
***
Bayu pun kembali ke acara wisuda itu dan kembali duduk di sebelah bu mayang dab radit
" siapa yang nelfon bro?" tanya radit melihat kedatangan bayu
" ada deh.. orang spesial " jawab bayu sambil tersenyum jail
" pacar lo ya? gila lo nggak kasih tau gue!" ucap radit pelan
Bu mayang yang melihat radit dan bayu sedang berbisik kemudian bertanya
" kalian kenapa bisik bisik gitu?" tanya bu mayang seketika mengagetkan mereka
" enggak papa ma " jawab bayu
Acara wisuda pun telah di buka dan kini adalah acara penyerahan ijazah dan selempang bagi mahasiswa
Setelah menunggu beberapa menit akhirnya nama putri terpanggil dan segera bangkit dari tempat duduk
Terdengar tepuk tangan bagi para keluarga, namun saat menuju panggung pengambilan ijazah putri seketika lemas seperti tak bertenaga namun, dirinya harus bangkit seolah olah tak ada apa apa yang terjadi padanya
" ya Allah kuatkan aku untuk hari ini saja" batinnya sambil terus berjalan
***
Akhirnya acara itu pun di tutup dengan sesi foto bersama mahasiswa lain dan para orang tua serta keluarga
__ADS_1
" bunda yuk foto.. nanti putri kirim ke rania "
" ayo.. bu mayang, nak bayu dan nak radit mari kita foto dulu " ajak bu roro
Mereka pun akhirnya berfoto bersama, namun di sela sela foto itu, fotografer yang memotret gambar mereka seketika mengagetkan mereka
" gimana kalau mbak putri sama mas nya yang ini foto berdua" yang dimaksud adalah bayu
" ehh.. tidak usah tadi sudah foto bersama kok " tolak bayu lembut
Putri pun berharap bisa foto berdua dengan bayu mendengar ucapannya langsung menunduk
Bu mayang yang melihat itu merasa tidak enak dan menyuruh bayu untuk menyetujuinya
" bayu, nggak papa lah, kasian putri kan kita juga nggak enak " bisik bu mayang
" tapi ma.. bay.." belum selesai dia berbicara bu mayang telah mendorong bayu mendekat putri
" mbak nya jangan kaku.. lirik sedikit ke mas nya " suruh nya
Dengan gugup akhirnya putri pun sedikit melirik dan seketika jantungnya tidak bisa di kondisikan
Bayu yang hanya diam, sebenarnya dia ingin menolak, namun karena merasa tidak enak dengan bu roro akhirnya menyetujui nya
Acara wisuda pun berakhir mereka pun kembali pulang kerumah masing masing
" bu mayang dan nak bayu sama nak radit, terimakasih ya sudah meluangkan waktunya datang ke acara wisuda anak saya " ucap bu roro
__ADS_1
" sama sama bu, anggap saja seperti keluarga sendiri " sahut bu mayang tersenyum
" nak putri selamat atas kelulusannya ya semoga ilmunya bermanfaat " lanjutnya
" terimakasih bu, dan mas bayu sama mas radit sekali lagi terimakasih telah datang " ucapnya
" sama sama put kami juga senang bisa hadir " jawab radit tersenyum sembari mencubit pinggang bayu
" ehh.. iya put sama sama " jawabnya melihat radit yang dengan sengaja mencubit nya
***
Di rumah Putri
" bunda sudah kenal lama sama bu mayang dan anaknya?" tanya putri seketika membuat bu roro tersenyum
" memangnya kenapa? kamu naksir sama anaknya ya?" goda bu roro
" enggak.. bukan begitu bun " jawabnya terbata bata karena dalam hatinya memang benar putri menyimpan rasa dengan bayu
" bu mayang itu dulu pernah menginap di losmen bunda, dan kami akrab dan sering berkomunikasi, karena adikmu juga nggak bisa ikutke acara wisuda mu, jadi ibu ajak saja bu mayang dan nak bayu " jelasnya
" apa kamu suka sama nak bayu put?" tanya bu roro seketika mata putri langsung membulat
" bunda.." jawabnya tersenyum
" tuh kan.. senyum senyum sendiri pasti kamu naksir!"
__ADS_1
" entah bun, tapi mas bayu itu berbeda dengan laki laki yang pernah putri temui" ucapnya pelan
" dia anaknya baik dan sopan, bunda pun suka dengannya, semoga dia menjadi jodoh anak bunda " ucapnya