AWAN DI ATAS LANGIT

AWAN DI ATAS LANGIT
bab 42: Ayo kita pindah dari sini


__ADS_3

Tina menatap suami nya tidak percaya.. ia tersenyum sangat senang.. "Benarkah mas.? kau menyetujui kita pindah..?" tanya nya.. Angga kembali menatap Tina ia mengangguk pasti.. "Ayo kita pindah dari sini.. maaf aku baru mengizin kan kita untuk pindah dan keluar dari rumah ini.. selama ini aku memikir kan semua nya . aku takut keadaan ekonomi kita tidak stabil jika kita mengontrak rumah.. tapi jika mami mau membantu kita, aku sangat berterima kasih... aku benar-benar ingin membahagia kan tina... walau pun dengan cara ini aku bisa melihat nya tersenyum lagi seperti ini.." jawab nya..


Tatapan Angga menerawang.. ia tidak tahu harus berbuat apa Setidak nya dia bisa menghindar dan menutupi kesalahan bersama Widia malam itu. mungkin jika Angga dan TinA pergi. dari rumah itu, Widia tidak akan muncul lagi di depan mereka dan Angga bisa menjalani lagi kehidupan rumah tangga nya bersama Tina.. Dan tentu nya mereka juga bisa pergi menjauh dari Maryam...


"Aku minta pada ibu... tolong jangan beri tahu dulu rencana kami pada Kak Maryam... nanti ketika kami benar-benar pindah baru beri tahu dia.. aku tidak ingin kak Maryam mengacaukan nya.. aku tidak ingin juga dia tahu keberadaan rumah baru kami.." ucap Angga


Ibu mertua Tina itu hanya mengangguk.. "Baik lah ibu tidak akan memberi tahu nya, ibu menghormati kalian berdua, jika itu yg terbaik untuk kalian,." jawab nya.. Angga hanya tersenyum sambil mengangguk..

__ADS_1


"Baik lah jika kalian sudah memutus kan nya, Mami akan menyiap kan semua nya untuk kalian .. besok mami akan mencari rumah untuk mu.. sebaik nya, Kalian ikut juga, agar mudah jika melihat-lihat rumah untuk kalian tempati nanti" ucap nya


"Hmm baik lah mih.. aku akan ikut dengan mami . tapi setelah Clara pulang sekolah ya mih,.biar kita bisa bersantai nanti saat mencari nya bersama" ucap Tina .. Magdalena hanya mengangguk setuju


Tina bahagia sekali, mimpi nya untuk berjauhan dengan Maryam akan terwujud... sementara Angga sibuk dengan fikiran nya, ia terpaksaa menyetujui keinginan dan ucapan dari ibu mertua nya itu, agar dia juga bisa menghindari Widia ..


sehingga Tina melupakan kejadian tadi..

__ADS_1


Acara pertunangan itu telah selesai.. Tina tidak ikut pulang kembali bersama mami nya, ia langsung kembali ke rumah itu.. Tina menatap nanar pada. baju-baju angga yg masih berantakan itu...


Dia belum sempat membereskan nya tadi, "Mas.. kenapa sih selalu memberantaki kamar kita.. lagi pula mas seperti anak kecil saja, ganti pakaian kok di lempar-lempar begini":ucap nya sambil memunguti baju-baju itu ..


Angga terdiam ia tidak bisa menjawabnya.. "Maaf kan aku sayang, lain kali aku tidak akan seperti ini lagi,." jawab nya Tina terdiam.. "Seperti nya dari tadi mas Angga melamun terus.. seperti nya ada yg dia sembunyikan dari ku" batin nya,


Tapi Tina tidak bicAra, ia masih menaruh curiga pada Widia yg tiba-tiba saja masuk ke kamar nya tadi, dan Erlangga yg sedikit berubah.. karena hari ini dia jadi lebih banyak diam...

__ADS_1


bersambung


__ADS_2