Arti Sebuah Hubungan

Arti Sebuah Hubungan
Episode 10


__ADS_3

Setelah itu Vani, masuk ke dalam rumah dan langsung menuju ke kamar tidur, setelah itu Vani masuk ke kamar mandi, untuk cuci muka dan gosok gigi, habis itu Vani keluar dari kamar mandi, dan menuju lemari untuk ambil baju tidur, setelah itu Vani ngambil baju tidur anak nya, dan mengganti nya, malam pun sudah larut, Vani siap- siap untuk tidur di samping anak nya.


Jam alarem di hp Vani bunyi, Vani ambil hp dan lihat ternyata sudah jam 5 pagi, Vani bergegas masuk ke kamar mandi cuci muka dan setelah itu dia keluar dari kamar menuju dapur, untuk bikin sarapan buat anak nya.


"Bu....sudah bangun"(kata mbak Wati ke Vani)


" Sudah mbak, mbak tolong keluarin ayam sama sayuran nya ya, aku mau masak"(kata Vani ke mbak Wati)


" Baik bu"(jawab mbak Wati ke Vani sambil buka kulkas dan ngeluarin ayam dan sayur yang tadi di suruh sama Vina)


" Ini....bu, ayam dan sayuran nya, saya simpan di atas meja ya bu"(kata mbak Wati ke Vani)


" Iya mbak simpan di situ aja, mbak tolong itu ayam nya di potong jadi 8 potong terus di bersihin ya, biar entar saya tinggal masak"(kata Vani ke mbak Wati)


" Baik.....bu"(jawab mbak Wati ke Vani sambil dia ambil pisau untuk motong ayam)


Setelah ayam di potong jadi 8 potong, Vani siap- siap untuk masak, walaupun di rumah ada pembantu, tapi Vani selalu masak buat anak nya, kecuali kalau dia gak sempet baru dia nyuruh mbak nya yang masak.


Hari ini Vani masak ayam kecap sama sayur sop, kurang lebih 45 menit masakan Vani pun sudah matang, tinggal di hidang kan aja di atas meja makan.


"Mbak.....tolong makanan nya bawa ke meja makan ya, saya mau banguin dulu Steven dan juga mau siap- siap berangkat kerja"(kata Vani ke mbak Wati)


" Baik.....bu"(jawab mbak Wati ke Vani sambil bawa makanan ke meja makan)


Setelah itu Vani, masuk ke kamar nya untuk membangun kan anak nya.


"Sayang....ayok cepat bangun sudah siang nih"(kata Vani ke anak nya)


" Bentar lagi ma"(jawab Steven ka mama nya)


" Ayok....dong sayang cepat bangun, kata nya mau sekolah"(kata Vani ke anak nya sambil terus bangun anak nya supaya cepat bangun)


" Tapi sekolah kan masih lama ma"(kata Steven ke mama nya)


" Iya...tapi kamu harus biasa bangun pagi sayang, biar entar pas masuk sekolah kamu sudah terbiasa bangun pagi"(kata Vani ke anak nya)


Akhir nya Steven pun bangun, walau pun dengan muka masih ngantuk, setelah itu Vani mandiin anak nya habis itu pakein baju, setelah selesai ngurusin anak nya baru dia yang mandi, setelah selesai mandi dan rapi Vani ngajak anak nya untuk sarapan.


"Ayok...sayang kita turun untuk sarapan"(kata Vani ke anak nya)


" Ok....ma, tapi gendong turun nya"(jawab Steven ke mama nya sambil minta di gendong)


Vani dan anak nya sudah di meja makan, Vani ngambil piring buat anak nya terus ambil nasi dan ayam terus sayur nya juga, setelah itu dia taro di depan anak nya, Vani sudah membiasa kan anak nya untuk makan sendiri, biarin kotor dan melebotan dan lama juga, yang penting dia belajar makan sendiri.


Setelah selesai sarapan, Vani siap- siap pergi ke restoran, sebelum pergi dia pamit dulu sama anak nya dan mbak Wati.


"Sayang....mama pergi kerja dulu ya, kamu jangan nakal di rumah sama mbak nya, entar siang jangan sampai telat makan nya"(kata Vani ke anak nya sambil nyium pipi tembem anak nya)


" Ok...ma, entar jangan lupa bawa roti ya ma"(kata Steven ke mama nya)

__ADS_1


" Iya...entar mama, bawain roti, sekarang ayok cium mama nya dulu"(kata Vani ke anak nya)


Steven cium pipi mama nya, habis itu cium tangan mama nya.


"Mbak...saya pergi kerja dulu ya, titip Steven entar jangan lupa makan siang nya"(kata Vani ke mbak Wati)


" Baik....bu, hati -hati di jalan"(kata mbak Wati ke Vani)


Setelah pamit ke anak dan mbak nya, Vani masuk ke mobil dan pergi kerja, kurang lebih 30 menit, Vani sampai ke tempat kerja dia, karyawan lain sudah pada datang, karyawan lihat Vani datang, langsung pada menyapa dan Vani nyapa balik ke karyawan nya.


Vani termasuk orang nya baik ramah dan gak sombong, walau pun jabatan dia lebih tinggi dari mereka tapi Vani gak pernah membeda bedakan nya, maka nya semua karyawan suka sama Vani.


Setelah menyapa para karyawan nya, Vani masuk ke ruang kerja nya.


