Antara Rasa Dan Restu

Antara Rasa Dan Restu
Terbongkarnya pernikahan bayu #1


__ADS_3

***


Sore itu rania telah mendarat di bandara denpasar, bali. Ia sengaja tidak mengabari sang ibu maupun kakaknya kalau dirinya telag sampai disana, ia menggunakan taxi menuju rumahnya


Dilain sisi, kini bayu bu roro yang telah bersiap mandi untuk menyambut kedatangan putrinya itu tampak begitu antusias


Putri yang kini sedang memoles sedikit make up di wajahnya tampak begitu gembira akan kedatangan sang adik, untuk menutupi kondisi nya yang agak pucat ia pun mengoleskan lipbam ke bibirnya


Putri lupa untuk tidak mengatakan pada suaminya kalau hari ini rania sang adik akan pulang dari jerman


***


Di kamar putri


Putri yang melihat pintu kamar yang terbuka yang ternyata adalah bayu, suaminya. Wajah bayu yang tampak sedikit pucat itu membuat putri bingung


" mas bayu darimana? " tanya nya


" ahh.. tadi radit, asisten pribadiku nelfon jadi aku keluar sebentar " jawabnya yang begitu singkat. Ada rasa penasaran di hati bayu yang melihat putri tampak sudah bersiap dan rapi, namun ia enggan bertanya


" kok wajah mas terlihat pucat?" tanya putri sambil melirik wajah suaminya


" emm.. mungkin hanya sedikit capek saja put, kalau begitu aku mandi dulu ya " jawabnya


" iya mas "


Bayu pun langsung bergegas mandi dan meninggalkan putri yang tengah di depan kaca itu


Tak lama terdengar suara di luar yang sedikit ramai membuat bu roro dan putri segera keluar untuk memastikan nya

__ADS_1


Tanpa di duga,, suara itu adalah dari para pegawai bu roro yang tengah menyambut kedatangan rania disana


Bu roro dan putri pun tak kalah antusias menyambutnya


" rania sayang " teriak bu roro kepada putrinya


Putri pun nampak tersenyum melihat sang bunda dan sang kakak yang berada disamping ibunya


" sayang kok udah sampe bandara nggak telfon bunda?" tanya bu roro


" rania nggak mau ngeropotin aja bun hehee " jawabnya cengengesan


" adek.. kakak kangen banget " ucap putri memeluk rania


" rania juga kangen kak, kakak sehat kan?"


" iya nih,, seperti yang kamu lihat sekarang dek "


" wahh bakalan gendut ini perut nanti hehee " jawab rania tertawa bahagia


Mereka pun masuk ke dalam rumah , namun bayu yang masih belum nampak keluar dari kamarnya itu membuat putri bingung, ya memang ia lupa memberi tau suaminya atas kepulangan sang adik


" ran, kamu mandi terus makan ya bunda tunggu " perintah bunda


" baik bun siapp laksanakan " sambil bergegas menuju kamarnya


" dasar anak itu masih aja seperti dulu " batin bu roro melihat tingkah laku rania yang tidak berubah sama sekali


" put, kamu panggil bayu ajak dia makan bersama ya "

__ADS_1


" iya bunda,, tunggu sebentar ya "


***


Di kamar Rania


" duhh .. nyaman sekali " sambil merebahkan tubuhnya di sofa kamarnya


" kangen banget sama suasana di sini ,, apalagi sama kamu mas " batin rania yang terus memikirkan bayu


" loh aku kan belum memberi kabar kalau aku udah di indonesia " batinnya.. namun setelah ia pikir pikir ia memutuskan untuk mengabarinya nanti setelah ia bertemu dengan suami kakaknya, ia yang sangat penasaran


***


Di kamar putri


" mas,, udah selesai mandinya?" tanya putri


" sudah "


" bunda nyuruh aku manggil mas, disuruh makan bersama "


" emm.. iya yukk aku udah siap "


" yuk mas "


mereka pun berjalan bersama menuju meja makan yang disana telah tampak menunggu bu roro


" sini duduk nak " ucap bu roro kepada bayu

__ADS_1


" iya bu "


Bayu pun semakin penasaran melihat meja makan yang tampak banyak sekali makanan


__ADS_2