Antara Rasa Dan Restu

Antara Rasa Dan Restu
Surat cinta?


__ADS_3

***


Setelah kepergian bayu, rania terlihat begitu aneh, seperti orang yang kehilangan semangatnya


" ran, kamu kenapa?" tanya bu roro


" enggak papa bunda "


" yasudah bunda masuk dulu ya "


" baik bun "


Rania yang masih di teras itu segera duduk di kursi dan menatap kosong losmen miliknya


" kenapa begitu cepat?" batinnya


" bahkan aku masih ingin mengenalmu lebih jauh " lanjutnya


Setelah beberapa menit duduk, rania melihat lihat bunga di teras depan rumah nya.


Karin mencium bunga mawar yang begitu menyengat disana, tanpa sadar ada kartu mungil yang terselip diantara dedaunan mawar itu


Di bolak baliknya kartu mungil itu yang masih terbungkus rapi dengan pita merah, ia pun segera membacanya


Dearest, rania..


semoga kamu sudah membaca surat ini


maaf tidak langsung menyampaikan nya itu kepadamu ran..


malam ini begitu membingungkan bagiku..

__ADS_1


ingin rasanya bertemu denganmu lebih lama..


ingin aku menyatakan langsung kepada mu.. namun aku urungkan..


rania, aku tak bisa mengungkapkan kata kata romantis seperti orang lain,


aku sangat kacau


aku sangat galau


perasaan ini menyiksaku


aku mencintaimu rania ....


maaf, mungkin ini terlalu cepat


namun, aku telah mantap mengatakan ini padamu


dan aku selalu berharap kamu pun begitu padaku


Bayu Adi Atmaja


Rania yang seolah tak percaya membaca pesan yang tertulis di kertas putih itu, dia tertunduk dan berpikir keras, entah bagaimana rasanya saat ini, namun dia akui bahwa dirinya pun memiliki perasaan yang sama


" kenapa mas? kenapa tidak menyampaikan langsung padaku? taukah kamu bahwa aku juga menanti itu? selama beberapa hari ini aku ingin memantapkan hatiku apakah aku mencintaimu, dan semua itu sudah terjawab mas.. aku mencintaimu ..." ucapnya lirih sembari memeluk kertas putih itu di dada nya


Diambilnya ponsel dalam saku nya. Dia cari kontak bayu disana dan segera mengirimkan pesan


" kenapa mas tidak bicara langsung padaku mas? apa ini surat cinta untukku? aku senang mas, aku berharap rasa ku ini akan terus seperti ini sama mas " dikirimnya pesan itu kepada bayu


Bayu yang masih dalam perjalanan menuju jakarta itu mengambil ponselnya yang berdering, di buka nya pesan dari rania yang membuat dirinya tersenyum bahagia

__ADS_1


" terimakasih rania, aku begitu mencintaimu " dikirimnya pesan itu ke rania


Rania terdiam membuka balasan dari bayu


" ternyata benar, kamu menyukai ku mas, terimakasih " batinnya


***


Setelah beberapa hari tiba tiba putri menghubungi rania. Di ambilnya ponsel itu dan terlihat " kakak ku " di panggilan itu dan segera diangkatnya


" kakak " terdengar suaranya yang lantang dari rania perasaan yang begitu rindu dengan saudaranya itu


" halo dek, kamu apa kabar "


" baik kak, bunda juga sehat, kak putri kapan wisuda? mumpung rania masih di sini"


" minggu depan dek, sampaikan sama bunda kalau kakak wisudanya bulan depan, dan kakak berharap kamu masih di indonesia "


" semoga kak, kak putri sehat kan disana?" pertanyaan rania yang membuat putri tiba tiba lemas mengingat kondisinya saat ini


" halo ,, kak putri?"


" ehh.. ita dek gimana?"


" tuh kan kebiasaan nggak konsen, rania tanya kak putri sehat kan?"


" iya kakak sehat dek, yasudah sampaikan salam buat bunda ya kakak tutup dulu teleponnya, aku rindu kalian "


" iya kak, kakak juga hati hati disana ya "


Putri pun akhirnya menyudahi percakapan dengan sang adik, dirinya terduduk lemas setelah mendengar ucapan dari rania menanyakan kesehatannya membuat dirinya kembali mengingat penyakit yang mungkin akan merenggut nyawa nya dengan tiba tiba

__ADS_1


__ADS_2