
***
Langkah kaki rania seketika terhenti saat melihat sosok laki laki yang sedang menunggu di pantai, melihat hamparan pasir yang luas itu
Muka rania mendadak merah seketika, ada rasa tak percaya pada dirinya sendiri melihat sosok laki laki itu ingin bertemu dirinya
" assalamualaikum " ucapnya
Bayu tiba tiba membalikkan badan nya. Seakan tak percaya, hari ini adalah hari yang dia tunggu untuk bertemu dengan wanita yang selama ini selalu dalam pikiran nya itu
" waalaikum salam, rania " jawabnya tersenyum melihat wanita di depan nya itu
" mas bayu bukan kah seharusnya mas di jakarta?" tanya nya
" karna aku ingin bertemu dengan mu dan memang ada pekerjaan yang harus aku selesaikan di sini " jawabnya
Mereka terdiam beberapa saat, menikmati pertemuan antara dua manusia yang selama ini selalu ada di pikirannya. Akhirnya bayu membuka suara
" mau kah kamu menemani ku jalan jalan di pantai ini?" menatap lautan lepas
" dengan senang hati " Rania tersenyum masam, jantung nya masih dag dig dug kencang tak terkendali
Mereka mengobrol layaknya seperti orang yang sudah tak asing baginya. Bayu yang menatap wajah rania dalam dalam , mengagumi sosok rania yang begitu cantik dan sopan menurutnya
***
Malam pun semakin larut, mereka pun memutuskan untuk kembali ke losmen.
" rania, makasih karena mau bertemu dengan ku, dan mau menemani jalan jalan di pantai ini "
" sama sama " rania pun melangkah meninggalkan bayu, namun seketika tangannya di tarik oleh bayu
__ADS_1
" kamu cantik, dan sopan ran, aku suka " ucapnya tanpa sadar sehingga membuat rania seperti kepiting rebus
" eh,, sama sama mas " ucapnya malu malu
Rania pun kembali ke kamar nya dengan perasaan yang berbunga bunga, karena baru pertama kalinya dirinya di perlakukan laki laki dengan lembut
***
Matahari mulai menampak kan diri di kota bali, suara gemuruh ombak di pantai itu kian membuat para pennginap di losmen milik bu roro itu rindu untuk meninggalkan losmen
tok.. tok.. tok..
bayu mengetuk pintu kamar radit
" ada apa bro, masih pagi juga " sambil mengucek matanya habis bagun dari mimpinya
" masih pagi? ini udah mau siang , cepet lo siap siap kita hari ini cek lokasi di sini "
Akhirnya bayu memutuskan untuk jalan jalan di sekitar losmen, dan tak sengaja berpapasan dengan bu roro
" assalamualaikum bu " ucap bayu menyapa bu roro
" waalaikum salam, ehh ini bukannya nak bayu ya?"
" iya bu, hehe bu roro apa kabar "
" alhamdulillah, baik nak, kamu sejak kapan di sini "
"tadi malam sampai di sini bu "
" kenapa nggak temui ibu?"
__ADS_1
" nggak enak bu , saya dan teman saya sudah malam sampai sini "
" nak, ibu kamu sehat?"
" alhamdulillah sehat bu "
" oiya.. ada apa nak bayu ke bali?"
" saya ada urusan pekerjaan di sini bu, mengecek lokasi yang akan perusahaan kami bangun di sini " jelasnya
" oo begitu,, ayo kita sarapan dulu, anak ibu sudah siap kan sarapan tadi " ajaknya
" ehh nggak usah repot" bu "
" nggak repot nak, ayo "
Mereka pun menuju ruang makan, rumah yang di tempati bu roro itu agak berdekatan dengan losmen miliknya, sengaja ia bangun berdekatan dengan losmen miliknya
Terlihat disana rania yang tengah menata makanan di atas meja, rania yang tak menyadari kedatangan bayu di sana
" bunda.. ayo makan " ucapnya seketika terhenti melihat bu roro bersama dengan bayu
" mas bayu " ucapnya
" loh.. kamu kenal sama nak bayu ran? baru mau bunda kenalin "
" ehh iya bu, rania kenal dengan mas bayu "
Bayu pun hanya tersenyum melihat ekspresi wajah rania yang memerah
Mereka pun akhirnya sarapan bersama, ada rasa canggung bagi rania dan bayu, namun di sisi lain rania terlihat sangat bahagia, begitupun dengan bayu
__ADS_1