Antara Rasa Dan Restu

Antara Rasa Dan Restu
Menyetujui pernikahan


__ADS_3

***


Pagi itu bayu memberanikan diri untuk menemui sang mama , menyampaikan keputusan yang dia ambil


" semoga ini yang terbaik, lagi pula aku menjalaninya bukan karena suka, tapi karena merasa tidak enak dengan bu roro " batinnya


Bu mayang yang sedang menyiapkan sarapan di dapur itu di kagetkan dengan kedatangan bayu yang tiba tiba langsung duduk di kursi meja makan


" mama " panggilnya


" iya bay... gimana keputusan mu?" tanya nya dengan cepat


" baiklah ma.. bayu setuju, tapi ini bayu lakukan bukan karena bayu suka sama putri, melainkan tidak enak dengan bu roro saja " jelasnya


" makasih sayang.. mama juga merasa kasihan dengan beliau, mama janji setelah kamu dan putri tidak ada hubungan apapun, kamu bisa menikah dengan wanita pilihan mu " sambil memeluk bayu


" iya ma.. karena sampai kapan pun bayu akan berjuang untuk wanita yang bayu cintai " jawabnya


" kalau begitu nanti kamu ikut mama ke rumah sakit ya, kita bilang kalau kamu mau menyetujui pernikahan ini, kan lebih cepat lebih baik bay "


" iya ma" jawabnya pelan


Setelah itu mereka sarapan dan berencana untuk segera ke rumah sakit menemui bu roro


***

__ADS_1


Di rumah sakit


" assalamualaikum bu" ucap bu mayang


" waalaikum salam.. eh bu mayang nak bayu mari masuk " jawabnya


" bagaimana kondisi putri bu?" tanya bu mayang


" masih belum ada reaksi sama sekali bu " jawabnya pelan sambil melirik putri yang masih terpejam matanya


" bu, bayu menyetujui pernikahan ini dengan putri selama 1 tahun " ucapnya


Bu roro langsung berdiri dan menatap intens wajah bayu


" iya bu, tapi hanya 1 tahun .. maaf bukannya saya lancang, karena saya juga sudah mempunyai kekasih yang saya cintai" jawabnya jujur


" baik nak.. ibu tau, ibu janji setelah semua nya selesai keputusan ada di kamu " jelasnya


" baik bu "


" bagaimana kalau kita segera melaksanakan pernikahan ini?" tanya bu roro


" gimana nak?" lanjut bu mayang melihat anaknya


" baiklah bu.. lebih cepat ini lebih cepat juga selesai " jawabnya membuang nafas panjang seoalah tak percaya dirinya akan menikahi kakak kandung kekasih nya bagaimana jika rania tau?" pikirnya

__ADS_1


***


Hari pernikahan


Bayu pun telah bersiap untuk menikahi putri , dirinya yang telah menggunakan jas warna hitam itu terlihat tampan walau sebenarnya dirinya tak mengharapkan pernikahan ini terjadi


Dengan di gandeng sang mama masuk ke dalam rumah sakit itu. Di dalam ruangan itu telah hadir saksi dan penghulu serta putri yang telah diganti baju dengan kebaya putih dan tanpa make up oleh bu roro , karena walau bagaimana pun ini adalah hari pernikahannya


" rania sayang maafkan mas.. mas janji setelah semua ini selesai mas akan menikahimu " batinnya


" apakah semua sudah siap?" tanya penghulu


" sudah pak silahkan " jawab bu roro


Bayu pun menjabat tangan penghulu itu dan kemudian melaksanakan ijab qobul dengan berat hati.


Namun dengan kalimat nya yang lancar akhirnya putri resmi menjadi istri bayu


Semua pun tersenyum lega, dan tanpa disadari putri pun meneteskan air matanya saat ijab qobul di mulai


Dengan segera mereka memanggil dokter untuk memeriksa keadaan putri


" suatu keajaiban dari Allah..pasien sudah mulai memberikan tanda tanda yang cukup baik, semoga esok akan jauh lebih baik lagi dari ini " jelasnya


" alhamdulillah " semua orang di dalam ruangan itu tersenyum lega

__ADS_1


__ADS_2