Hari ini aku ada mitting sama klayen, mana pak Roni gak lagi, mau gak mau aku harus pergi sendiri untuk nemuin klayen itu"(kata Vani dalam hati sambil dia simpan tas nya di atas meja kerja nya)


Waktu tak terasa berjalan dengan cepat, sekarang sudah jam 11.15 menit, aku harus pergi sekarang biar gak terlambat untuk bertemu klayen itu, karena kata pak Roni ini klayen besar, aku minta di temenin sama Dewi aja lah untuk bertemu orang itu"(kata Vani dalam hati)


" Hallo....wi, temenin saya untuk bertemu klayen yok"(kata Vani ke Dewi asisten nya di telepon)


" Baik....bu, kapan"(kata Dewi ke Vani di telepon)


" Sekarang saya tunggu di depan ya"(kata Vani ke Dewi di telepon)


" Iya....bu, saya segera turun"(kata Dewi ke Vani di telepon)


"Maaf ....bu, nunggu lama ya"(kata Dewi ke Vani)


" Gak kok, saya aja baru turun"(kata Vani ke Dewi)


" Ayok...kita berangkat sekarang, takut nya sebentar lagi macet, karena jam makan siang"(kata Vani ke Dewi sambil jalan arah keluar menuju tempat parkir)


Kurang lebih 25 menit Vani dan Dewi sudah sampai ke tempat di mana dia akan bertemu klayen nya, ternyata klayen nya belum datang, syukur aku gak terlambat"(kata Vani dalam hati)


" Maaf bu, kalau boleh saya tau, klayen nya perempuan apa laki- laki"(tanya Dewi ke Vani)


" Laki- laki, kata nya pak Roni"(kata Vani ke Dewi)


Gak lama kemudian orang yang do tunggu datang juga, ternyata emang benar klayen nya seorang laki- laki masih muda, tampan dan macho.


"Selamat siang, apa ini dengan ibu Vani"(kata laki - laki itu ke Vani)


" Iya ....saya Vani"(kata Vani ke laki- laki itu)


" Perkenal kan saya pak Boby asisten nya tuan Bram, dan ini tuan Bram"(kata laki- laki itu memperkenal kn diri nya dan juga bos nya)


" Silah kan duduk, saya Vani dan ini asisten saya Dewi"(kata Vani ke laki- laki itu)


Setelah itu mereka ngobrol masalah kerja sama, kurang lebih 1 jam mereka membahas masalah kerjaan dan kerja sama, setelah ada kesepakatan dari ke dua belah pihak, mereka pun tanda tangani kontrak kerja sama nya.

__ADS_1


Selama mereka membahas masalah kerjaan, Bram selalu melihat ke arah Vani, tanpa sepengetahuan Bram, Dewi selalu melihat ke arah Bram.


Kenapa pak Bram, selalu memperhati kan bu Vani, apa jangan- jangan pak Bram suka dan naksir sama bu Vani"(kata Dewi dalam hati)


Cantik juga ni perempuan, pinter tapi kayak nya jutek, aku harus bisa dapatin dia, bagai mana pun cara nya"(kata Bram dalam hati sambil tersenyum)


" Kami permisi dulu ya, dan terima kasih atas kerja sama nya"(kata Vani ke pada ke dua laki- laki itu)


" Bagaimana kalau kita makan siang dulu, ini kan sudah waktu nya makan siang"(kata Bram ke Vani)


" Terima kasih banyak atas tawaran nya, tapi maaf kami harus segera pergi, masih banyak kerjaan, lain kali aja"(kata Vani ke Bram)


" Saya tidak terima penolakan, kalau mau kerja sama kita berlanjut mari kita makan siang ber sama atau......"(kata Bram ke Vani)


" Atau apa ya pak"(Kata Vani ke Bram)


" Kontrak kerja sama nya saya batal kan"(kata Bram ke Vani sambil tersenyum)


" Baik lah pak, kalau begitu, saya terima ajakan makan siang nya"(kata Vani ke Bram walau dalam hati nya dia jengkel, kok ada laki- laki kayak dia, mentang - mentang kaya)


Mereka akhir nya makan siang bersama.


Gak seperti biasa nya bos, ngajak klayen perempuan nya makan siang, biasa nya juga kalau di ajak dia nolak, kok ini malah kebalikan nya, apa lagi dia tapi sempat ngancam bakal, batal kan kontrak kerja sama nya, kalau bu Vani gak mau makan siang bersama, jangan- jangan si bos suka ni sama bu Vani, emang siapa sih yang gak suka sama Bu Vani, dia masih muda cantik pinter dan juga sopan"(kaya Boby assinten nya Bram dalam hati)


" Mau pesan apa bu Vani"(tanya Bram sama Vani)


" Saya pesan steak terus minum nya orenge jus"(kata Vani ke Bram)


" Kalau bu Dewi mau pesan apa"(kata Bram ke Dewi)


" Samain aja kayak bu Vani, pak"(kata Dewi ke Bram)


" Kamu mau pesan apa Bob"(kata Bram ke assisten nya)


" Saya apa aja bos, terserah bos aj"(kata Boby ke Bram)


" Mbak....saya pesan steak nya 4 kentang goreng nya dua yang jumbo dan minum nya orenge jus empat"(kata Bram ke pelayanan itu)


" Iya.....pak, di tunggu ya pesanan nya"(kata pelayan itu ke Bram)


Saat lagi menunggu makanan nya hp Vani bunyi, pas di lihat ternyata anak nya yang telepon.


"Maaf ya saya angkat dulu telepon nya"(kata Vani ke mereka)


" Iya....silah kan"(kata mereka serempak)


Ikuti terus ya cerita nya.....jangan lupa like rate vote dan komen


Biar Author nya lebih semangat lagi😊😊😊

__ADS_1


__ADS_2