
Beberapa menit kemudian Vani sampai ke tempat kerja nya, setelah parkirin mobil nya Vani masuk ke dalam, saat Vani jalan ke arah ruangan nya para karyawan menyapa Vani
"Pagi bu Vani"(kata para karyawan kepada Vani)
"Pagi juga"(jawab Vani kepada para karyawan nya)
Setelah itu Vani masuk ke ruangan nya dan Vani telepon ke pak Zaky, tidak begitu lama telepon pun di angkat
"Selamat pagi pak"(kata Vani ke pak Zaky di telepon)
"Selamat pagi juga bu"(jawab pak Zaky ke Vani di telepon)
"Begini pak, saya mau nanyain soal pembukuan restoran yang di kelapa gading"(kata Vani ke pak Zaky di telepon)
"Ya bu, entar saya anterin ke tempat ibu tapi habis jam makan siang, tidak apa - apa kan bu"(kata pak Zaky ke Vani di telepon)
"Baik pak, saya tunggu habis jam makan siang"(jawab Vani ke pak Zaky di telepon)
Setelah itu telepon pun di mati kan, selesai telepon Vani lanjut kerja lagi, di tempat lain Steven lagi main sama embak Wati
"Embak kita main bola yuk"(kata Steven ke embak Wati sambil bawa bola)
"Mau main bola di mana"(tanya embak Wati ke Steven)
"Di depan situ embak"(jawab Steven sambil nunjuk ke arah luar)
"Ya udah yuk"(kata embak Wati ke Steven sambil jalan ke arah luar)
Embak Wati nemenin Steven main bola di luar, setelah merasa cape Steven teriak ke embak Wati minta minum
"Embak aku haus, tolong ambilin air minum dong"(kata Steven ke embak Wati sambil duduk di samping embak Wati)
"Tunggu sebentar ya den, embak ambiliin dulu minum nya tapi aden jangan ke mana - mana duduk di sini aja"(jawab embak Wati ke Steven sambil pergi ke dalam ambil air minum)
"Iya embak"(kata Steven ke embak Wati)
Setelah selesai main bola nya Steven masuk ke dalam rumah
"Den embak masak dulu ya"(kata embak Wati ke Steven)
"Iya embak"(jawab Steven ke embak Wati)
Setelah selesai masak embak Wati nyuapin Steven makan, seteleh selesai makan siang, embak Wati nyuruh Steven bobo siang.
"Den Steven bobo siang dulu ya"(kata embak Wati kepada Steven)
"Entar aja bobo siang nya embak, aku masih mau nonton kartun"(jawab Steven kepada embak Wati)
"Nonton kartun nya entar habis bangun tidur di lanjut lagi"(kata embak Wati kepada Steven sambil matiin tv nya)
"Baik lah kalau gitu"(jawab Steven kepada embak Wati sambil masuk ke kamar tidur)
Setelah Steven bobo, embak Wati ngelanjutin pekerjaan nya.
Di tempat lain Vani lagi nunggu pak Zaky, tidak begitu lama pak Zaky datang.
__ADS_1
"Siang bu Vani, maaf udah bikin bu Vani nunggu lama"(kata pak Zaky kepada Vani sambil tersenyum)
"Tidak kok pak"(jawab Vani kepada Pak Zaky)
"Bapak mau minum apa"(tanya Vani kepada pak Zaky)
"Tidak usah bu, terima kasih"(jawab pak Zaky kepada Vani)
"Bu...ini laporan pembukuan restoran yang di kelapa gading"(kata pak Zaky kepada Vani sambil menyerah kan buku laporan itu)
"Terima kasih ya pak, biar entar saya cek"(jawab Vani kepada pak Zaky)
"Sama - sama bu, kalau begitu saya permisi dulu"(kata pak Zaky kepada Vani sambil pergi keluar dari ruangan kerja nya Vani)
"Silah kan pak"(jawab Vani kepada Pak Zaky sambil nganterin pak Zaky sampai ke depan pintu)
Setelah pak Zaky pergi, Vani memeriksa pembukuan restoran yang tadi di kasih sama pak Zaky.
Di tempat lain pak Rony telepon ke pak Zaky nanyain tentang pembukuan restoran udah di kasih ke Vani apa belum.
"Hallo pak Zaky"(kata pak Rony ke pak Zaky di telepon)
"Iya hallo pak"(jawab pak Zaky kepada pak Rony di telepon)
"Bapak udah ngasih pembukuan restoran yang di kelapa gading belum sama bu Vani"(tanya pak Rony kepada pak Zaky di telepon)
"Sudah pak tadi siang"(jawab pak Zaky kepada pak Rony)
"Terima kasih ya pak, saya pikir belum di kasih kan ke bu Vani"(kata pak Rony kepada pak Zaky di telepon)
Telepon pun di matiin, tidak terasa sore pun tiba dan waktu nya pulang, sebelum pulang Vani beres kan dulu berkas - berkas yang berserak kan di atas meja kerja nya, setelah itu Vani siap - siap untuk pulang, saat Vani baru aja mau masuk ke dalam mobil, Vani mendengar ada orang yang panggil nama nya.
