
Tapi entah kenapa aku penasaran dengan patung tentakel itu, patung itu benar-benar mirip dengan tentakel.
Kami berenang bersama dan tiba-tiba pasir mulai bergerak-gerak dengan sendirinya. Aku mulai panik dan Vinny menarik-narik lengan bajuku.
Aku melihat ke arah vinny dengan kebingungan, Vinny menunjuk ke arah belakang ku, dan saat aku melihat kebelakang tentakel yang besar sedang berenang diatasku.
Aku menatap Vinny dan menggenggam tangannya, dan langsung melarikan diri, diikuti oleh tentakel gurita itu.
Dia mencoba untuk menangkap kami berdua, tapi kami berhasil melarikan diri, tentakel itu benar-benar lambat dan mengerikan, aku penasaran dimana makhluk itu bersembunyi.
Aku terdiam dan di bawahku seperti sebuah mata, mata yang mengerikan dan ternyata itu adalah mata gurita itu, dia akhirnya terbangun dari tidur panjangnya.
Gurita itu mulai bangkit, kami hampir terguncang olehnya, gurita itu mengira kami adalah makanan. Gurita itu bangkit dan gurita itu benar-benar besar, untuk sampai ke permukaan air kami harus berenang ke atas tapi gurita itu sepertinya tidak memperbolehkan kami untuk pergi ke permukaan.
Gurita itu berenang di atas kami dan mulai menusuk-nusukan tentakelnya ke arah kami, kami berhasil selamat dari serangan itu, tentakelnya benar-benar mirip seperti pedang yang matanya masih tajam.
Aku mencoba mengambil tombakku tapi tentakel itu mencoba menyerangku, kukira aku akan mati.
“tukk!”
Vinny melemparkan batu itu ke arah gurita, dan gurita itu menatapnya dengan tajam, gurita itu berenang ke arah vinny, Vinny tanpa pikir panjang langsung melarikan diri diikuti oleh gurita yang ingin menangkapnya. Tentakel itu benar-benar panjang dia hampir menangkap Vinny.
Aku mengambil tongkat itu dan langsung menyerangnya tapi sayang tentakel itu tahu keberadaan ku dan langsung melempar tombakku ke tanah.
Aku ingin mengambilnya tapi aku harus menyelamatkan Vinny, gadis itu hanya berenang menjauh diikuti tentakel-tentakel yang siap menusuknya dan menangkapnya.
Dan saat dia ingin menangkap gadis itu aku berhasil menyelamatkan dan berlari ke permukaan.
Tapi sayang gurita itu bergerak dengan cepat, gurita itu menarik kakiku, aku melepaskan Vinny dan aku terhempas kedalam tanah.
Vinny berenang kembali dan ingin menyelamatkan ku, gurita itu mengejarnya dan ingin menusuknya.
Vinny berhasil menghindar dari tusukan itu, sedikit saja lagi tusukan itu benar-benar mengenai wajahnya yang mulus.
__ADS_1
Aku mencoba bangkit, aku mengambil tombakku dan langsung pergi ke gurita itu, aku menusuknya dengan harap ini akan segera berakhir, tapi sayang tombak itu hanya seperti mainan bagi gurita itu, dia mengambil tombakku yang tertancap ditubuhnya dan langsung meremukkannya.
Vinny berhasil berenang menghampiriku, aku bingung harus Melakukan apa untuk menyerang gurita itu.
Kami diserbu para tentakel itu dan tanpa pikir panjang aku menggenggam tangan vinny dan langsung pergi ke arah bangkai kapal yang baru saja kutemukan waktu itu.
Kami berenang dan kalau kami tidak bergerak cepat mungkin kami sudah dimakan gurita itu, gurita itu benar-benar mengerikan, hawa pembunuhnya seperti paus pembunuh yang ingin mencincang makanannya.
Aku jadi teringat dengan makhluk mitos yang bernama Kraken, tapi kayaknya dia bukan Kraken deh, pikirku.
Gurita itu sepertinya tidak mengejar kami lagi, tapi entah kenapa kapal ini seperti terangkat, aku langsung menggenggam tangan Vinny dan pergi menjauh dari bangkai kapal itu secepatnya.
Gurita itu baru saja meremukkan bangkai kapal itu dengan mudah.
