
Semua 5 Genk berpencar mencari dimana USB itu disembunyikan oleh Anna.
5 pemimpin mencari didalam kamar Anna. Karena mereka yakin kalau USB itu disimpan didalam kamar Anna.
Sedangkan Anna hanya diam berbaring memperhatikan satu persatu dari 5 pemimpin organisasi itu dengan senyum mengejek.
"Aku menyimpan 1 USB milik perusahaan Kuryu dan 1 Brangkas rahasia milik Bos Daniel. Kira-kira dimana aku menyimpannya yah?" tanyaku dengan jahil.
"Diam kau. katakan saja di mana USB itu di sembunyikan?" tanya Alex dengan nada tajam namun Anna malah menjulurkan lidahnya meledek dirinya.
Daniel, Alex, Lucas, Hyuga, dan Rocky mencari kesana kemari bahkan sudah mengacak-ngacak kamar milik Anna yang awalnya rapi menjadi berantakan. Bahkan bingkai foto pun tak luput dari pencarian mereka.
"Aku ada satu pertanyaan." ucapannya tidak digubris oleh mereka.
"Ketika aku tertidur benda apa yang berada di bawahku?" mereka berlima yang awalnya acuh tak acuh kepada Anna seketika mengentikan aktivitasnya dan berbalik mendekat ke arah Anna.
Lucas dengan teganya membalik tubuh Anna hingga telungkup membuat Anna meringis kesakitan karena lukanya belum sembuh, "Hei...pelan-pelan lukaku belum sembuh, ini juga karena ulahmu."
__ADS_1
"Ah berisik brengsek." maki Lucas yang terus menggulingkan tubuh Anna. Rocky berjalan mendekat dan menyingkirkan tubuh Lucas dengan kasar.
ia mengendong Anna dan berjalan mundur kebelakang seolah memberi ruang untuk mereka guna mencari USB tersebut.
Mulailah ke 4 orang itu mengacak-ngacak ranjang Anna. Sampai beberapa menit kemudian mereka semua tak kunjung menemukan dimana USB tersebut di sembunyikan oleh Anna.
"Anna lebih baik kau katakan dimana USB itu?" pinta Daniel dengan sorot mata yang tajam.
Anna hanya terdiam, "Berikan saja USB itu, aku mampu menyimpannya." ucap Hyuga.
"Jika kau terus menyembunyikan USB itu nyawamu taruhannya." ucap Alex dengan nada yang santai sambil duduk di sisi ranjang.
"Baiklah. semua berakhir sampai disini. Biarlah gadis itu menyimpannya. aku rasa memang aman jika gadis itu yang menyimpannya." lalu setelah mengatakan itu Lucas pergi meninggalkan mereka beserta anggotanya.
"baiklah aku pamit." Alex undur diri lalu dikuti oleh lainnya yang ikut pamit pulang ke wilayah mereka masing-masing.
Tinggal Daniel dan Anna sendirian. Mereka berdua sama-sama terdiam tidak ada yang membuka suara.
__ADS_1
Anna yang duduk di sofa sedangkan Daniel yang bersandar di pintu.
"Bos." panggil Anna membuat Daniel mendongakkan kepalanya.
"Aku ingin berbaring di ranjang." Daniel menghela nafas panjang lalu berjalan menuju ranjang dan merapikannya seperti sedia kala.
setelah selesai merapikan ranjang dia berbalik dan mengangkat Anna dan menidurkannya di atas ranjang.
"Ada lagi yang kau butuhkan?" aku menggelengkan kepalaku, tanda aku tidak menginginkan apa-apa lagi.
"Nanti malam Stella akan ke sini." aku hanya menganggukan kepalaku paham.
lalu Daniel keluar dari dalam kamar Anna. Setelah kepergian Daniel, Anna termenung sendirian. tangannya mengelus ranjang yang empuk dengan pelan.
"Kapan kau kembali? mungkin setelah ini bahaya akan selalu datang kepadaku. Aku harap kau baik-baik saja disana dan cepat kembali lalu memulai rencana penghancuran Casino itu."
Ya, Anna harus menyimpan USB itu sampai Johny kembali. Saat ini Johny menghilang entah kemana. Sebelum Johny pergi Johny datang menemui Daniel dan Rocky. Johny meminta kepada Anna untuk membuka USB yang dia bawa dan menyimpannya sampai dia kembali nanti.
__ADS_1
Di sanalah Johny dan S.W.O.R.D memulai rencana mereka untuk melawan Kuryu.