
Hari ini adalah kepulangan keluarga tuan Saga beserta Anna dan Atha. Ibu hanya bisa tersenyum sendu melihat kedua anaknya yang hanya diam ketika akan pergi ke perantauan lagi.
"Kami semua pamit ya untuk tanggal pernikahan Anna dan Daniel akan aku kabari nanti." ucap Margaret memberikan salam perpisahan.
"ya nyonya. saya tunggu kabar baik itu." Sarah melangkah mendekati putranya Atha yang terduduk. dia mengelus pipi Atha dengan sayang.
"Ibu berharap kamu bisa seperti ayah mu, Atha." Atha hanya diam sampai sang ibu menyatukan kening mereka berdua. dia jadi teringat akan perilaku ibunya yang dulu sewaktu dia kecil.
lalu Sarah beralih ke arah Anna. namun belum sempat dia menyentuh Anna, Anna sudah melengos bersembunyi di belakang tubuh Daniel.
Sarah hanya bisa tersenyum mendapati putrinya tidak mau di sentuh olehnya. Semenjak suaminya meninggal Anna sangat anti bersentuhan dengan dirinya.
"Tuan Daniel, tolong jaga Anna dengan baik ya. Dia adalah permata ayahnya. Putri kesayangan ayahnya. Jaga dia ya, hanya kamu sekarang yang bisa saya andalkan." Sarah menggenggam kedua tangan Daniel dengan erat.
"Pasti Bu, saya akan menjaga Anna dengan baik. saya janji Bu." ucap Daniel dengan mantap.
***************************************
Saat perjalanan pulang Anna Daniel dan keluarganya terpisah. karena Daniel sendiri sengaja ingin mengajak Anna ke suatu tempat.
"Kita mau kemana bos?"
"ke suatu tempat yang membuat kita senang." jawab Daniel dengan mencium tangan Anna dengan romantis.
Ternyata oh ternyata Daniel membawanya ke sebuah apartemen milik Daniel. apartemen yang bahkan dia sendiri tidak tau.
"Kok saya tidak tau bos memiliki apartemen mewah di sini?" tanyaku dengan takjub. Apartemen yang ke ketahui tempat para orang kaya dari kalangan pengusaha, politikus dan artis yang hanya mampu membeli satu unit apartemen yang harganya bisa sampai puluhan milyar ini.
__ADS_1
"Ya, aku baru membelinya tadi untuk acara kita sayang." tiba-tiba dalam sekejap mata tatapan mata Daniel berubah menjadi buas penuh akan nafsu.
langsung saja dia menubruk tubuh Anna dan menduselkan wajahnya di dada Anna.
"Empuk sekali."
"Anna aku ingin menyentuhmu. sangat ingin Anna." Daniel mencium bibir Anna dengan penuh nafsu yang di balas Anna juga dengan penuh nafsu.
untuk yang pertama kalinya mereka melakukan penyatuan setelah sekian lama bersama.
Daniel sangat brutal membuat Anna lemas tak berdaya. dia selalu menyemburkan benihnya ke dalam rahim Anna.
"Cukup Daniel...." pintanya dengan lirih mencengkram lengan kekar Daniel.
"Akh...sebentar lagi Anna....akh...." sekitar lima menit kemudian Daniel menyemburkan benihnya lagi dan dia ambruk di atas tubuh anna.
seolah merasa belum puas Daniel bangkit dan menarik selimut untuk menutupi bagian bawah mereka.
Daniel menghisap payudara Anna dengan rakus yang sedang tertidur. Anna pun merasa hisapan yang kuat didadanya hanya bisa mendesis lirih.
dia sungguh kelelahan dibuatnya hampir dua jam mereka bergelut panas.
*************************************
"Maafkan aku Sarah. karena ku kamu jadi di benci oleh kedua anak-anak mu." Sarah menggelengkan kepalanya.
"Tidak Antonio. mereka masih belum menerima kepergian ayah mereka saja. jangan pikirkan itu lagi, anak-anakku sangat sayang kepadaku dan juga kepada kamu."
__ADS_1
Antonio hanya menundukkan kepalanya, "Buktinya saja Anna masih mau mengirimkan aku uang dan terkadang dia juga mau membantu ekonomi keluarga kita kan. Anna sebenarnya sayang sama kalian cuman dia tidak mau menunjukkannya saja."
"Aku merasa gagal menjadi ayah sambung bagi anak-anak mu Sarah. Aku merasa tidak berguna didepan kalian." Sarah menggenggam tangan suaminya dengan erat.
"Kita hadapi ini bersama. masih ada Cris yang membantu kamu. aku yakin cris akan menjadi anak yang membanggakan nantinya. melihat semangatnya dalam bekerja aku yakin dia akan menjadi orang yang sukses di bidangnya menyusul para saudari dan saudaranya."
Antonio menghembuskan nafas panjang, "Terima kasih mau menerima semua kekurangan ku Sarah."
************************************
di sisi lain cris tengah menatap makan ibunya. duduk disamping makan ibunya sambil mengelus batu nisan yang bernamakan Lilyana.
"Ibu masuk dalam kategori beruntung. Ayah bisa mencintai ibu disaat ibu masih hidup dan melupakan Ibu Sarah untuk sesaat. namun ibu, paman Nick tidak seberuntung ibu. Paman Nick tidak pernah mendapatkan balasan cinta dari ibu Sarah sedangkan ibu mendapatkan balasan cinta dari ayah."
"Paman Nick hanya mendapatkan penghormatan sebagai seorang suami."
Cris tersenyum setelah bercerita di makan ibunya itu. Dia sering datang ke makan ibunya ketika merasa sedih.
"Aku sedikit bahagia Bu memiliki keluarga baru. anak-anak paman Nick tidaklah seburuk yang aku kira. Walaupun mereka sakit hati ketika Tante Sarah menikah dengan ayah yang terlilit hutang dan Tante Sarah yang melunasinya dengan warisan paman Nick."
"Namun Eveline, anak kesayangan ibu membuat semuanya kacau. dia bertingkah seperti pemilik rumah membuat Anna dan Atha benci Eveline dan berimbas kepadaku."
"Anna berhasil duduk satu tingkat sejajar bersama ayahnya dulu. dan sekarang dia akan naik pangkat menjadi menantu tuan Saga."
"Aku selalu berdoa semoga Anna selalu bahagia."
cris tersenyum begitu lebar. dia begitu menyayangi Anna seperti adik kandungnya sendiri. sebenarnya Anna sayang kepada dirinya namun Anna gengsi untuk menunjukkannya mengunakan sikap ketika berhadapan langsung.
__ADS_1
Anna lebih suka mengirimkan sesuatu barang atau uang kepada mereka.