AWAN DI ATAS LANGIT

AWAN DI ATAS LANGIT
bab32: aku bahkan tidak di hargai..


__ADS_3

Tina kembali ke rumah itu dengan perasaan yg hancur, ia


melihat motor angga yg sudah terparkir di halaman rumah itu..  dia masuk ke dalam dengan  emosi yg memuncak, kejadian pagi tadi, dan


juga ucapan  Tantri yg sangat menyakiti


nya.. terlihat Maryam, yg sibuk menyiap kan makanan.. ia melihat Tina dengan


tatapan tajam nya.. “Dari mana saja kau hah..? baru pulang jam segini, memang


nya berat mengangkat air segitu aja..? lihat makan malam pun bbelum dii


masak.!! Kau malah asik leha-leha..” ucap nya berteriak. Tina tidak mendengar


kan nya, wajah nya terlihat merah menahan amarah nya.. ia mendekati Maryam.. “kau


bisa kan masak sendiri..? mereka it u keluarga mu.!! Bukaan keluarga ku.! Mereka


itu adik-adik mu.. bukan adik-adik ku.. aku bukan pemantu di sini.. kalian


hanya menghargai ku, karena aku istri dari kakak kalian kan.!! Mulai sekarang,  kalian masak sendiri, mencuci baju kalian


sendiri, dan siap air mandi kalian sendiri.. kalian tidak tau kan betapa


melelahkan nya mengangkat ember-ember itu.? Mushola itu jauh dari rumah ini. Dan


kalian yg menyuruh ku terus yg mengambil kan nya untuk kalian.. apa kalian

__ADS_1


tidak punya tangan..? atau kalian tidak punya kaki..? sehingga kalian hanya


bisa menyuruh ku saja..!! ingat ya aku bukan pembantu kalian.. mulai sekarang,


aku akan mengerjakan apa yg seharus nya.. dank au kak Maryam. Masak  lah untuk makan suami dan anak-anak mu.. kau


ibu nya.. bukan aku..” ucap nya. Ia pergi meninggal kan dapur itu.. Maryam


terdiam, ia tidak menjawab.. sementara Tantri ia hanya menunduk. Tina kembali


ke kamar nya.. ia membuka lemari pakaian nya, membereskan baju-baju milik nya


dan juga Clara.. Erlangga yg baru saja selesai mandi terkejut melihat nya.. “A-ada


apa sayang..? kenapa kau membereskan baju- baju mu dan Clara..? kau mau


kemana..?” Tanya nya terkejut..  Tina


mereka menganggap aku ini apa..? pembantu..?! belum lagi kak Maryam. Dan juga


Nur. Mereka teerus menghina putri ku.. bahkan Tantri.. juga tidak mau mengakui


Clara keponakan nya,  karena dia Cacad..


kau dengar itu.. untuk apa aku bertahan di rumah inii, jiuka tidak ada yg


menganggap keberadan kita.. aku  lelah

__ADS_1


Angga.. aku cape.. hati ku sakit saat mereka menghina putri ku. Kau tahu.. hari


ini Nur bahkan membuat putri ku celaka..!! dia terjatuh dari kursi roda nya


karena ulah nur,..!! bukan hanya mencelakai nya.. tapi  juga dia menertawa kan dan menghina nya di


depan semua teman nya.. hati seorang ibu mana yg tidak sakit melihat putri nya


di perlakukan seperti  itu..? hana karena


dia memiliki kekurangan..? sehebat apa kak Maryam mendidik putri dan putra nya,


sehingga mereka bisa menghina saudara mereka sendiiri..? kurang apa aku pada


keluarga mu..!!  aku sudah banyak mengalah.


Aku bahkan menelan bulat hinaan, mereka semua..!! aku sudah tidak bisa lagi


bertahan. Aku ingin pergi dari sini..  jika kau tidak mau aku akan pergi bersama putri ku..” teriak nya..  Angga terdiam. “tenang dulu,.. jika kta pergi


sekarang, kita mau kemana..? tidak mungkin kita langsung pergi ke rumah mami


mu.. kan..? aku janji, aku akan mencari kontrakan untuk kita.. selama kita


belum mendapat kan nya, kau tidak perlu melakukan yg ddi perintahkan oleh siapa


pun di rumah ini..  focus aja pada ku dan

__ADS_1


Clara.. nanti aku akan bicara pada mereka semua..” ucap Angga.. Tina tidak menjawab nya ia menangis di pelukan Angga . "Aku ingin pergi dari sini.. mereka semua jahat pada ku.. apa salah ku pada mereka... sekeras apa pun aku menuruti keinginan mereka, mereka tidak pernah menganggap ku.. apa salah ku.. apa salah anak ku . !! mereka tidak pantas memperlakukan Clara seperti itu.." ucap Tina terisak... Angga memeluk nya dengan sangat erat...


bersambung


__ADS_2