
Diandra hanya memantung saja di sana , Alex pun menghampiri diandra dan ia pun berkata.
"Nama asli kamu Diandra Larasati kan,kamu adalah seorang mahasiswi yang pintar di kampus ku."Ucap Alex.
Namun diandra hanya diam saja dari tadi,ia sempat terkejut juga ternyata dia satu kampus dengan tuan muda nya itu,alex masih saja diam di hadapan diandra.
"Ternyata kamu pembohong yah, bilang ke Mamih saya kamu itu akan ke rumah orang tua mu nyatanya kamu pergi ke kampus."Ucap Alex.
"Maaf tuan bukan saya mau berbohong tapi ini jalan satu-satunya biar saya bisa berkerja."Ucap Diandra.
"Saya akan bilang ke mamih bahwa di sini ada seorang pembohong."Ucap Alex.
"Jangan tuan saya mohon saya masih butuh perkerjaan ini."Ucap Diandra ia memohon.
"Apa imbalan nya kalau saya tidak akan ngasih tau soal ini."Ucap Alex.
"Yang tuan mau saya akan turutin."Ucap Diandra.
"Baiklah saya akan pegang omongan mu."Ucap Alex.
"Terimakasih tuan."Ucap Diandra.
"Yaudah sana kamu kembali berkerja."Ucap Alex.
"Tuan janji yah tidak akan ngomong apa pun terhadap nyonya."Ucap Diandra.
"Iya tidak akan,sana kamu kerja kembali nantu kalau saya butuh apa-apa kamu harus segera menghampiri saya."Ucap Alex.
"Baik tuan,kalau begitu saya permisi."Ucap Diandra.
Alex diam saja ia malah sangat senang ternyata ada mainan baru untuk nya,apa lagi mainan ini bisa di manfaatkan.Diandra pun pergi dari hadapan alex ia mengerjakan yang lain nya, Diandra pun turun tangga dan mengerjakan kerjaan di belakang.
...
Di lain tempat ayah dan mamah nya diandra sedang memikirkan diandra karena sudah dua minggu ini anak nya tidak pulang,ayah dan mamah nya sangat khawatir sama putri semata wayangnya itu.
"Mah diandra ada telepon engga ke mamah?"Tanya Pak Hardi ke istri nya.
"Engga ada yah, mungkin lagi sibuk."Jawab Bu indri.
"Masa sih mah sibuk terus sampe lupa sama orang tua nya."Ucap Pak Hardi.
"Ya udah kita telepon saja, siapa tau dia lagi engga sibuk."Ucap Bu Indri.
"Iyah mah telepon aja."Ucap Pak Hardi.
Bu indri meraih ponselnya ia pun mencari nomor anak nya , setelah sudah mencari nomor anak ya ia pun langsung menelpon nya.
"Hallo mah."Ucap Diandra di sebrang telepon.
"Hallo diandra kamu sedang apa?"Tanya Bu indri.
__ADS_1
"Sedang istirahat mah, kebetulan baru beres kerjaan nya."Ucap Diandra.
"Mamah dan ayah khawatir kamu engga ada kabar juga."Ucap Bu Indri.
"Maaf yah mah dan ayah jadi khawatir sama aku,habis nya aku sibuk sama kuliah dan kerjaan di sini."Ucap Diandra.
"Tapi kabar kamu baik kan nak."Ucap Bu indri
"Baik ko mah, gimana mamah dan ayah kabar nya."Ucap Diandra.
"Syukurlah kalau baik mah,sama mamah dan ayah juga baik-baik di sini."Ucap Bu indri.
"Pokoknya ayah dan mamah harus sehat terus yah,oh ya mah aku sudah buat beberapa rencana loh buat kita majuin usaha restoran kita."Ucap Diandra.
"Tapi diandra kita kan engga punya modal."Ucap Bu Indri.
"Tenang aja mah,kita sedikit -dikit dulu aja,liat dulu aja rencana nya dan liat desain nya dulu,aku kirim desainnya lewat email ayah yah."Ucap Diandra.
"Iya nanti sama mamah dan ayah lihat."Ucap Bu indri.
Pak Hardi pun ingin berbicara dengan anak nya itu ia meminta ponsel istri nya.
"Nak ini ayah mu ingin berbicara."Ucap Bu indri.
