
***
Pagi itu rania telah bersiap untuk keberangkatannya ke jerman . Semua yang telah ia siapkan, seketika dirinya memegangi liontin pemberian bayu
" 2 tahun,, ya 2 tahun lagi.. tunggu aku
kembali mas " sambil beranjak keluar dari kamarnya
Rania yang diantar bu roro ke bandara , dia memang tidak menemui bayu langsung yang ada di losmen nya, namun dia telah mengirim pesan untuknya
" mas, aku pamit.. terimakasih telah mengisi hari hariku selama disini, aku mencintaimu mas " pesan singkat dari rania itu yang dengan cepat dibuka oleh bayu
" hati hati lah disana sayang.. aku menunggumu disini " balasnya
Rania tersenyum lebar melihat balasan dari bayu.
Dilihatnya dari jendela kamar bayu, rania yang meninggalkan rumah, rasa sedih itu terus datang menghampiri bayu
" aku selalu menunggumu sayang,, jadi cepatlah kembali " batinnya melihat sosok wanita yang dicintai memasuki mobil dan meninggalkan rumah itu
***
Hari hari pun berlalu..
Putri yang kini masih berjuang melawan penyakitnya itu, rambut yang sudah mulai rontok dan mimisan setiap pagi itu sudah biasa dia alami
Esok adalah hari wisuda putri.. bu roro yang kini masih di bali dan rencana besok pagi akan terbang ke jakarta
" duh.. besok acara wisuda putri cuma sendiri dong, rania nggak ada " pikirnya
" gimana kalau ngundang nak bayu sama ibunya dia kan di jakarta juga " pikirnya
Bu roro pun mengambil ponsel dan menghubungi bu mayang
" halo bu mayang , apa kabar ?"
" alhamdulillah baik bu, bu roro gimana kabarnya?"
" alhamdulillah, bu saya mau mengundang anda dan nak bayu buat datang ke acara wisuda anak saya besok "
__ADS_1
" wah.. boleh bu kebetulan besok saya tidak ke butik jadi bisa datang "
" terimakasih ya bu kita bertemu di jakarta besok "
" baik bu saya akan bicarakan sama bayu untuk besok "
***
Di kamar bayu
tok.. tok.. tok
" nak, mama masuk ya!" ucap bu mayang
" iya ma "
" nak lagi apa?"
" ini sedang memasuk kan file dari kantor, ada apa ma?"
" tadi bu roro yang punya losmen di bali itu nelfon mama, beliau mengundang kita hadir ke acara wisuda anaknya yang di jakarta "
" owh.. terus?"
" iya ma,, aku usahain "
" yaudah kalau gitu kamu lanjut kerjanya mama keluar dulu " sambil mencium kening anaknya
" andai yang wisuda rania, pasti gue bakalan seneng banget " batinnya
" mending gue ajak si radit buat temen disana " batinnya
Batu pun mengambil ponselnya dan menghubungi radit
"halo dit,, lo dimana?"
" dirumah, kenapa bro " jawab radit
" gue kesana ntar "
__ADS_1
" sekarang aja lah.."
" gue selesaikan tugas kantor bentar "
" oke.. gue tunggu di rumah bro "
Setelah selesai dengan kerjaannya bayu pun langsung keluar dan menuju rumah radit
" loh.. nak mau kemana?"
" mau kerumah radit bentar ma "
" yaudah hati hati ya "
" iya ma.. radit berangkat dulu " sambil mencium punggung tangan bu mayang
15 mengemudi akhirnya bayu sampai di rumah radit, segera dia memarkirkan mobilnya dan masuk ke dalam rumah itu
" hey bro.." ucap radit
" hemm " jawabnya singkat sambil menduduk kan dirinya ke sofa empuk itu
" tumben main kesini, kangen yaa?" goda radit
" kangen apaan?"
" dit, lo besok mau nggak temenin gue ke acara wisuda anak temen mama "
" besok?"
" hemm "
" gue nggak ada temen soalnya" tambah bayu
" oke deh, emang itu anak temen mama lo cewek apa cowok?"
" cewek "
" oket siap.. gue bakal dateng " jawabnya bersemangat
__ADS_1
" tentang cewek aja lo cepet banget "
" efek jomblo.. haha "