
Tina merasa terluka mendengar kata-kata Angga tadi.. "kau fikir aku tidak terluka..!! ketika semua keluarga mu menghina dan merendahkan aku.. apa yg kau lakukan..! hanya diam.. kau hanya menyuruh ku untuk sabar dan sabar.. kau tidak mengerti semua yg aaku rasakan selama diam di sini.. mereka menghina anak ku, mereka tidak menganggap anaak ku, Cara juga keluarga mereka.. apa pernah mereka menganggap nya seperti manusia.. tidak Angga.. mereka mempermalu kan nya, mereka bahkan menyuruh mu untuk membuang nya, menitip kan nya ke panti sosial.. aaku mendengar nya, mereka menyuruh aku mengurung anak ku sendiri.. agar dia tidak mempermalukan keluarga mu.. dan apa yg kau lakukan.. kau diam.. ketika aku meminta mu mengantar kan aku pergi ke rumah mami, kau diam dan menyetuui nya, kau juga seolah tidak ingin ada Clara di sini.. kau juga berniat menyembunyikan nya.. kau juga menyetujui ucapan kak Maryam ketika dia menyuruh mu untuk mengurung nya di kamar jika aku tidak pergi hari itu.. kau juga tidak mengangga anak mu.. jika kau menyayangi nya, seharus nya kau menolak.. dan tetap membiarkan aku dn Clara ada di sini.. mau sampai kapan kau mengikuti keinginaan kakak mu hah.. tidak kah kau memikirkan perasaan ku.. mereka tidak ingin Clara ada di sini.. terus sekarang apa masalah nya..? jika aku dan Cara ingin tinggal bersama Mami.. tinggal di rumah ku sendiri..? Clara lebh nyaman tingal di sana, di sana lebih menganggap nya seperti manusia.. tidak ada yg menghina nya, mereka semua menyayangi nya.. sedangkan di sini.. tidak ad Erlangga.. kau sadar itu.. tapi kau menutup mata mu.. kau seolah tidak tahu.. semuaa perhatian mu palsu.. aku tahu fikiran mu.. kau juga terrkadang memiliki perasaan yg sama seperti mereka.. aku tahu itu.. aku melihat nya, aku juga merasakan nya.. kenapa kau tidak mau tinggal berama mami..? kau takut kan.. kau takut di perlakukan sama seperti keluarga mu memperlakukan aku di sini..!! kau takut itu terjadi kaan..? keluarga ku tidaak seperti itu.. mereka menhargai mu.. walau pun awal nya mereka tidak menyeujui pernikahan ita, tapi sekrang mereka semua sudah menerima nyaa... jika mereka tetaap tidak menyukai mu, Mami tidak akan pernah mu menerrima mu dan bertemu dengan mu.. apa kau tidak merasakan nya.? aku sudah lelas Angga.. aku lelah mendengar ucapan-ucapan yg tidak pantas di ucap kan untuk ku dan Clara, hnaan mereka semua.. ak lelah bekerja setiap hari, kau juga tidak tahu kan, semua pekerjaan rumah di sini, aku yg mengerjakan nya semuaa.. mereka adik-adik mu, apa pernah membantu ku..? tidak Angga, meeka hampir setiap hari membuat Clara menangis.. mereka semua mengerjai anak ku, dan aku harus memperlakukan mereka dengan baik..? ak ini bukan budak di rumah ini.. aku ini istri mu.. apa kau mau tahu, ketika mereka melempar kan baju-baju kotor mereka haah..? kau tidak pernah tahu, karena kaau tidak pernah melihat melihat perlakuan mereka padaku..!! apa salah jika aku berkata, jika Rumah ini seperti neraka..? apa aku salah..!! aku yg tersiksa di sini bukan kau..!! aku yg menderita di sini, sedangkan kau tidak..!! dan kau tidak tahu itu semua.." ucap Tina ambil menangis..
__ADS_1
Angga hanya terdiaam ia tidak bisa menjawab semua ucapan Tina.. ia lebih memilih pergi meninggal kan nya sendiri di kamar itu..
__ADS_1
bersambung
__ADS_1