Antara Rasa Dan Restu

Antara Rasa Dan Restu
Permintaan mendadak


__ADS_3

***


Setelah mendengar ucapan dari dokter, bu roro dan bu mayang masuk ke dalam ruang ICU bersamaan


Dilihat nya wajah putri yang sayu dan rambut yang mulai rontok itu membuat hati bu roro semakin sakit


3 hari berlalu dan tak ada kondisi yang baik untuk putri, dirinya yang tak kunjung sadar membuat semua khawatir


" bu mayang boleh saya bicara?"


" silahkan bu, saya akan mendengarkan "


" sepertinya anak saya akan sembuh dengan kehadiran nak bayu!" ucapnya terbata bata


" maksud ibu bayu kesini?" tanya nya tak mengerti maksud ucapan bu roro


" bukan begitu bu.. maksud saya bayu menikahi putri " jawabnya seketika membuat kaget bu mayang


" maaf saya lancang bu, memang telah jauh jauh hari putri bilang kalau dia suka sama bayu dan saya rasa ini bisa membantu putri untuk sembuh " jelasnya


" bagaimana kalau 1 tahun bu.. dan setelah itu terserah nak bayu,, yang penting kita bisa melihat reaksi putri untuk sembuh"


" saya akan bicarakan sama bayu dulu bu "

__ADS_1


" terimakasih bu "


Akhirnya bu mayang pamit pulang terlebih dahulu dan segera mebicarakan ini dengan anaknya


***


Di rumah bayu


Bu mayang masih mondar mandir memikirkan cara menyampaikan nya langsung kepada anaknya


Hingga bayu pulang dari kantor dan melihat sang mama mondar mandir langsung menghampiri nya


" mama.. kok kayak orang bingung gitu?" tanya bayu


" iya ma.. mama ngapain berdiri disini?"


" ehh.. enggak.. nak duduk dulu disini ada yang ingin mama bicarakan sama kamu "


Bu roro pun mengajak bayu duduk di teras rumahnya itu. Dia tarik nafas dalam dalam dan mulai membuka pembicaraan


" sayang.. kamu mau nggak nolongin bu roro?" tanya nya ragu


" tolongin maksud mama apa?" tanya nya bingung

__ADS_1


" kamu nikahi putri selama 1 tahun agar dia bisa sembuh?" ucapnya


Seketika bayu bangkit dari tempat duduk nya


" apa mama ini sedang bercanda?" tanyanya tak percaya


" tidak nak,, mama mohon,kasihan bu roro dan putri menyukai mu nak semoga dengan ini dia lebih cepat sembuh "


" bayu nggak bisa ma.. bayu sudah punya kekasih nggak mungkin bayu nikah sama putri, bayu juga nggak suka sama dia!" jelasnya


" mama mohon bay.. hanya untuk sementara waktu dan setelah kondisi putri lebih baik maka kamu bisa kembali dengan kekasihmu "


" memangnya nikah itu mainan ma? bayu nggak bisa ma!" jawabnya lagi


" yasudah terserah kamu.. tapi mama berharap kamu bisa nolongin bu roro kasihan dia bay, kamu pikirkan dulu ini dan besok kasih keputusannya ke mama "


Bayu pun langsung ke kamar dan membanting pintu nya kasar. Rasa kesal terhadap hidupnya harus menikah dengan orang yang tengah koma dan membiarkan perasaan rania terluka untuk ini?


" bagaimana ini?" pikirnya sambil terus berjalan kesana kemari


Dia lantas merebahkan kepala nya yang pening itu di atas bantal yang empuk miliknya


Malam semakin larut dan bayu masih terjaga, memikirkan langkah apa yang harus ia ambil, di satu sisi dia tidak mau mengkhianati rania dan di sisi lain dia juga tidak tega melihat bu roro yang juga adalah ibu rania memintanya. Namun bagaimana jika rania tau semuanya? pasti dia akan salah sangka padaku!" pikirnya

__ADS_1


Lalu di pikirnya kembali.. dengan permintaan bu roro yang 1 tahun menikah dengan putri, terbesit di pikirannya untuk tidak memberi tau rania tentang apa yang menjadi keputusan nya


__ADS_2