AWAN DI ATAS LANGIT

AWAN DI ATAS LANGIT
bab 73: Syafia...?


__ADS_3

]Tina mempersilah kan Widia masuk ke dalam.. di ikuti oleh lara di belakng nya.. Lara nampak acuh pada widia ia langsung masuk ke dalam kamar nya dulu, untuk menjaga adik nya, Rasa nya ia malas berlama-lama berada di dekat Widia..


"Aku ke sini membawa kan pesanan nya kak Maryam Tinaa..!! ia menyuruh ku memberkan nya pada mu..!!" ucap Widia ia memberikan sebuah bungkusan pada Tina. Tina tersenyum.. "baik lah terima kasih, nanti jika kak Maryam datang aaku akan langsung memberi kaan nya..!!" jawab nya


"putri mu sudah besar ya..dia juga kini sudah benar-benar bisa berjalan.. aku bangga pada nya kitaa semua tahu perjuangan nya untuk sembuh dan bisa berjalan.. seperti itu..!! ngomong-ngomong apa dia tidak melanjut kan lagi sekolah nya..?" tanya Widia..


Tina tersenyum. "aku hingga saat ini pun masih tidak peccaya jika dia sudah bisa berjalan, aku yg dulu menggendong nya kemana-manaa.. sekaarang di sudah bisa berjaalan sendiri.. Lara baru sajaa akn kuliah, dia mau mengambil jurusan musik.. putri ku pandai sekali bermain piano.." jawab nya..

__ADS_1


Widia terdiam.. "kalian pasti bangga pada nya.. walau pun dia punya kekurangan, tap da bisa membukti kan pada semua orang, jika diaa juga bisa maju dan meraih cita-cita nya..!! tidak seperti anak-anak ku.. ibu nya syafiaa sajaa kini tidak tahu keberadaan nya.. kalian semua tahu sendiri etahun yg lalu dia melahir kan Syafia, dan kabur bersama laki-laki itu.. kini anak ini aku yg mengurus nya.." jawab Widia sedih..


"Aku yakin nanti Rini pasti akan kembali.. dia pasti akan mengingat anak nya ini.. terkadang ikatan seorang ibu dan anak lebih kuat.." jawab Tina.. Widia mengangguk.. "iya semoga aja.." jawab nya


Sepeda motor Angga terpaarkir di halaman rumah itu.. dia baru saja pulang, Angga terkejut melihat Widia ada di sana.. ia dengan ragu masuk ke dalam.. "papah.." panggil Syafia pada nya..


Lara menghaampiri Angga yg menggendong Syafia.. "papa..? papa siapa..?! dia papa ku.. bukan papa mu..!" teriak nya pada gadis kecil yg tidak jauh dari adik nya itu.. Lara menepis kan tangan Syaafia yg melambai-lambai ingin di gendong oleh Angga..

__ADS_1


ia menatap sinis Angga dan jugaa Widia... "lebih baik tante pergi dan bawa anak ini.. jangan muncul lagi di depan ibu ku..!!" ucap nya ketus mengusir widia.. Tina terkejut melihat Lara bersikap kasar pada Widia..


"Lara..!! kau tidak bisa seperti itu..!! mama tidak pernaah mengajar kan mu bersikap tidak sopan pada orang lain, terlebih paada orang yg lebih tua dari mu..!! mintaa maaf cepat..!!" teriak Tinaa marah..


Lara terdiam.. "Mah... kau sehaus nya mengusir wanita ini.. mama tidak boleh membawa nya masuk.. mama tidak tahu aapa-apa..!! diaa.. dia.." ucapan nya terhenti saat dia mendengaar tangisan Davian yg terbangun dari tidur nya


Angga hanya melirik pada Widia.. perempuan itu mengerti dan langsung berpamitan untuk pulang pada Tina dan juga Angga di sana.. Lara hanya menatap nya tajaam ketika melihaat Widia meninggal kan rumah itu...

__ADS_1


bersambung


__ADS_2