
Bu Yunita pun menanyakan keberadaan diandra karena ia belum melihat diri nya,Bi tuti pun baru kepikiran pas nyonya besar nya menanyakan hal itu.
"Bi ke mana dian ko saya engga lihat?"Tanya Bu Yunita.
"Kaya nya belum pulang nyonya,biasa nya sih sudah pulang jam segini."Jawab Bi Tuti.
"Yaudah engga apa-apa mungkin dia lagi ada urusan."Ucap Bu Yunita.
"Kalau begitu saya permisi dulu ya nyonya."Ucap Bi Tuti.
Bu Yunita hanya mengangguk kan kepalanya saja, sedang suami nya dari tadi dia diam saja mungkin ia akan memberikan bonus terhadap diandra karena ia sudah merubah sikap alex sekarang.
...****************...
Sementara di tempat lain diandra sedang di paksa oleh alex untuk masuk ke dalam mobil nya, namun diandra enggan masuk ke dalam mobil nya karena ada beberapa pasangan mata melihat ke arah nya.
"Ayo ikut dengan ku."Ucap Alex.
"Engga gue engga mau masuk ke mobil elu."Ucap Diandra.
"Ko gue elu sih."Ucap Alex.
Diandra menghiraukan perkataan alex ia pun berjalan terus karena ia tidak enak dengan yang lain nya,Alex baru menyadari bahwa ada beberapa sepasang mata yang melihat ke arah nya.
"Ngapain kalian lihat-lihat gue,bubar sana."Ucap Alex.
Seketika orang yang ada di sana pun langsung bubar karena perkataan dari alex,Alex mengejar diandra ia ingin pulang bersama dengan nya.
Tiba-tiba tangan Alex sudah menarik tangan diandra dan ia pun menoleh ke arah nya,alex langsung membawa diandra ke arah mobil nya.
"Lepasin engga nanti ada yang lihat."Ucap Diandra.
"Engga bakalan ada yang lihat."Ucap Alex.
Dan Diandra pun pasrah saja mau gimana lagi, mereka berdua sudah di dalam mobil alex tak lupa mereka juga memakai sabuk pengaman kendaraan nya, diandra merasa aga kesusahan untuk memakai nya.
Alex menarik sabuk pengaman tersebut lalu memakai nya,jarak mereka semakin dekat saja jatung diandra pun berdetak begitu kencang begitu pun dengan alex ia mantap mata diandra begitu lama.
"Khemm."Diandra pun berdehem.
Alex langsung melepaskan tangan nya lalu kembali lagi ke tempat nya, Mereka pun meninggal kan kampus dan langsung menuju ke rumah nya.
Sementara Veronica yang melihat diandra di tarik-tarik oleh alex ia sangat kesal,apa lagi tadi ia melihat adegan diandra dan alex saling tatapan.
"Sial kenapa harus wanita itu sih."Ucap Veronica.
"Udah sabar nanti kita cari cara untuk mendapatkan alex."Ucap Gisel.
__ADS_1
"Gue dari dulu yang ingin mendapatkan nya kenapa orang lain."Ucap Veronica.
"Udah jangan marah-marah kita ke club yuk biar pikiran elu tenang."Ucap Gisel.
Veronica hanya diam saja kedua temannya itu langsung membawa Veronica untuk menenangkan pikiran nya, Sebenarnya Veronica aga curiga dengan alex dan diandra ada hubungan apa mereka berdua itu.
Mereka sudah sampai di club langganan mereka,Gisel , Calara dan Veronica pun masuk ke dalam seperti biasa para pelayan yang di situ pun sudah tau dengan kedatangan tamu nya itu.
"Gue heran sama alex kenapa dia seakrba itu dengan diandra."Ucap Veronica.
"Kan mereka pernah satu kelompok, mungkin dari situ mereka jadi dekat."Ucap Calara.
"Alex bukan orang yang seperti itu."Ucap Veronica.
