
***
Bu roro yang telah bersiap untuk berangkat ke jakarta itu telah bersiap, menggunakan kebaya dan tak lupa sanggul kecil yang menambah cantik wajah perempuan paruh baya itu
Pukul 8 pagi dirinya telah sampai di jakarta dan segera menuju rumah nya, bu roro memang memiliki satu rumah di jakarta dan putri yang menempati karena dia kuliah disana
" assalamualaikum " ucap bu roro mengetuk pintu rumah nya yang ditinggali sang putri
Putri yang sedang berdandan itu segera membuka pintu dan betapa bahagianya melihat sang bunda di hadapannya
" waalaikum salam, bunda " langsung memeluk bu roro
" sayang, bunda kangen.. kamu sehat kan "
" sehat bun, bunda sehat juga kan "
" iya seperti yang kamu lihat "
" yuk masuk bun"
" kamu sedang make up ya nak?"
" iya bun, belum selesai tapi hehee "
" ya sudah selesaikan dulu "
Bu roro yang masih setia di kamar putri itu masih melihat lihat sekitar kamar anaknya.
Tanpa dia sadar, bu roro melihat beberapa macam obat di atas meja belajar putri
" nak, ini obat apa kok banyak banget? kamu sakit?" tanya nya
__ADS_1
Putri yang mendengar ucapnya bunda nya itu gelagapan dan bingung harus menjawab apa
" emm.. anu.. itu obat sakit perut putri bun" ucapnya gemetar
" emangnya kamu kenapa kok bisa sampai sakit perut put?"
" mungkin karna sering telat makan bun" jawabnya singkat
" lain kali jangan lupa makan yang teratur nak, apalagi kamu jauh dari keluarga nanti kalau sakit siapa yang merawat kamu " jelas bu roro
" iya bunda ku yang cantik, yang cerewet " goda putri
Putri pun kini memakai baju tunik broklat berwarna navy dan memoles make up tipis di wajahnya
Setelah selesai make up putri segera mengajak bu roro ke kampus
" bunda, gimana udah cantik belum?" tanya nya
" ahh bunda yang benar saja "
" loh.. iya bener "
" ada yang kurang nggak bun?" tanya nya lagi
nggak.. udah perfect! ayo berangkat "
Mereka pun berangkat menuju kampus menggunakan taxi, jarak rumah ke kampus yang hanya beberapa menit itu
***
Di lain tempat bu mayang yang tengah bersiap berdandan seadanya itu memanggil bayu untuk segera berangkat
__ADS_1
" nak, ayo berangkat nanti kita telat " ucapnya
" ya ampun mama semangat bener, kita nggak bakalan terlambat " jawabnya
" bukannya gitu, mama kan nggak enak sama bu roro "
" ayo buruan bay!" perintahnya lagi
" iya ini bayu sedang pakai kemeja ma.. tunggu bentar "
Setelah selesai bayu mengambil ponselnya dan mengirimkan pesan singkat kepada radit
" dit, gue udah mau jalan ke kampus, ntar lo nyusul ya, lokasinya gue share look "
Setelah mengirimkan pesan ke radit bayu segera berangkat menuju kampus untuk menghadiri acara wisuda anak bu roro
***
Di kampus
Bu roro dan putri yang telah sampai lebih dulu daripada bayu dan bu mayang memilih untuk segera masuk ke dalam gedung karena para mahasiswa yang akan di wisuda telah ramai disana
" bun, ayo duduk sini " ucap putri
" iya tunggu sebentar, bunda masih nungguin temen bunda "
" loh.. bunda ngajak temen ya?"
" iya,, kenalan bunda, waktu beliau menginap di losmen bunda sewaktu di bali " jelasnya
Akhirnya bu roro memilih untuk duduk duluan di sebelah putri dan menunggu bu mayang dan bayu datang
__ADS_1