
Mereka melepaskan pelukannya. Antonio menghapus air mata yang masih mengalir di pipi putri tirinya itu.
"Sudah jangan menangis lagi, ya." ucapnya dengan lembut. dia kembali memeluk putri tirinya itu. matanya menatap ke arah bingkai berukuran besar yang terdapat foto Nick.
dalam hati dia berbicara, "Nick....terima kasih atas semuanya. aku janji akan melindungi semua yang awalnya milik mu." ucapnya dalam hati terharu.
"sudah acara sedih-sedih nya. bagaimana jika kita makan bersama untuk merayakan hari kebahagiaan kita kali ini?" tawar Atha memberikan masukan.
"ide bagus. kita masak bersama." ucap crish membuat semuanya menganggukan kepalanya.
setelah itu semuanya sibuk dengan bagiannya masing-masing. mereka berencana membuat Ttokpokki, kimbab dan lemonade. ya makanan khas Korea dan minuman dari Mesir.
karena Anna yang hanya ingin membuat minuman saja, jadilah ibu dan ayah yang membuat Tkokpokki, Atha dan cris yang membuat kimbab.
mendengar suara ketukan dari luar membuat ia berjalan menuju pintu.
"loh..."
"SAYANG AKU RINDU SEKALI." Pekik girang Daniel sambil memeluk calon istrinya itu dengan erat bahkan tubuhnya sedikit terangkat dibuatnya.
namun dia terdiam kaku saat melihat ibunya Anna, Tante Sarah sedang mengangkat panci dan terdiam kaku memandang ke arahnya.
"hehehe....Tante sudah datang. maaf, Daniel tidak tau kalau Tante sudah sampai." ia melepaskan pelukannya terhadap Rhea berjalan menghampiri calon mertuanya dan memeluknya sekilas.
__ADS_1
"Tak apa Daniel. kebetulan sekali kami berniat makan bersama malam ini, menu Korea apa kamu suka?" tanya Sarah kepada calon menantunya itu.
"HM...lumayan suka."
"Baiklah ayo bantu Atha dan cris membuat kimbab. sepertinya mereka berdua kesusahan menggulung." perintahnya dengan senyum yang manis di wajah keriputnya itu.
.................................................
di sinilah mereka bertiga berada, di ruang makan mengelar karpet dan terdapat meja kecil pendek di tengah-tengah mereka bertiga.
mereka memandang kimbab hasil karya mereka dengan wajah yang sangat tertekan.
"Bagaimana bisa hasilnya tidak bulat sempurna? lihat ini, sangat mengerikan." celetuknya menatap gulungan kimbab hasilnya yang besar kecil tidak seukuran.
"tapi bos, di Vidio yang kita tonton caranya susah benar." jawab Atha yang masih fokus menatap Vidionya itu dengan tangan yang masih mencoba untuk menggulung.
"masa sih?" tanya Daniel dengan tidak yakin.
mereka bertiga di tugasi membuat kimbab yang bahanya sudah tersedia dan hanya membuatnya menjadi bulat lonjong lalu memotongnya saja mereka bertiga tidak selesai-selesai dengan tugasnya.
"atau ada bahan yang kurang?" tanya cris sekali lagi.
Atha yang kesal dengan cris yang sedari tadi hanya banyak bertanya lalu terdiam lalu bertanya lagi tanpa ikut membantu, menyerahkan Vidio dan alat menggulung di hadapan Kris.
__ADS_1
"dari pada kau banyak bicara, gulung itu. hanya dirimu yang sedari tadi belum mencobanya." ujarnya dengan nada yang kesal.
**************************************
Sarah menatap bulatan kimbab dengan sumpitnya. wajah binggung terukir di wajahnya.
"kenapa bulatannya seperti ini?" tanyanya menatap ke arah ketiga pria yang dia tugasi membuat kimbab.
"Tadi kami ke susahan Bu. ternyata cris bisa menggulungnya namun sedari tadi dia hanya diam dan hanya banyak bicara saja. makanya bentuknya tidak sempurna seperti itu. itu yang dibuat awal-awak aku dan bos Daniel." Daniel terkekeh sedangkan cris hanya menganggukan kepalanya.
"oh begitu."
mereka berlima pun memulai makanya dengan obrolan tentang pernikahan dan pekerjaan masing-masing.
sudah seperti keluarga Cemara. Daniel pun tampak santai berbaur dengan keluarga Anna.
Atha dan crist pun tampak tak canggung lagi saat ini. membuat suasana menjadi tampak hangat.
Sarah tersenyum melihat anak kandung dan anak tirinya yang sekarang tampak akur. Keinginan ini sudah lama dia impikan. sejak menikah dengan Antonio semuanya berubah, anak-anaknya menjauh menghindarinya.
rangkulan di pundaknya membuat dia mengok ke samping dan menemukan Antonio yang duduk di sebelahnya.
"Andai Eveline ada di sini ya sayang." ungkapnya yang merasa rindu dengan gadis kecilnya yang sekarang telah menjadi seorang istri.
__ADS_1
"biarkanlah Sarah. Kau terlalu memanjakannya. biar kan mandiri dengan pernikahannya itu." jawab Antonio yang mengerti perasaan Sarah. sejak renggangnya hubungan Sarah dan kedua anaknya. memang yang paling dekat dengan Sarah adalah Eveline. Eveline tak sungkan bermanja-manja kepada Sarah walaupun hanya ibu tiri. sedangkan crish dia hanya sewajarnya kepada Sarah.
"Aku harap Eveline pun bisa akrab lagi dengan para saudaranya."