"Iya mah boleh."Ucap Diandra.
"Gimana kabar nya sayang di sana kamu betah kah?"Tanya pak hardi.
"Baik ko yah,aku betah ko di sini,jadi lebih leluasa aku bisa kuliah sambil kerja juga."Ucap Diandra.
"Ayah harus jaga kesehatan yah,biar kita bisa buka usaha lagi."Ucap Diandra.
"Ayah selalu sehat ko kamu jangan khawatir."Ucap Pak Hardi.
"Nah gitu dong diandra kan jadi senang mendengar nya."Ucap Diandra.
Tiba-tiba ada yang memanggil diandra dan Diandra pun mengakhiri telepon dari kedua orang tua nya.
"Yah udah dulu yah,aku di panggil sama majikan aku."Ucap Diandr.
"Iyah nak."Ucap Pak Hardi.
"Nanti kalau ada waktu luang aku pulang ko,dah ayah."Ucap Diandra ia langsung mematikan telepon nya.
Pak hardi akan ngomong namun sudah terputus telepon nya,pak hardi aga lesu saat mendengar nama anak nya di panggil dan ia harus segera menghampiri suara panggilan itu.Sang istri yang melihat suami nya murung langsung mengusap punggung nya.
"Engga usah sedih gitu,anak kita kuat ko dan dia akan baik-baik saja."Ucap Bu indri.
"Saya kasihan melihat nya,baru saja istirahat sudah di panggil saja."Ucap Pak Hardi.
"Namanya juga kerja pasti gitu,udah kita istirahat saja."Ucap Bu Indri.
__ADS_1
Pak hardi pun hanya diam saja dan mengikuti apa yang di katakan oleh istri nya tadi,di lain tempat Diandra sudah keluar dari kamar nya ia pun langsung ke sumber suara yang memanggil dia tadi.
Alex sudah menunggu tepat di meja makan,ia sudah duduk saja di sana.
"Ada apa tuan."Ucap Diandra ia baru keluar dari kamar nya.
"Kamu kalau di panggil lama sekali, buatan kan saya minuman yang enak dan cemilan nya dan bawa ke kamar saya."Ucap Alex.
"Baik tuan."Ucap Diandra.
Alex kembali lagi ke kamar nya ia hanya memerintah itu saja, Diandra langsung kedapur dan menyiapkan apa yang di pesan oleh sang majikan, Setelah selesai semuanya Diandra membawa ke kamar tuan muda nya itu.
Tok!Tok! Tok! Suara ketukan pintu.
"Masuk."Ucap Alex ia sedang memain game.
"Ini tuan minuman dan cemilan nya."Ucap Diandra.
"Taro saja di meja."Ucap Alex ia masih fokus dengan game nya.
"Sudah tuan,apa ada yang bisa saya bantu lagi kalau tidak ada saya permisi untuk kebawah."Ucap Diandra.
"Eh suruh siapa kamu ke bawah."Ucap Alex.
"Apa yang bisa saya bantu lagi tuan."Ucap Diandra.
"Bentar."Ucap Alex.
Alex pun beranjak dari duduk nya ia pun mengambil sebuah buku,dan ia pun menaruh nya di meja, Diandra bingung apa yang di lakukan oleh sang majikan nya itu.
"Kerjakan tugas ku ini,aku tidak paham sama sekali."Ucap Alex .
"Tapi tuan kalau saya yang nulis yang ada nanti tuan juga kena omel bu nina."Ucap Diandra.
"Ya kamu harus bisa lah,niruin tulisan saya."Ucap Alex.
"Tapi tuan."Ucap Diandra.
"Engga ada tapi-tapian apa mau saya laporkan hal ini ke mamih saya."Ucap Alex ia pun mengancam.
"Jangan tuan,ia saya akan mengerjakan nya."Ucap Diandra .
"Bagus kalau begitu."Ucap Alex.
Diandra meraih buku tersebut ia pun mulai mengerjakan beberapa tugas dari bu nina,alex merasa senang karena ada yang mengerjakan tugas nya, diandra sebenarnya ogah untuk mengerjakan tugas itu karena bukan tugas nya tapi mau engga mau ia harus nurut.
.
.
.
__ADS_1
Happy Reading ☺️
Jangan lupa vote like and komen 🙏