alex ia pun tidak tau kenapa tangan nya main di tarik-tarik saja, Diandra memberontak karena alex menarik tangan nya dengan keras.
"Bisa lepasin engga tangan gue."Ucap Diandra.
"Pokoknya elu harus ikut gue."Ucap Alex.
"Iyah,gue bakalan ikutin elu tapi engga kaya gini juga, tangan gue sakit tau."Ucap Diandra.
"Sorry."Ucap Alex.
"Memangnya kita mau ke mana sih, buru-buru amat."Ucap Diandra.
"Pokoknya elu ikut aja deh,engga usah banyak tanya."Ucap Alex.
"Tapi....",Ucap Diandra menggantung.
Alex langsung menyuruh diandra masuk ke dalam mobil nya, Diandra pun menurut saja masuk ke dalam mobil alex.Sementara Justin di belakang nya tetap mengikuti diandra dan alex akan ke mana, begitu pun dengan veronica dan teman -teman nya.
Sementara Ajeng masih bertengkar dengan lucas ia belum bisa mengejar sahabat nya itu,Ajeng kesal setengah mati dengan lucas.
"Mau elu apa sih."Ucap Ajeng.
"Gue engga mau apa-apa."Ucap Lucas.
"Kalau engga mau apa-apa,kenapa elu ngalangin gue mulu hah."Ucap Ajeng.
"Jalanan masih banyak kenapa juga elu harus lewat sini."Ucap Lucas.
Ajeng menghentakkan kaki nya ia pun berjalan ke arah lain dan di ikuti oleh lucas di belakang nya, Percuma juga ajeng mengejar diandra pasti mereka sudah pergi.
Sementara alex dan diandra hanya diam saja di dalam mobil, Diandra pun bingung ada apa dengan majikannya ini kadang bersikap baik kadang bersikap semena-mena,namun akhir -akhir ini bos nya itu selalu baik terhadap nya.
"Kenapa liatin gue seperti itu."Ucap Alex karena merasa di lihatin terus.
"Engga kenapa-kenapa,ada yang aneh saja."Ucap Diandra.
"Aneh apa nya?"Tanya Alex.
"Ya aneh aja, sebenarnya kita mau ke mana sih?"Tanya Diandra.
"Pokoknya elu diam aja deh."Ucap Alex sambil tersenyum.
Diandra hanya mencebik dengan kesal saja ia tidak tau mau di bawa ke mana, Justin masih membuntuti mobil alex ia juga ingin tau alex mau membawa diandra ke mana.
Sementara Veronica malah kena sial baru saja ia mau mengikuti ke mana alex dan diandra,eh di tengah-tengah jalan mobil nya malah mogok.
"Kenapa kita berhenti?"Tanya Calara.
"Engga tau nih mobil nya ko engga bisa-bisa yah."Jawab Veronica.
"Jangan-jangan Bensin ya abis lagi."Ucap Gisel.
"Hello mobil gue tuh, selalu full bensin nya."Ucap Veronica.
"Lah terus ini kenapa dong."Ucap Gisel.
__ADS_1
"Mana gue tau,coba cek dulu."Ucap Veronica.
Ketiganya pun keluar dari mobil veronica,gisel langsung mengecek mobil temannya itu dan ternyata mobilnya emang bermasalah makanya engga bisa nyala juga.
"Kaya nya mobil elu harus di bawa ke bengkel deh."Ucap Gisel.
"Sial ,kita jadi kehilangan jejak alex kan."Ucap Veronica malah marah-marah.
Gisel dan calara hanya diam saja mau gimana lagi orang mobil nya rusak, Padahal alex membawa diandra tidak jauh dari kampus nya.
Alex sudah berada di taman tersebut ia menutup mata diandra untuk berjalan ke arah di mana ia sudah menyulap tempat itu dengan romantis, Diandra pun menolak nya ngapain pake acara tutup mata segala.
"Gue tutup ya mata elu."Ucap Alex.
"ngapain pake di tutup segala mata nya,udah gini aja kali."Ucap Diandra.
"Pokoknya elu nurut aja deh, emang elu mau di pecat sama gue."Ucap Alex ia sudah kesal dengan diandra karena berbicara mulu.
"Jangan gitu lah dikit-dikit main pecat-pecat aja."Ucap Diandra.
"Makanya nurut."Ucap Alex.
"Baik lah,Asal jangan jatuhin gue ke jurang aja."Ucap Diandra.