"Ya gue juga tau alex engga gampang akrab dengan orang lain."Ucap Gisel ia membenar kan perkataan teman nya itu.
"Apa kita tanya saja sama lucas pasti dia tau semua nya ,kan dia sahabat nya Alex."Ucap Calara.
"Engga semudah itu untuk bertanya kepada lucas apa lagi soal alex mana mungkin ia mau cerita sama kita."Ucap Gisel.
"Kita cari tau dulu kedekatan alex dan diandra nanti."Ucap Veronica.
Tak lama kemudian pesanan mereka pun datang minum alkohol pun sudah ada di depan mereka, Mereka bertiga pun minum dan bertos ria sebenarnya Veronica sedang berpikir dan sedang merencanakan sesuatu.
....
"Aku turun di sini saja."Ucap Diandra.
"Tapi ini lumayan masih jauh."Ucap Alex .
"Terus kamu mau saya turun di mana?di depan rumah kamu mana bisa."Ucap Diandra.
"Turun nya di depan gerbang saja."Ucap Alex.
"Mana bisa yang ada pak satpam mengadukan kita."Ucap Diandra.
"Engga bakalan nanti saya cari alasan."Ucap Alex.
"Yausdah terserah kamu saja lah."Ucap Diandra.
Alex pun tersenyum kepada diandra baru kali ini diandra nurut kepada nya,Tak lama kemudian mereka sudah sampai di gerbang utama namun diandra malah ngumpet biar tidak ketahuan.
"Kenapa kamu seperti itu?"Tanya Alex
"Sudah jalan saja jangan banyak ngomong."Ucap Diandra.
Alex hanya menurut saja ia pun sudah masuk ke dalam , Diandra sangat lega sekali akhirnya ia bebas dari satpam tadi, Alex langsung turun dari mobilnya namun diandra belum turun juga.
__ADS_1
"Kenapa kamu belum turun?"Tanya Alex.
"Lihat saja tuh di sana para pelayan mu sudah menunggu."Jawab Diandra.
"Terus mau sampai kapan kamu di sini?"Tanya Alex.
"Sampai mereka tidak ada."Jawab Diandra.
"Tapi mobil nya kan mau di parkir kan."Ucap Alex.
"Kamu masuk dulu saja , jangan di kunci mobil nya."Ucap Diandra.
"Baiklah kalau begitu."Ucap Alex.
Sementara para pelayan rumah alex merasa heran ada apa dengan tuan muda nya itu,biasa nya tuan muda nya itu akan langsung turun dari mobil nya namun kali ini sangat lama sekali.
Alex turun dari mobil nya ia masih memegang kunci mobil nya, Semua para pelayan menunduk menandakan menghormati saat langkah alex masuk ke dalam dan di ikuti oleh para pelayan nya Diandra langsung buru-buru turun dari mobil tersebut.
"Akhirnya."Ucap Diandra dengan lega.
Diandra pun berjalan ke arah belakang ia masuk ke arah pintu belakang,Saat ia berjalan ia di kaget kan oleh pak satpam.
"Hey Dian kapan kamu masuk ke dalam."Ucap Pak Satpam yang bernama rojak.
"Waktu tadi pak."Jawab Diandra.
"Ah tadi saya tidak melihat kamu masuk."Ucap Mang Rojak.
"Tadi pas mang rojak bukain gerbang pas tuan muda datang saya masuk lewat sebelah kiri nya kan masih ada jalan ."Ucap Diandra berbohong.
"Oh gitu pantes saja engga lihat."Ucap Mang Rojak.
"Kalau begitu saya masuk duluan mang."Ucap Diandra.
Mang rojak hanya mengangguk kan kepalanya saja, Diandra bisa bernafas lega ia masuk lewat pun belakang hari ini benar-benar menguras tenaga sekali,ia pun berjalan masuk ke dalam dan diandra pun di kaget kan lagi oleh keberadaan bi tuti.
.
.
.
.
Happy Reading 😊
Jangan lupa vote like and komen 🙏
__ADS_1