Aku yakin dia akan jadi juara panco untuk kelas dunia, tentakel-tentakel nya benar-benar kuat.
Aku dan Vinny saling menatap satu sama lain, apakah ini akhir bagi kamu berdua? Atau tidak? Aku tidak tau, tapi aku tidak ingin mati disini dan aku yakin Vinny berpikir hal yang sama.
Gurita itu menatapku dan dia mengeluarkan seperti sebuah tinta berwarna hitam.
Aku ketakutan dan menutup mataku, dan ternyata itu adalah Vinny, tapi aku langsung menunjuk ke belakang Vinny, Vinny langsung kaget dan melihat kebelakangnya secara pelan-pelan tapi pasti.
Gurita itu melambaikan tentakelnya dan langsung menusuk ke arah vinny, Vinny berenang ke atas dan aku langsung berenang kebawah.
Gurita itu terus berjalan mencariku dan Vinny, aku bersembunyi dibalik patung yang berada disamping altar, sedangkan Vinny mencoba untuk pergi kebawah untuk mencariku.
Gurita itu berenang dan entah kenapa aku pikir dia tahu keberadaan ku, soalnya dia hanya berenang dia sekitar altar.
Tiba-tiba gurita itu langsung mengambil patung itu dan menghancurkannya dengan sekejap mata, aku berhasil melarikan diri sebelum kelihatan oleh gurita itu.
Bangunan ini tampaknya terlalu lemah untuk gurita yang kuat.
Vinny mencoba berenang kebawah dan saat dia berenang, ada yang menyentuh pundaknya.
__ADS_1
Vinny melihatnya tapi tidak ada yang menyentuh pundaknya, dia kira itu aku, padahal itu tentakel gurita itu, dan saat tentakel gurita itu menyentuh pundaknya lagi Vinny langsung mengambil tentakel itu dan melihatnya.
Vinny langsung melarikan diri diikuti oleh gurita itu, dan aku melihatnya, kukira dia sudah berada di permukaan air.
Vinny berhenti dan langsung menerobos gurita itu melewati tentakel-tentakel nya dan menusuk penglihatan gurita itu.
“bagus vinn!!” seruku dalam hati, tapi entah kenapa gurita itu benar-benar marah, dia ingin menangkap Vinny.
Tapi untungnya gadis itu sadar dan langsung berenang menjauh, tapi gurita itu semakin lama semakin cepat.
Aku mencoba berenang dengan kecepatan yang kubisa dan langsung menghampiri tentakel itu.
Tentakel-tentakel itu menyadari hawa keberadaan ku dan gurita itu berbalik mengejar ku.
“ah sial” aku senang dia tidak mengejar gadis itu lagi tapi bagaimana denganku?, Aku tidak punya rencana lain lagi.
“aku benar-benar bodoh” pikirku sambil berenang.
Aku mulai kelelahan tapi aku harus kuat, “ayolah Danny” semangatku.
Vinny mencoba mengejarku, tapi tampaknya tentakel-tentakel itu mengacuhkannya, dan itu benar-benar bagus, Vinny mencoba mengambil pedang yang baru saja dia temukan. Dan menusuk tentakel itu.
Dan tak bisa kupercaya tentakel itu benar-benar kesakitan, tampaknya itu pedang yang paling berharga.
Tentakel itu langsung melempar Vinny hingga terjatuh ke tanah.
Aku kaget dan langsung pergi berenang menuju Vinny terbaring, tapi sayang aku dihalangi gurita bodoh itu.
Tampaknya dia ingin bertarung denganku dan aku yakin dia masih kesakitan akan hal itu.
Gurita yang keras kepala, dia pikir aku lemah terhadapnya dan aku pun langsung meninju tentakel itu dan tampaknya itu tak berhasil aku langsung berenang ke arah vinny begitu juga gurita itu.
Dia pikir aku akan mengambil pedang itu dan ingin membunuhnya, tapi untungnya aku berhasil menyelamatkan Vinny begitupun pedang itu.
__ADS_1
Vinny tampaknya sedang tersenyum, aku yakin dia baik-baik saja, dia hanya kelelahan dan lapar.
Dan aku menggendong Vinny dan mengambil pedang itu, tiba-tiba pedang itu bersinar dan Vinny kembali pulih.