
1. Rinsei Gen (Tuan Gen)
Seorang pria tegas. Parasnya seperti penjahat, tapi bukan berarti dia benar-benar pria yang tidak baik. Rambutnya sedikit panjang berwarna biru laut. Matanya merah seperti Vampir penghisap darah di malam hari. Dia memang pria yang keras, jarang sekali senyuman tampak terukir di wajahnya. Tapi, bagaimanapun, dia itu memimpin wilayah bagian selatan dengan nama khusus Kelompok Margavalla.
2. Roy Fredell (Roy)
Pria pendiam dan tidak peduli apapun. Gelagatnya seperti boneka! Meski begitu, dia mungkin dapat menjadi pria teradil, lagipula dia tidak memihak siapapun. Dia hanya mengikuti Tuan Gen karena nalurinya sendiri dan sebab situasi yang memaksanya. Roy memang selalu diam penuh aura misterius, tapi dia ingin melakukan sesuatu yang ingin dilakukan. Tidak ada yang tahu persisnya, Roy selalu tidak membicarakan tentang dirinya, lebih tepatnya membenci percakapan tentang dirinya.
Parasnya berkulit putih. Rambutnya panjang berwarna ungu. Matanya tajam berwarna biru langit. Dia sangat bersahabat dengan senjata katana. Gerak-geriknya pun lincah sehingga dia sangat cocok dalam pertempuran satu lawan satu, atau dalam misi pengintaian.
3. Yusuke Yen (Yen)
Mantan inspektur kebugaran bagi seorang gadis. Kini gadis itu hilang entah kemana dibawa oleh lelaki misterius ketika Akademi dilanda kerusuhan hingga terpecah.
Yen sangatlah loyal sejak pertama kali diundang untuk bergabung bersama Tuan Gen meskipun semua itu tak tampak dari wajahnya—seperti pria yang memendam api kebencian, apalagi sebelah matanya terluka sehingga menambahkan kesan keras dari auranya.
__ADS_1
Menurut Tuan Gen, Yen bisa menjadi pria paling dewasa dikala keadaan memburuk. Dia tidak asal mengambil posisi dan bisa saja mendorong dengan keras kepada kawannya agar serius dalam mengambil posisi—bisa dibilang pria yang tegas dalam menjalankan beban kehidupan.
Tubuhnya besar dan bugar, terlihat dadanya berbidang sehingga tak mungkin dia terlihat sebagai pria yang lemah. Dia ahli dalam seni pedang dan dikenal sebagai lelaki yang tangguh. Tidak hanya itu, rambutnya sedikit panjang dan berwarna gelap, sebelah matanya ditutup karena luka sabetan pedang. Dia pria yang tenang dan baik, namun sekalinya marah seperti membawa kehancuran.
4. Sam Maximilan (Sam)
Dahulu Sam ialah korban wanita. Dia pria yang bodoh apabila sudah dihadapkan dengan cinta. Kehangatan penuh kepalsuan selalu hadir memeluk hidupnya tanpa kesadaran sedikitpun. Diperalat cinta—begitulah kenyataannya.
Tapi itu sudah menjadi sejarah, begitu Akademi runtuh maka runtuh pulalah belenggu kebodohan Sam. Tuan Gen datang mengundangnya untuk menjadi kaki tangannya.
"Kembalilah pada kami. Kau sangat membenci mereka, kan?" Itulah yang pernah diucapkan oleh Tuan Gen pada Sam. Tentu saja mendengar itu membuat Sam bersedih, dirinya sadar betapa bodohnya kisah masa lalunya itu.
Rambutnya pun terlihat gagah, memanglah pendek tetapi tajam seperti duri. Warna coklatnya seperti hiasan, tapi itu membuat dia semakin menarik karena kulitnya yang putih serta bola matanya yang berwarna coklat keorenan. Sekilas apabila dilirik, memanglah seperti pria bertampang kuat namun polos, mungkin itu yang membuat dulu dia sering tertipu.
5. Jonathan Atharizz (Jon)
Dia lelaki pemain wanita, selalu saja dapat memikat hati siapapun karena keahliannya mengendalikan keadaan. Apabila dia berhadapan dengan sesama lelaki, dia selalu bertindak sebagai teman yang sangat dikagumi, bertindak rela mengorbankan diri dan siap bekerjasama demi tujuan bersama. Namun, apabila dia berhadapan dengan wanita, dia selalu tampil dengan penuh kehangatan, sikapnya selalu aktif memberi semangat dan perlindungan bagai malaikat.
__ADS_1
Jon sangatlah pintar akan hal itu, pintar bukan main! Tapi, Tuan Gen tidaklah menganggap itu sebagai tipuan belaka. Jon pun sadar, dikala Akademi sudah runtuh, dia tidak perlu menanam kepalsuan kepada rekan seperjuangannya.
Parasnya yang tampan sangat menjadi andalan bagi pengendalian suasana, termasuk ketika diplomasi. Rambutnya pirang seperti emas, sangat cocok dengan wajah cerah nan seksi. Matanya berwarna merah sehingga meninggalkan kesan tangguh apabila dipandang. Tubuhnya memang tidak terlalu berisi, namun dia sangat lincah, lagipula keahliannya ada pada kecerdikan otaknya.
•••
•••
Pesan :
Hai terimakasih sudah datang kemari. Jangan lupa berikan nilai dan kritik ya agar penulis dapat berkembang :) Salam dari orang sunda di Sukabumi, Jawa Barat, Indonesia.
•••
kritik dan saran bisa juga di sampaikan lewat :
Email : alaksinitanovel@gmail.com
atau chat di bab ini 💕
•••
__ADS_1
Info tentang kepenulisan Arafura :
Twitter/instagram : @alaksinita