Antara Rasa Dan Restu

Antara Rasa Dan Restu
Siapa lelaki itu?


__ADS_3

Bayu yang seketika gugup karena bu roro mengarahkan hp nya ke dia. Bayu yang hanya memberi senyuman atas perkenalan singkatnya dengan rania merasa sangat malu.


Begitu pun dengan rania yang hanya membalas senyum bayu dari balik layar hp.


Rasa gugup, ya itu yang dirasakan rania saat itu, pertama dirinya melihat pria yang sedang bersama dengan sang bunda


Setelah selesai memperkenalkan bu mayang dan bayu itu rania memutuskan untuk mengakhiri video call nya


" senang berkenalan dengan mu bu" ucap rania pada bu mayang


Bu mayang hanya tersenyum dan mengangguk kan kepalanya


" senang juga berkenalan dengan mu rania " ucap bayu tiba tiba tersenyum


Rania yang dengan malu malu mengangguk kan kepalanya


" baiklah rania pamit dulu semuanya assalamualaikum " menyucapkan salam kepada mereka bertiga


" waalaikum salam " jawab mereka bersamaan


video call off


***


Rania yang salah tingkah dengan apa yang barusan dia lihat. Raniat memegang dada nya, jantung nya yang berdegup sangat kencang


" ada apa dengan ku? siapa lelaki tadi? mengapa begitu akrab bunda dengan nya?" pikirnya sambil terus memegangi dadanya

__ADS_1


***


Bayu yang kini sedang berada dalam kamar hotelnya itu terus terbayang wajah cantik rania.


Hatinya bergetar saat melihat wanita yang barusan dia tatap dari layar hp itu


" andai kamu disini, pasti aku akan ke bali setiap minggu " pikirnya sambil terus menatap langit langit kamarnya


***


" bay, mama masuk ya?" ucap ibu nya di sebalik pintu


" masuk ma, tidak bayu kunci " jawabnya yang masih setiap tiduran di ranjang nya


" kamu kelihatan seneng banget kenapa? perasaan waktu mama telpon kamu suruh kesini jemput mama agak lesu " jelasnya menatap bayu yang seperti berubah saat setelah selesai video call dengan anak bu roro


" mama, itu urusan anak muda, jadi mama tidak perlu tau" ucapnya sambil menutupi wajahnya dengan bantal


" dasar kamu ya, tapi kalau dilihat lihat dia gadis baik baik " ucap bu mayang


Seketika bayu langsung membuka bantal yang menutupi wajahnya dan bangun kemudian duduk di samping ibunya


" mama suka sama dia " tanya nya serius sambil clingak clinguk menatap wajah ibunya


" bayu , apaan sih liatin nya gitu amat "


" mama jawab dulu mama suka nggak sama rania itu ?"

__ADS_1


" itu urusan mama, anak kecil nggak boleh kepo " ucap bu mayang langsung berdiri dan meninggalkan bayi sendirian di kamar


" mama... jawab dulu, ihh mama sama anak pelit amat " terial bayu melihat sang ibu yanh sudah keluar dari pintu kamarnya


***


Rania yang kini tengah mengerjakan tugasnya, sambil memangku laptop di paha nya. Namun pikiran nya terus keingat dengan laki laki itu, laki laki yang pertama kali ia kenal yang selalu ada dalam pikiran nya itu


" rania, kamu pikir dia siapa beraninya kamu mikiran orang baru kamu kenal?" gerutunya sambil mengerutuki dirinya sendiri


***


Pagi pun mulai menjemput, hari ini bu mayang dan bayu berencana untuk kembali ke jakarta.


Bu mayang yang sudah mulai berkemas dan segera mencari bu roro untuk berpamitan dengan nya


" bu,, saya sama bayu akan kembali ke jakarta, terimakasih untuk keramahan bu roro pada kami " ucapnya sambil memeluk bu roro


" kenapa buru buru bu?"


" karena besok bayu juga sudah bekerja bu , insyaallah kalau ada waktu saya menyempatkan untuk mampir kesini " jawabnya


" baik bu, saya tunggu. Nak bayu hati hati ya " ucapnya ramah


" baik bu, terimakasih, kami pamit dulu "


" iya hati hati di jalan " sambil melambaikan tangan nya

__ADS_1


__ADS_2