
***
Setelah kejadian dirinya di rawat di rumah sakit saat jatuh pingsan di kampus, dirinya merasa ada aneh.
Setiap pagi bangun tidur selalu mimisang, awalnya putri hanya membiarkan nya begitu saja karena itu pasti karna terlalu kecapekan , pikirnya
Namun semakin lama putri selalu merasa pusing yang begitu hebat, badan nya yang bergetar dan mengeluarkan darah dari hidung nya. Akhirnya dirinya memberanikan diri untuk memeriksakan ke klinik dekat tempat tinggal nya
***
" permisi dok, saya ingin memeriksakan kesehatan saya" ucapnya
" baiklah, silahkan duduk mbak " ucap seorang dokter perempuan yang masih tampak muda itu
" bisa di jelaskan apa keluhannya?" tanya dokter itu
" begini dok, saya selalu merasa pusing yang sangat hebat, dan setiap pagi saya selalu mimisan " jelasnya
" baiklah, mbak silahkan baringan dulu saya periksa " ucapnya nya
Putri yang kini sedang berbaring itu meremas spei klinik itu. Dirinya merasa takut akan kesehatan nya sendiri
__ADS_1
Dokter itu mulai memeriksa detail tubuh putri hingga melakukan ronsen untuk mengetahui lebih jelas penyakit nya itu
" baik mbak silahkan duduk kembali " perintah dokter itu
" gimana dok? apa semuanya baik baik saja?" tanya nya khawatir dengan dirinya sendiri
" begini mbak, saat saya periksa tadi masih belum kelihatan apa sebenarnya penyakit anda, namun tadi saya sudah melakukan ronsen untuk mengetahui lebih jelas penyakit anda . Hasil ronsen itu akan keluar besok siang, jadi mbak bisa kembali lagi kesini " ucapnya
" baiklah dok terimakasih "
Putri dengan perasaan takut itu keluar dari klinik itu, namun segera ia singkirkan dalam dalam, berharap semua yang ia takutkan hanya sebuah pikiran nya saja
Putri pun tidak kembali ke rumah, melainkan kembali ke kampus, karena jadwal nya hari ini masuk siang
" nggak papa gina sayang, yuk masuk kelas" ajaknya
" kok tumben putri gitu ya, aku harus selidiki kenapa sepertinya ada sesuatu yang dia sembunyikan " batin gina sambil terus mengikuti langkah kaki putri
Sore pun tiba, putri bergegas untuk pulang kerumah. Gina tampak begitu penasaran dengan sikap putri yang menurut nya berubah
" gin, gue balik dulu yah " ucapnya sambil melambaikan tangan nya
__ADS_1
" oke deh kamu hati hati ya put " sambil membalas senyum ke putri
Mereka pun pulang kerumah masing masing, karena memang arah rumah mereka tidak searah jadi tidak pernah pulang barengan
***
Pagi itu putri bangun lebih pagi dan mengecek apakah dirinya masih mimisan atau tidak.
Dan ternyata benar, darah itu telah membasahi bantal putri. Dengan segera ia pergi ke kamar mandi untuk membersihkan nya
" ya Allah aku mimisan lagi, aku kenapa ya Allah ?" ucapnya menangis sambil terus membersihkan darah kering yang telah kerinh di hidungnya
Saat di kampus gina yang telah sampai lebih dulu melihat putri segera menghampiri nya
" put, ntar siang kita ke cafe ya, udah lama kita nggak nongkrong bareng " ajaknya
"emmm.. anu.. aaku nanti siang nggak bisa gin" ucapnya bingung karena siang ini adalah jadwalnya ke klinik mengambil hasil ronsen nya
" yahh.. sayang banget dong, padahal aku pengen banget " ucapnya
" lain kali ya gin "
__ADS_1
" hemm baiklah "
Kuliah pun selesai putri yang lebih dulu berpamitan dengan gina untuk pulang gina pun hanya mengiyakan, padahal dia sudah berencana mengikuti putri dari belakang tanpa sepengetahuan putri