ASISTEN PRIBADI RASA ISTRI

ASISTEN PRIBADI RASA ISTRI
Part 11 {Perjalanan yang romantis}


__ADS_3

Stella dan Daniel menatap pasangan yang baru dewasa itu dengan tatapan bertanya. Anna dengan muka kesalnya sedangkan Yohan dengan wajah lelahnya.


Yohan berjalan di depan Anna sedangkan Anna berjalan dibelakang Yohan. Yohan memasukan tas dan koper miliknya dan Anna kedalam bagasi mobil milik Daniel.


"Kalian baik-baik saja?" tanya Stella dengan khawatir.


"Kami baik nona, kami hanya berselisih paham saja tadi." jawab ku dengan senyum semanis mungkin.


"Baiklah ayo kita berangkat." ajak Daniel. Saat Daniel berjalan menuju depan, Anna mencegahnya membuat Daniel berbalik.


"Bos biar Yohan saja yang mengemudi, bos dan nona Stella dibelakang menikmati pemandangan selama perjalanan."


Daniel dan Stella hanya menganggukan kepalanya. Mereka berempat akhirnya masuk dan Yohan menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang, dibelakang beberapa mobil mengikuti mobil Daniel.


suasana didalam mobil terasa begitu canggung. Yohan yang fokus menyetir sedangkan Stella yang sibuk dengan ponselnya, Anna dan Daniel malah jatuh kedalam pikiran mereka masing-masing.


"Apakah kau serius tidak akan memperpanjang kontrak kerja bersamaku?" tanyaku tiba-tiba, entah mengapa akhir-akhir ini aku selalu ingin menanyakan kontrak kerjanya bersamaku. aku merasa tak rela dia pergi dari sisiku.


"Iya Bos, Yohan memintaku agar aku diam dirumah sebagai ibu rumah tangga. aku tak bisa menolak karena sebentar lagi kita akan menikah, iyakan sayang?" terlihat jelas binar bahagia didalam mata Anna saat menatap Yohan.


"Iya benar. Maaf sebelumnya Pak, tapi ini sudah keputusanku, aku tidak mau dia lelah setelah kita menikah nanti." ku lihat kami saling bertatap tajam di kaca spion mobil.


"Ya tidak masalah. katakan saja jika kalian butuh bantuan, aku akan langsung membantu kalian karena mengingat hanya Anna yang membuat aku nyaman selama dia bekerja." ucapku dengan dingin. Anna terlihat berbalik dan tersenyum manis kepadaku.


"Ah....terima kasih Bos Daniel. Baik banget deh..." aku hanya menyunggingkan senyumku. lalu aku menatap keluar jendela kembali, sesaat mata kami saling berpandangan. Yohan yang menatapku tajam, mungkin dia sedikit cemburu dengan perkataan ku tadi namun aku tidak perduli. aku membalas sorot matanya dengan dingin.

__ADS_1


"Sayang sebentar lagi aku ada job fashion show seminggu lagi, aku mau kau datang." aku menengok ke arah Stella ternyata Stella sudah bersandar pada bahuku.


"Akan aku atur jadwalku dulu." lalu aku memperhatikan badan Stella yang ku pikir sudah tidak selangsing dulu, tidak maksudku masih langsing namun akhir-akhir ini Stella terlihat lebih berisi.


"Aku pikir badanmu sekarang sedikit berisi."


"Tidak. mungkin karena porsi makan ku yang akhir-akhir ini tidak terkontrol. apa aku jelek?" aku menggelengkan kepalaku.


"Tidak, kau tetap cantik dimata ku dengan tubuh seperti ini, aku suka. Empuk soalnya." aku berbisik ke telinganya dan mencium lehernya yang wangi.


Stella yang diperlakukan seperti itu tampak tersenyum malu. Tanpa mereka berdua sadari sejoli yang sedang dimabuk kasmaran sedari tadi sudah ribut karena mereka satu sama lain saling melempar roti.


karena geram Yohan tidak mau mengambil roti yang dia berikan. Ia menarik pipi Yohan dengan keras.


"Apa yang kau lakukan? sakit sekali." Yohan menatap Anna dengan garang, namun bukannya takut Anna malah menatapnya dengan tajam.


Anna membuka bungkus roti itu dan menjejalkan ya kedalam mulut Yohan dengan ukuran yang besar membuat Yohan kesulitan untuk menelan.


"Aku bilang makan ya makan. kenapa susah sekali mengajakmu makan Yohan?" tanya Anna dengan kesal sembari menunggu Yohan selesai menelan roti yang dia suapkan.


"Aku belum lapar Anna. aku tidak terbiasa sarapan dengan roti."


"Siapa yang bilang sarapan? ini hanya untuk pengganjal perutmu agar tidak kosong. Kau terlalu kurus Yohan, cobalah menaikkan berat badanmu lagi, kau terlihat tepos didepan belakang." Yohan melototkan matanya mendengar ucapan kekasihnya yang mengatai dirinya tepos.


"Apa maksudmu?"

__ADS_1


"Ya lihat sendiri."


"Kau pikir aku perempuan yang memiliki badan seperti gitar dengan lekukan bulat. Aku pria Anna wajarlah badanku seperti jalan tol umph...." belum selesai ngomong, mulutnya sudah dijejali lagi oleh Anna dengan porsi besar lagi tentunya.


"Diamlah, ocehan mu membuat telingaku sakit."


"APA?" teriak Yohan tak percaya.


Sedangkan Daniel dan Stella tertawa kecil melihat pertengkaran sejoli itu. Mereka masih seperti anak kecil, mau menikah? dalam otak mereka berpikir tidak mungkin karena melihat mereka bertengkar saja sudah seperti itu bagaimana nanti ketika membina rumah tangga.


sedangkan Anna dan Yohan seolah lupa bahwa didalam mobil ada Daniel dan Stella, seolah hanya ada mereka berdua didalam jadi mereka bisa sepuasnya bertengkar.


"Yak...bukankah kau ini pria dingin dan kaku, tapi kenapa kau bisa secerewet ini?" sebenarnya aku tahu Yohan sangat sensitif jika mabahas tubuhnya namun aku sengaja membahasnya agar Yohan mau berbicara dengan ku.


badan Yohan tidak kurus sebenarnya, namun aku selalu meledeknya tepos. padahal tubuhnya sangat hot di mataku. apa lagi perutnya yang kotak-kotak itu, huhuhu...ingin sekali aku memegangnya namun aku selalu gengsi.


"Diamlah Anna, aku lelah." baru aku terdiam ketika Yohan mengatakan diam.


bisa dibilang Yohan sangat pintar merawat tubuhnya. bahkan tidak ada jerawat sama sekali di wajahnya, aku jadi iri sendiri dibuatnya. Kulitnya yang putih bersih melebihi kulitku yang exotic, jika dilihat seperti tembok kulit milik Yohan.


ya walaupun Yohan selalu memakai pakaian tertutup dan tidak pernah memperlihatkan badannya didepan umum. Baru pertama kali aku melihat tubuh Yohan tanpa sehelai benang sama sekali tadi malam.


lembut, mulus dan putih bersih. Bahkan lebih putih dan mulus dariku. Namun Yohan masih sedikit malu untuk melakukannya, aku yakin setelah melakukannya Yohan akan malu meminta lagi kepadaku.


maka dari itu mewakili keinginan Yohan maka aku dululah yang akan selalu mengajak dia. peka sekali aku bukan? pikiranku sudah menjalar kemana-mana memikirkan adegan hot dengan Yohan nanti malam, pasti akan seru bukan?

__ADS_1


__ADS_2