
Tina dan ibunya pergi ke sebuah rumah sakit bersama.. Tina menatap haru pada mami nya itu.. entah perasaan hangat apa yg menjalar di hati nya.. mereka kini sedang menunggu dokter ahli saraf, untuk anak-anak..
Tina menatap cemas pada putri kecil nya itu, Ketika para dokter sedang memeriksa nya, Magdalena melihat kecemasan pada putri nya itu .. ia menggegam erat tangan nya.. "Tenang saja, Clara pasti baik-baik saja.." ucap nya, Tina hanya mengangguk..
Berbagai pemeriksaan sudah di lakukan, kink mereka hanya tinggal menunggu hasil nya keluar, Tina kini berada di ruang tunggu.. sementara Clara bermain bersama oma nya, Magdalena tidak ingin mengganggu Tina, walau pun dalam hati kecil nya ia juga ingin mengetahui tentang cucu nya itu..
Tidak lama kemudian, seorang perawat memanggil nama nya. "Clara Septiana.." panggil nya, Tina berdiri, ia menatap mami nya, "Pergi lah, biar mami yg jaga anak mu di sini..!!" ucap nya, Tina hanya mengangguk ...
__ADS_1
Dengan hati yg berdebar ia membuka pintu ruangan dokter itu.. Tina duduk di hadapan Dokter yg memeriksa Clara tadi.. "Jadi bagaimana Dok hasil nya..? anak saya ga apa-apa kan dok?!" tanya nya cemas..
Dokter itu menghela nafas panjang.. "BEGINI bu.. anak ibu, pertumbuhan nya, tidak seperti anak lain nya.. perkembangan saraf nya sedikit lambat, untuk gerak motorik nya dan perkembangan pertumbuhan tubuh nya, jika anak yg lain nya seusia Clara, sudah ada yg bisa berjalan.. ada yg bisa duduk, tapi berbeda dengan Clara, ia terkena penyakit Celebral Palsy.. atau perkembangan tumbuh yg lambat yg berpusat pada otak nya, dan berpengaruh pada gerak. motorik nya, untuk kasus Clara kemungkinan Clara akan berbeda dengan bayi di usia nya, dan harus mendapat kan pengobatan dan perawatan khusus.." jelas Dokter itu..
Seperti di sambar petir di siang hari..hati Tina merasakan sakit yg luar biasa, ia menangis tidak percaya.. putri kecil nya harus menderita penyakit seperti itu.. ia keluar dengan air mata yg membasahi pipi nya setelah penjelasan dokter tersebut Clara menjadi bingung harus berbuat apa..
Tina mengikuti mami nya pulang ke rumah nya, ia membaringkan putri kecil nya tidur di sofa yg ada di sana, selama di perjalanan pulang Clara tidak menangis, ia begitu tenang tertidur di pangkuan ibu nya Tina..
__ADS_1
Magdalena menghampiri nya, membawakan nya segelas air hangat.. "Sudah lebih baik..? minum lah dulu.. seorang ibu menyusui tidak boleh terlihat stres.. nanti berpengaruh pada asi yg di minum oleh anak mu nanti.." ucap Nya..
Tina mengambil air itu lalu meminum nya.. "Celebral Palsy...!! Clara menderita penyakit itu.!! perlambatan gerak motorik dan pertumbuhan nya.. Mam.. aku harus bagaimana? aku tidak ingin anak ku cacad seumur hidup nya..!!" ucap nya terisak..
Magdalena terlihat tenang. "Semua penyakit pasti ada obat nya.. kau jangan takut. mami akan mencari cara untuk menyembuhkan cucu mami.. Tina.. kau jangan pernah meninggal kan nya, baik dan buruk nya Anak mu. Clara tetap darah daging mu.. jAngan perlakukan dia dengan berbeda.. walau pun dia memiliki kekurangan sekali pun , perlakukan dia seperti anak-anak lain nya" ucap nya.. Tina hanya mengangguk.. ia memeluk ibu nya itu..
bersambung
__ADS_1