"Van tunggu"(kata orang itu kepada Vani)
Vani menengok ke arah suara yang memanggil nama nya, waktu Vani nengok ternyata Rendy yang memanggil itu.
"Ada ap Ren"(tanya Vani kepada Rendy)
"Bisa kita ngobrol sebentar"(kata Rendy kepada Vani)
"Emang kamu mau ngomong apa"(tanya Vani kepada Rendy)
"Kita ngobrol di kafe yuk, biar lebih enak, masa kita ngobrol di sini sambil berdiri"(jawab Rendy kepada Vani sambil tersenyum)
"Tapi aku harus pulang, anak ku di rumah udah nungguin"(kata Vani kepada Rendy)
"Pliiisss....sebentar aja Van"(jawab Rendy kepada Vani)
"Baik lah kalau gitu, tapi sebentar aja ya"(kata Vani kepada Rendy)
"Iya aku janji Van"(jawab Rendy kepada)
Mereka pun pergi ke kafe yang ada di sebrang restoran tempat Vani bekerja, setelah sampai ke kafe mereka duduk dan tidak begitu lama pelayan datang.
"Mau pesan apa embak dan emas nya"(tanya pelayan itu ke Rendy dan Vani sambil tersenyum ramah)
__ADS_1
"Saya pesan milkshake aja embak"(kata Rendy ke pelayan itu)
*" Kalau embak nya mau pesan apa"(tanya pelayan itu kepada Vani)
"Saya pesan Jus Alpuket aja embak"(jawab Vani ke pelayan itu)
"Di tunggu sebentar ya pesanan nya"(kata pelayan itu kepada Vani dan Rendy sambil pergi)
Setelah pelayan itu pergi, Vani nanya ke Rendy
"Ren kata nya mau ada yang kamu ngomongin ke aku, apa"(tanya Vani kepada Rendy)
"Van mau sampai kapan sih kamu terus menghindar dari aku"(kata Rendy ke Vani sambil menggenggam tangan Vani)
"Ren udah berapa kali aku ngomong sama kamu, aku tidak menghidari dari kamu"(jawab Vani kepada Rendy)
"Terus apa nama nya, beberapa hari ini kamu di telepon jarang di angkat di chat jarang kamu balas, kalau bukan menghindar dari aku"(tanya Rendy kepada Vani)
Di saat Rendy dan Vani ngobrol, pelayan datang untuk mengantar kan minuman yang mereka pesan
"Silah kan embak dan emas"(kata pelayan itu kepada Rendy dan Vani)
Setelah pelayan itu pergi mereka melanjut kan ngobrol nya
"Ren....kalau tidak ada yang mau di omongin lagi aku pulang dulu ya"(kata Vani ke Rendy sambil mau pergi)
"Tunggu Van, aku belum beres ngomong nya, kok kamu mau pasang pergi aja"(jawab Rendy ke Vani sambil narik tangan Vani supaya Vani duduk lagi)
"Kamu mau ngomong apa lagi, apa kurang jelas yang aku bilang tadi, dan kenapa sih kamu kok tidak paham juga dan selalu itu yang kamu bilang berulang ulang"(kata Vani kepada Rendy sambil sewot)
"Kok kamu malah marah - marah sih Van"(tanya Rendy kepada Vani)"
"Siapa juga yang marah, aku cuma menjelas kan sama kamu"(jawab Vani kepada Rendy)
" Iya aku minta maaf, kalau udah bikin kamu kesel"(kata Rendy ke Vani)
"Van....aku sayang banget sama kamu, kenapa sih, kamu selalu nolak aku, apa kamu udah punya pacar"(kata Rendy kepada Vani)
"Ren sebelum nya aku minta maaf, bukan nya aku nolak kamu dan juga aku tidak punya pacar, tapi aku masih ingin sendiri untuk saat ini aku cuma pokus kerja buat anak ku"(jawab Vani kepada Rendy menjelas kan)
Setelah kurang lebih Vani ngobrol sama Rendy, Vani pamit untuk pulang.
"Ren aku pulang dulu ya, anak ku pasti udah nungguin karena aku pulang telat"(kata Vani kepada Rendy)
"Iya Van, salam ya buat anak mu"(jawab Rendy kepada Vani)
Setelah itu Vani keluar dari kafe dan pulang, sore hari ini jalanan macet total
Di rumah Steven udah nunggun mama nya pulang, sambil duduk di depan teras rumah, setelah lumayan lama nungguin mama nya pulang tapi yang di tunggu belum juga pulang.
"Embak kok mama belum pulang ini kan udah sore udah mau gelap"(tanya Steven kepada embak Wati sambil monyong)
" Sabar aja, mungkin mama nya aden kejebak macet"(jawab embak Wati kepada Steven)
" Den Steven masuk yuk, nunggu mama nya di dalam aja"(kata embak Wati kepada Steven sambil ngajak masuk Steven)
__ADS_1
Steven dan embak Wati masuk ke dalam rumah, sambil nunggu mama nya pulang Steven nonton tv di temanin sama embak Wati.