"Pikiran elu kenapa sih selalu jelek mulu ge gue."Ucap Alex.
"Lah kan elu juga gitu kan, pikiran nya ke gue."Ucap Diandra.
"Sudahlah ayo jalan."Ucap Alex.
Tak lama kemudian mereka sudah sampai di tempat tersebut,Alex pun ingin memberikan aba-aba terlebih dahulu untuk membuka penutup mata diandra,namun karena diandra tidak sabar ia pun langsung membuka nya.
"Kenapa langsung di buka."Ucap Alex dengan kesal .
"Habis nya lama."Ucap Diandra.
"Tapinkan konsep nya engga begini ishh."Ucap Alex.
"Wahhh tempat ini ko jadi bagus yah, padahal waktu kemarin ke sini engga kaya gini."Ucap Diandra.
"Menurut mu siapa yang membuat ini?"Tanya Alex.
"Pasti tukang dekor lah,di sini akan ada pernikahan kali yah,ayo kita pulang ngapain kita ke nikahan orang lain."Ucap Diandra.
"Ya ampun ini anak."Ucap Alex dengan prustasi.
Tak lama kemudian ada dua orang lelaki yang memainkan alat musik di sana, mereka pun memainkan alat musik itu dengan alunan romantis, Diandra pun terdiam ia pun menikmati alunan musik nya.
"Kamu suka ?"Tanya Alex.
"Iyah sangat suka sekali, musik nya sangat romantis."Ucap Diandra.
Alex pun tersenyum akhirnya diandra suka apa yang dia siap kan ternyata tidak sia -sia, mereka berdua menikmati alunan musik tersebut sampai habis.
Kedua lelaki tersebut pun mengundurkan diri, di sana tinggal ada alex dan diandra saja,Alex menggenggam tangan diandra dan ia pun terkejut dengan sikap alex.
__ADS_1
"Diandra mau kah kamu jadi pacarku."Ucap Alex.
"Hah engga salah dengar saya."Ucap Diandra.
"Engga diandra,aku mencintaimu."Ucap Alex.
"Dari kapan kamu menyukai ku?"Tanya Diandra.
"Akhir -akhir ini,aku merasa kalau di dekat kamu itu selalu nyaman dan banyak yang lain nya juga."Ucap Alex.
"Kalau perasaan kamu gimana, apakah sama dengan ku?"Tanya Alex.
"Heumm ,ya aku pun sama dengan kamu akhir -akhir ini aku juga sering memikirkan kamu."Ucap Diandra.
"Yang benar kamu, berarti kita sama -sama suka dong."Ucap Alex.
"Kita jadian kan hari ini."Ucap Alex Antusias.
Diandra belum menjawab apa yang di bicarakan oleh alex,ia belum mengia kan apakah ia akan jadian atau tidak diandra masih mempertimbangkan nya.
Sementara di tempat yang tidak jauh dari Diandra dan Alex, Justin sedang mendengarkan apa yang mereka bicarakan setelah justin mengetahui kalau diandra juga sama alex.
"Wajar saja kalau diandra suka sama alex,ia lebih dari segalanya."Ucap Justin.
"Kali ini kamu menang lex,tapi gue harap perasaan elu bukan karena sebuah kita taruhan saja ,gue harap elu beneran suka sama diandra."Ucap Justin.
Setelah Justin mendengar percakapan kedua orang tersebut ia pun pergi dari sana ia tidak mau lama-lama lagi menguping, Sementara diandra belum menjawab apa yang dinyatakan oleh Alex tadi.
"Gimana?"Tanya Alex.
"Banyak pertimbangan nya,buat aku harus menerima kamu jadi pacarku."Ucap Diandra.
"Apa yang harus di pertimbangkan lagi, kita kan sudah sama-sama suka."Ucap Alex.
"Kasih aku waktu yah,aku engga bisa jawab sekarang."Ucap Diandra.
"Tapi aku ingin nya sekarang."Ucap Alex.
"Heumm aku pikir -pikir dulu."Ucap Diandra.
"Yasudah aku akan menunggu jawaban dari kamu Diandra."Ucap Alex.
Diandra hanya tersenyum saja melihat ke arah alex,Ia pun langsung pergi meninggalkan alex di sana ia ingin sendiri terlebih dahulu, apakah yang terjadi hari ini benar apa hanyalah mimpi saja.
.
.
.
.
.
Happy Reading 😊
__ADS_1
Jangan lupa vote like and komen 🙏